Blog

  • Paskah Oikumene Batam 2026 Meriah, Mongol Stres Hibur Ribuan Jemaat

    Paskah Oikumene Batam 2026 Meriah, Mongol Stres Hibur Ribuan Jemaat

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, hadir dalam kemeriahan Perayaan Paskah Oikumene tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Selasa (5/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Perayaan Paskah Oikumene tingkat Kota Batam 2026 berlangsung meriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Selasa (5/5/2026) malam. Ribuan umat Kristiani memadati lokasi acara yang turut dimeriahkan penampilan komika nasional, Rony Imanuel atau yang akrab dikenal Mongol Stres.

    Kehadiran Mongol menjadi salah satu daya tarik utama. Lawakan tunggal yang dibawakan berhasil mengundang tawa dan mencairkan suasana kebersamaan dalam perayaan tersebut.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turut hadir di tengah-tengah jemaat. Keduanya disambut hangat jemaat, mencerminkan eratnya harmoni antarumat beragama di Kota Batam.

    Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, serta tokoh masyarakat Kepri dan Batam.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya pembangunan spiritual sebagai fondasi dalam mewujudkan Batam sebagai kota bandar dunia yang madani. Menurutnya, ketaatan dalam menjalankan ajaran agama akan berdampak pada kemajuan daerah.

    “Semakin taat menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, Batam akan menjadi daerah yang diberkahi. Ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam setiap perayaan hari besar keagamaan,” ujarnya.

    Ia juga mengibaratkan keberagaman di Batam seperti sebuah orkestrasi. Perbedaan latar belakang, jika dirangkai secara harmonis, akan menghasilkan kehidupan yang indah dan selaras.

    Di hadapan jemaat, Amsakar turut memaparkan capaian pembangunan selama satu tahun tiga bulan masa kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra. Realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun, melampaui target Rp60 triliun. Pada triwulan I 2026, investasi tumbuh 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Selain itu, pertumbuhan ekonomi Batam menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan. Namun, tingkat pengangguran terbuka masih berada di kisaran 7 persen, yang dipengaruhi tingginya arus migrasi.

    “Arus migrasi ke Batam mencapai lebih dari 17.000 jiwa dalam setahun terakhir. Ini menjadi tantangan yang harus dikelola bersama agar tidak membebani infrastruktur dan stabilitas sosial,” katanya.

    Menutup sambutannya, Amsakar menyampaikan rencana keberangkatannya menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada 21 Mei mendatang. Ia menegaskan bahwa selama masa tersebut, roda pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Wali Kota.

    Suasana perayaan semakin semarak dengan pembagian doorprize. Amsakar dan Li Claudia turut mengundi hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi jemaat yang beruntung.

    Sementara itu, Li Claudia Chandra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat empati, menghindari perpecahan, dan bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam.

    “Momentum Paskah ini menjadi pengingat untuk saling menguatkan dan menjaga kebersamaan demi Batam yang lebih baik,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Porseni PAUD Batam Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas Anak Sejak Dini

    Porseni PAUD Batam Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas Anak Sejak Dini

    Bunda PAUD Batam, Erlita Amsakar, menyapa peserta Porseni PAUD tingkat Kota Batam di DC Mall, Lubukbaja, Selasa (5/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PAUD tingkat Kota Batam menjadi ajang strategis untuk menumbuhkan kreativitas dan potensi anak sejak usia dini, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan dan ramah anak. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.

    Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) sekaligus Bunda PAUD Kota Batam, Erlita Amsakar, saat menghadiri Porseni PAUD tingkat Kota Batam yang mengusung tema “Anak Hebat, Sehat, dan Ceria”, di DC Mall, Lubukbaja, Selasa (5/5/2026).

    Dalam kesempatan itu, Erlita menekankan pentingnya kegiatan yang mampu menstimulasi kreativitas dan potensi anak sejak usia dini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

    “Semoga kegiatan ini terus berlanjut sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan para pendidik dan orang tua agar tidak memaksakan kehendak kepada anak dalam proses tumbuh kembang. Menurutnya, setiap anak memiliki karakter dan minat yang berbeda sehingga perlu diarahkan dengan pendekatan yang tepat.

    “Jangan memaksakan anak-anak PAUD. Ayomi mereka dengan berbagai karakter yang dimiliki. Mari ciptakan lingkungan yang ramah anak,” pesannya.

    Erlita turut mengapresiasi peran guru dan tenaga pendidik yang telah berkontribusi dalam membimbing dan mendidik anak-anak.

    Selain itu, ia mengajak orang tua untuk aktif berperan dalam memberikan pendidikan serta pengawasan di lingkungan keluarga.

