Blog

  • Meriah dan Semarak, Ribuan Warga Hadiri Pembukaan MTQH XXXIV Batam

    Meriah dan Semarak, Ribuan Warga Hadiri Pembukaan MTQH XXXIV Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Sekda Batam, Firmansyah, menerima kembali piala bergilir dari Kecamatan Sagulung saat malam pembukaan MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri Batamcentre, Jumat (10/4/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Ribuan warga memadati Dataran Engku Putri, Batam, pada Jumat (10/4/2026) malam, untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam. Suasana berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan peserta.

    Sejak awal acara, kemeriahan terlihat melalui defile kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Batam yang tampil kompak dan penuh semangat. Penampilan tersebut semakin menghidupkan suasana, didukung kemasan acara yang tertata rapi, atraktif, serta sarat nilai budaya dan religius.

    Tingginya partisipasi peserta dan kehadiran masyarakat membuat pembukaan MTQH tahun ini terasa lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Skala kegiatan yang luas serta penyelenggaraan yang matang menghadirkan atmosfer yang megah.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), hingga para kafilah.

    Ia menilai, pelaksanaan MTQH XXXIV menghadirkan semangat baru yang diharapkan membawa keberkahan bagi Kota Batam.

    “Saya bersama Wakil Wali Kota Batam mengapresiasi panitia, LPTQ, serta para kafilah. MTQH tahun ini terasa berbeda, ada semangat, motivasi, dan kebahagiaan. Mudah-mudahan ini menjadi tanda keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” ujarnya.

    Menurut Amsakar, tingginya keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa visi Batam sebagai bandar madani tidak hanya menjadi konsep, tetapi telah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Ini menandakan bahwa visi menjadikan Batam sebagai bandar madani bukan sekadar wacana, tetapi telah tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

    Meski berlangsung meriah, ia mengingatkan agar MTQH tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

    “MTQH ini jangan hanya menjadi rutinitas tahunan. Lebih dari itu, harus menjadi upaya membumikan nilai-nilai Qurani,” tegasnya.

    Ia juga menilai, antusiasme masyarakat dalam kegiatan keagamaan mencerminkan kuatnya nilai spiritual yang berkembang di Kota Batam. Hal tersebut turut mendukung terciptanya harmoni sosial yang kondusif.

    Menurutnya, capaian Batam dalam menjaga harmoni sosial juga cukup membanggakan, di antaranya dengan raihan indeks harmoni sosial yang tinggi secara nasional serta indeks kerukunan antarumat beragama yang berada pada posisi atas.

    Pembukaan MTQH XXXIV Kota Batam ditandai dengan penabuhan kompang oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian perlombaan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi serta memperkuat nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Melihat Bazar PKK Kota Batam di MTQH XXXIV

    Melihat Bazar PKK Kota Batam di MTQH XXXIV

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, resmi membuka Bazar PKK dalam rangka MTQH XXXIV Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas dan mampu bersaing hingga pasar global.

    Tak hanya sekadar bazar, kegiatan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai dari penguatan manajemen usaha, akses permodalan, hingga pemasaran digital menjadi fokus utama dalam pengembangan UMKM ke depan.

    Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, UMKM Batam optimistis bisa tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #MTQHXXXIVBatam #UMKMNaikKelas #BatamBangkit #MediaCenterBatam

  • Lewat Bazar PKK di MTQH XXXIV, Pemko Batam Dorong UMKM Tembus Pasar Global

    Lewat Bazar PKK di MTQH XXXIV, Pemko Batam Dorong UMKM Tembus Pasar Global

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, dan sejumlah pejabat membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri, Jumat (10/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (10/4/2026).

    Kegiatan ini mengusung tema “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go Global dalam Kota Batam yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah”.

    Pembukaan bazar dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Erdawati Firmansyah, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Batam, serta jajaran PKK dan Dharma Wanita.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Pembangunan itu mencakup tiga hal, yaitu menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan. Dalam konteks ini, UMKM harus didorong untuk naik kelas,” ujarnya.

    Ia mengingatkan agar kegiatan bazar tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Harus ada evaluasi secara berkala, sejauh mana kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM,” katanya.

    Menurut Amsakar, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti manajemen usaha, keterbatasan modal, strategi pemasaran, kualitas kemasan, serta adaptasi digital. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah turut memberikan dukungan konkret.