    “Mari bersama-sama memberikan pendidikan dan pengawasan agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

    Erlita mengaku bangga dapat menyaksikan secara langsung semangat dan keceriaan anak-anak yang mengikuti berbagai kegiatan dalam Porseni tersebut.

    “Saya bangga bisa hadir dan melihat anak-anak kita yang luar biasa,” katanya.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengembangkan potensi anak usia dini sekaligus memperkuat sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Cegah Korupsi Pengadaan, Pemko Batam Terapkan E-Purchasing Transparan dan Akuntabel

    Cegah Korupsi Pengadaan, Pemko Batam Terapkan E-Purchasing Transparan dan Akuntabel

    Sekda Batam, Firmansyah. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya dalam mengantisipasi potensi korupsi pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, khususnya melalui sistem e-purchasing.

    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat membuka kegiatan antisipasi korupsi dalam pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (5/5/2026).

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan bahwa Pemko Batam telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2026 tentang Antisipasi Potensi Korupsi dalam Pelaksanaan E-Purchasing. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pemberantasan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan korupsi dalam pengadaan barang/jasa melalui peningkatan transparansi serta pemanfaatan sistem e-purchasing secara optimal.

    Selain itu, seluruh perangkat daerah diingatkan bahwa proses pengadaan barang/jasa merupakan rangkaian utuh, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga serah terima hasil pekerjaan.

    “Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan e-purchasing dapat berjalan secara berintegritas, akuntabel, kompetitif, dan terkendali, dengan penguatan peran OPD, PPK, pokja, serta pejabat pengadaan,” ujar Firmansyah.

    Ia juga menegaskan bahwa Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam tidak pernah melakukan intervensi dalam penetapan pemenang pengadaan. Seluruh proses diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang berlaku.

    Firmansyah mengingatkan agar tidak ada praktik korupsi di tingkat pemerintah kota, termasuk berbagai potensi penyimpangan yang kerap terjadi dalam proses pengadaan.

    Beberapa di antaranya adalah pengondisian penyedia tertentu, mark-up harga, penawaran tidak wajar, penggunaan penyedia yang sama secara berulang, hingga proses pengadaan yang tidak kompetitif.

    Untuk itu, seluruh perangkat daerah diminta mengedepankan mini kompetisi, melaksanakan negosiasi secara akuntabel disertai dokumen pendukung, serta menghindari penggunaan penyedia secara berulang tanpa dasar yang jelas dan sesuai ketentuan.

    “Laksanakan seluruh proses sesuai aturan agar pengadaan barang dan jasa berjalan transparan dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Hadapi Risiko Bencana, Pemko Batam Susun RPBD 2026 dan Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

    Hadapi Risiko Bencana, Pemko Batam Susun RPBD 2026 dan Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

    Sekda Batam, Firmansyah, memberi arahan saat membuka Sosialisasi Penyusunan RPBD di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (5/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Sosialisasi Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (5/5/2026). Dalam arahannya, Firmansyah menyampaikan bahwa Batam merupakan salah satu daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki berbagai potensi bencana. Hal ini merujuk pada Kajian Risiko Bencana Tahun 2025.

    Adapun potensi bencana yang dihadapi meliputi banjir, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan hingga tanah longsor.

    Menurutnya, posisi geografis Batam yang strategis di jalur perdagangan internasional memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, di sisi lain, potensi bencana, baik alam maupun nonalam, dapat menjadi faktor penghambat aktivitas perekonomian masyarakat.

    “Menyikapi tingginya risiko bencana, Batam membutuhkan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) yang komprehensif. Penyusunannya harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujar Firmansyah.

    Ia menegaskan, penyusunan RPBD bertujuan memastikan dokumen tersebut menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah secara terpadu dan terkoordinasi. Dengan demikian, RPBD dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kinerja antarinstansi serta memperkuat sistem penanggulangan bencana di daerah.

    Firmansyah menjelaskan, RPBD harus mampu menjawab berbagai persoalan pada setiap fase penanggulangan bencana, sekaligus merangkum perspektif seluruh perangkat daerah yang terlibat. Penyusunannya juga harus mengacu pada Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

    “RPBD harus memuat visi, misi, kebijakan, program, serta fokus prioritas daerah dalam penanggulangan bencana. Seluruhnya ditetapkan bersama sebagai bentuk komitmen daerah,” jelasnya.

    Karena itu, keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi syarat utama dalam proses penyusunan dokumen tersebut.

    Ia juga menekankan pentingnya landasan hukum yang jelas agar RPBD memiliki kekuatan dalam implementasinya sebagai rencana induk penanggulangan bencana untuk lima tahun ke depan.

    Pada kesempatan itu, Firmansyah mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

    “Bencana tidak mengenal batas wilayah administrasi maupun kewenangan dinas. Saya minta seluruh OPD menyajikan data yang akurat serta masukan yang substantif,” tegasnya.