    “Jika persoalan tersebut dapat diatasi, UMKM Batam akan berkembang lebih pesat,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Batam saat ini tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial bagi lansia, seragam sekolah gratis, bantuan modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi pelajar berprestasi.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan UMKM.

    “Peran lurah dan camat sangat penting dalam membina pelaku UMKM di wilayah masing-masing. Dengan kerja sama, kita optimistis UMKM Batam bisa naik kelas,” ujarnya.

    Pembukaan bazar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Batam bersama Ketua TP PKK Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

    Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial secara bijak guna memperkuat kebersamaan dan menjaga harmoni sosial. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Halalbihalal Kecamatan Lubukbaja di Aula Universitas Ibnu Sina, Kamis (9/4/2026) malam.

    Di kesempatan itu, Amsakar menegaskan, cara pandang dan sikap seseorang, termasuk dalam bermedia sosial, sangat memengaruhi kualitas kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak warga menjadikan rasa syukur sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

    “Jika kita pandai bersyukur, keterbatasan tidak akan menjadi persoalan. Namun, jika tidak, sebanyak apa pun nikmat yang diterima akan terasa kurang,” ujarnya.

    Ia menilai, nilai-nilai tersebut penting diterapkan dalam interaksi di media sosial. Menurutnya, ruang digital seharusnya menjadi sarana menyebarkan hal positif, bukan justru memperkeruh suasana atau memicu konflik.

    Amsakar menegaskan, pembangunan Batam tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, termasuk kedewasaan dalam berkomunikasi di ruang publik digital.

    “Media sosial harus menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya. Gunakan untuk menyebarkan kebaikan dan menjaga persatuan,” katanya.

    Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam suasana Idulfitri. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang tidak luput dari kekurangan.

    “Atas nama pribadi dan keluarga, saya bersama Ibu Li Claudia Chandra menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

    Amsakar mengakui, memimpin Batam dengan jumlah penduduk yang besar merupakan tantangan tersendiri. Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

    Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperbaiki diri, termasuk dalam penggunaan media sosial, agar tercipta ekosistem digital yang sehat dan konstruktif.

    “Jika sebelumnya ada kesalahan, mari kita perbaiki. Orang yang cerdas adalah yang mampu belajar dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Amsakar menegaskan bahwa kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan, baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar Dorong Data Akurat Lewat Sensus Ekonomi 2026

    Amsakar Dorong Data Akurat Lewat Sensus Ekonomi 2026

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, dalam pertemuan di Ruang Kerja Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dan terpadu sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026).

    Menurut Amsakar, data yang tidak sinkron antarinstansi masih menjadi tantangan yang perlu segera diselesaikan. Ia menegaskan, tanpa data yang akurat, arah kebijakan pembangunan berpotensi tidak berjalan selaras.

    “Perencanaan tanpa data yang akurat ibarat berjalan tanpa arah. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.

    Ia menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data yang lebih komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Amsakar juga mengapresiasi langkah BPS Batam dalam mengoordinasikan persiapan sensus tersebut.

    Lebih lanjut, ia menilai capaian makro ekonomi Batam saat ini menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam bahkan konsisten berada di atas rata-rata nasional, dengan selisih sekitar 1,5 hingga 2 persen.

    Dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto, Batam juga diharapkan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dinilai sejalan dengan berbagai potensi strategis yang dimiliki daerah tersebut.

    Batam saat ini memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic, Tanjung Sauh, serta KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam. Selain itu, terdapat 31 kawasan industri dan sekitar 110 galangan kapal yang menjadi tulang punggung sektor industri.

    “Potensi ini harus didukung dengan data yang kuat agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujarnya.

    Dari sisi regulasi, Amsakar juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam menyelaraskan kebijakan, termasuk melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025, Nomor 28 Tahun 2025, dan Nomor 47 Tahun 2025, guna memperkuat iklim investasi dan pelayanan perizinan.

    Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Batam dapat menembus angka di atas 7 persen pada 2026. Target tersebut, menurutnya, perlu ditopang oleh penguatan sektor industri pengolahan serta dukungan terhadap kemandirian bahan baku dan kelancaran distribusi barang.

    Sementara itu, Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada Mei hingga Agustus 2026 dan mencakup seluruh pelaku usaha, dari skala kecil hingga besar.

    “Pelaksanaan sensus diawali dengan pengisian kuesioner secara daring oleh pelaku usaha, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan berbasis digital,” jelasnya.