    Ia juga menambahkan, penyusunan RPBD harus mampu mengakomodasi perkembangan teknologi informasi serta kearifan lokal, khususnya dalam sistem peringatan dini dan mitigasi bencana.

    “Pastikan dokumen ini dapat diterapkan di lapangan, bukan sekadar menjadi arsip,” ujarnya.

    Sosialisasi ini diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari unsur DPRD, pemerintah, akademisi, dunia usaha, jurnalis, dan lembaga kemasyarakatan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Novi Kumalasari, S.A.P., M.Si., Analis Kebijakan Ahli Madya BNPB; Sumardani Kusmajaya, S.P., M.Si. dari Institut Pertanian Bogor; serta Masudi, A.Md. dari Universitas Negeri. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang

    Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan.

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam mengawasi aktivitas penambangan pasir di kawasan Nongsa, khususnya di sekitar akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa pengawasan dan teguran yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan tata kelola kawasan strategis berjalan sesuai regulasi.

    “Langkah ini murni untuk menjaga ketertiban dan kepentingan umum. Fokus kami adalah memastikan Batam berkembang dengan tata ruang yang tertib dan lingkungan yang terjaga,” ujar Rudi, Senin (4/5/2026).

    Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan teguran langsung kepada penambang yang diduga melakukan aktivitas ilegal di bahu jalan. Tindakan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan pemerintah terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan infrastruktur kota.

    Aktivitas pengorekan pasir di kawasan tersebut menjadi perhatian karena berisiko merusak ekosistem, mengganggu estetika, serta membahayakan jalur utama menuju objek vital nasional, seperti Bandara Hang Nadim.

    Penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Batam juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat. Paulus Lein mengimbau warga agar tidak salah menafsirkan langkah pemerintah.

    “Ini bagian dari penegakan aturan. Batam adalah kota multikultural yang menjunjung tinggi toleransi. Jangan sampai isu ini memicu kesalahpahaman antar kelompok,” kata Paulus.

    Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuka publik untuk aktif memberikan edukasi yang objektif kepada warga demi menjaga harmoni sosial.

    Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemko Batam juga membuka ruang dialog, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan demi keamanan dan kenyamanan warga.

    Melalui pengawasan ini, diharapkan seluruh aktivitas pemanfaatan lahan di Batam berjalan sesuai rencana tata ruang serta tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Ajak Paguyuban Ambil Peran Membangun Batam

    Amsakar Ajak Paguyuban Ambil Peran Membangun Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pelantikan pengurus DPD PKDP Kota Batam dan DPD GEMPAR Kota Batam di Halaman Parkir Mall Botania 2, Batamcentre, Sabtu (2/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pelantikan pengurus DPD Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Batam dan DPD Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) Kota Batam di Halaman Parkir Mall Botania 2, Batamcentre, Sabtu (2/5/2026) malam.

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan, pelantikan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata melalui program kerja yang terukur.

    “Pelantikan ini jangan hanya dimaknai sebagai seremoni. Setelah dikukuhkan, segera susun program kerja yang terukur agar PKDP dan GEMPAR semakin eksis serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

    Ia juga mengajak warga asal Padang Pariaman yang bermukim di Batam untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah tempat tinggalnya.

    Menurutnya, identitas sebagai perantau tidak mengurangi tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    “Saya ingin Bapak/Ibu memaknai diri sebagai orang Batam asal Padang Pariaman. Jika merasa bagian dari Batam, maka akan muncul dorongan untuk berkontribusi. Batam adalah rumah kita bersama yang harus dijaga dan dirawat,” katanya.

    Amsakar berharap sinergi antara paguyuban dan pemerintah terus diperkuat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, penataan kota, serta mendukung peningkatan investasi.

    Ia juga mengingatkan pentingnya membangun energi positif di tengah masyarakat.

    “Selaraskan dengan slogan ‘bijak di rantau, berguna di kampung’. Mari bangun energi positif dan hindari diskusi yang kontraproduktif,” tambahnya.

    Di hadapan tokoh masyarakat dan Bupati Padang Pariaman yang turut hadir, Amsakar memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam.

    Ia menyebut realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target Rp60 triliun. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam berada di angka 88,8, tertinggi di Kepulauan Riau dan peringkat keempat di Sumatra.

    Capaian lainnya, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, serta tingkat pengangguran terbuka yang terus menurun hingga mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri.

    “Data ini menunjukkan pembangunan Batam berada di jalur yang tepat. Namun, untuk menuntaskan berbagai persoalan, dibutuhkan kerja kolektif dan peran seluruh pemangku kepentingan, termasuk warga asal Padang Pariaman,” ujarnya.

    Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mendorong kemajuan Batam ke depan.

    “Mari kita ciptakan lompatan-lompatan besar untuk Batam yang lebih maju,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

    Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

    Pendidikan adalah kunci masa depan. Mari bersama memperkuat partisipasi semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan merata bagi seluruh anak bangsa.

    Dari Batam untuk Indonesia, terus bergerak mencerdaskan generasi!

    Desain: HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    #Hardiknas2026 #PendidikanUntukSemua #GenerasiCerdas #MediaCenterBatam

  • Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026!

    Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026!

    Wali Kota Batam Amsakar Achmad mendorong pentingnya data akurat dan terpadu melalui Sensus Ekonomi 2026. Dengan data yang valid, arah pembangunan jadi lebih terukur, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

    Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik akan berlangsung Mei hingga Agustus 2026, mencakup seluruh pelaku usaha; dari UMKM hingga perusahaan besar.

    Batam terus tumbuh sebagai motor ekonomi nasional. Potensi besar ini butuh dukungan data yang kuat agar target pertumbuhan di atas 7% bisa tercapai!

    Ayo sukseskan Sensus Ekonomi 2026!

    Isi data usahamu dengan jujur dan lengkap. Partisipasimu menentukan masa depan ekonomi Batam!

    #SensusEkonomi2026 #DataAkurat #BPSBatam #AyoSensus #MediaCenterBatam

  • Peringatan May Day 2026 Diwarnai Aksi Batam Bersih hingga Saling Berbagi

    Peringatan May Day 2026 Diwarnai Aksi Batam Bersih hingga Saling Berbagi

    Keceriaan dan semangat kolaborasi mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra hadir langsung menyapa para pekerja dalam rangkaian kegiatan yang penuh makna—mulai dari aksi “Batam Bersih: Pekerja Peduli Lingkungan” hingga perayaan di kawasan Welcome to Batam.

    Buruh Batam kembali menunjukkan wajah yang konstruktif: peduli lingkungan, menjaga kondusivitas, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.

    Dengan semangat kebersamaan, May Day di Batam bukan sekadar peringatan, tapi juga wujud nyata sinergi untuk masa depan yang lebih baik

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI

    #MayDay2026 #BuruhBatam #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam

  • Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

    Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melepas armada pengangkut sampah saat peringatan May Day di Dataran Engku Putri, Jumat (1/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di dua lokasi di Kota Batam, Jumat (1/5/2026).

    Kegiatan diawali dengan agenda “Batam Bersih: Pekerja Peduli Lingkungan” yang diinisiasi DPD FSP LEM SPSI Kepulauan Riau. Dalam kesempatan tersebut, Amsakar dan Li Claudia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas armada pengangkut sampah di Dataran Engku Putri, sebagai simbol kepedulian buruh terhadap lingkungan.

    Peringatan May Day kemudian dilanjutkan di kawasan Welcome to Batam (WTB) yang diselenggarakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para buruh di Batam yang dinilai konsisten menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan yang konstruktif.

    “Serikat pekerja dan para aktivis buruh di Batam merupakan mitra strategis pemerintah. Setiap peringatan May Day diisi dengan kegiatan positif, seperti penanaman mangrove dan aksi peduli lingkungan. Ini menunjukkan buruh Batam cerdas dan mengedepankan sinergi,” ujarnya.

    Amsakar menegaskan, berbagai kebijakan pemerintah, termasuk penetapan Upah Minimum Kota (UMK), selalu ditempuh melalui pendekatan yang mengakomodasi kepentingan pekerja dan pengusaha.

    Menurutnya, keputusan UMK terakhir merupakan salah satu yang paling kondusif, termasuk keberhasilan dalam menetapkan upah sektoral melalui proses dialog yang melibatkan berbagai pihak.

    Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra, antara lain pertumbuhan ekonomi, peningkatan realisasi investasi, kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta penurunan tingkat pengangguran.

    Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat tantangan, terutama tingginya arus migrasi ke Batam. Saat ini, Batam termasuk dalam lima besar kota dengan tingkat migrasi tertinggi di Indonesia, bersama Bogor, Bekasi, Bandung, dan Tangerang.

    “Serapan tenaga kerja mencapai 63,4 persen. Namun, tingginya arus masuk penduduk membuat angka pengangguran belum turun secara signifikan,” jelasnya.

    Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen buruh untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta mendukung iklim investasi di Batam.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan Selamat Hari Buruh. Semoga peringatan May Day di Batam dapat menjadi contoh nasional, di mana buruh mengedepankan kolaborasi dibandingkan aksi yang kontraproduktif,” katanya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Riau dan Kota Batam, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan serikat pekerja se-Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)