    Ia mengakui, tantangan utama dalam pelaksanaan sensus adalah menjangkau perusahaan besar. Oleh karena itu, pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam agar partisipasi pelaku usaha dapat berjalan optimal.

    Melalui pelaksanaan sensus ini, diharapkan tersusun basis data ekonomi yang akurat dan terintegrasi, sehingga mampu memperkuat perencanaan pembangunan serta mendorong Batam menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Wujudkan Satu Data Indonesia, Batam Canangkan Program Kelurahan Cantik 2026

    Wujudkan Satu Data Indonesia, Batam Canangkan Program Kelurahan Cantik 2026

    Kadiskominfo Batam, Rudi Panjaitan bersama sejumlah pejabat usai rapat pembinaan statistik sektoral sekaligus pencanangan Kelurahan Cantik Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / AHMAD NUSUR

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperkuat pembinaan statistik sektoral guna meningkatkan kualitas tata kelola data dan mendukung program Satu Data Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat pembinaan statistik sektoral sekaligus pencanangan Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026).

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, ketersediaan data yang mutakhir dan layak publikasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Saat ini, Pemko Batam menargetkan peningkatan nilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dari kategori cukup menjadi baik.

    “Pada triwulan ketiga tahun ini, seluruh perangkat daerah ditargetkan mencapai progres 100 persen dalam pengisian data. Data yang disajikan harus berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil evaluasi, dari 53 perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam, sebanyak 42 instansi telah mencapai progres pengisian data 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah instansi dengan capaian di bawah target.

    Rudi menegaskan bahwa statistik sektoral merupakan bagian dari indikator kinerja, sehingga tidak dapat dianggap sebagai tugas tambahan. Pemerintah juga telah memfasilitasi aplikasi serta memperbarui surat keputusan penyelenggara untuk mengantisipasi kendala teknis dan administratif.

    Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengapresiasi sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Dinas Kominfo sebagai walidata. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mengintegrasikan statistik dasar dan statistik sektoral sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Nilai EPSS Batam tahun 2024 berada di angka 2,46. Dengan peningkatan kualitas dan standarisasi data, Batam berpeluang masuk kategori baik,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut, juga dicanangkan program Kelurahan Cantik Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan literasi statistik hingga tingkat kelurahan agar data yang dihasilkan memenuhi kaidah statistik.

    Untuk tahap awal, tiga kelurahan di Kecamatan Batu Ampar ditetapkan sebagai percontohan, yakni Kelurahan Sungai Jodoh, Kampung Seraya, dan Batu Merah.

    Eko berharap program tersebut dapat menjadi model bagi kelurahan lain di Batam. “Jika data di tingkat kelurahan akurat, maka kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

    Kegiatan ini dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam serta tim BPS yang akan memberikan pendampingan sepanjang 2026. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pemko Batam Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan hingga Hinterland

    Pemko Batam Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan hingga Hinterland

    Sekda Batam, Firmansyah, menghadiri halalbihalal bersama tokoh masyarakat Galang, Kamis (9/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmen pemerataan pembangunan hingga wilayah hinterland. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Galang, Kamis (9/4/2026).

    Firmansyah mengatakan bahwa Pemerintah Kota Batam memberi perhatian besar terhadap pembangunan wilayah hinterland, termasuk Kecamatan Galang. Ia menekankan, pembangunan tidak boleh terpusat di kawasan perkotaan saja, tetapi harus merata ke seluruh wilayah.

    “Pesan Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Batam jelas, masyarakat Galang merupakan bagian penting dari Batam yang harus terus diperhatikan. Ke depan, fokus kita adalah meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

    Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam mendorong kemajuan wilayah hinterland. Pemerintah, lanjutnya, akan terus menghadirkan program strategis yang mendukung pengembangan generasi muda, khususnya di kawasan pesisir dan pulau penyangga.

    “Anak-anak di Galang harus memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Jangan sampai ada kesenjangan dengan wilayah lain. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

    Firmansyah juga mengajak masyarakat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan keluarga.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

    Pemerintah Kota Batam, kata dia, berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan ke depan.

    “Kami hadir tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan merata, termasuk di wilayah hinterland.(Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

    Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal kuat di pasar global.

    Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.

    Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. Sementara itu, India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Kuatnya kinerja di pasar utama ini menegaskan bahwa permintaan global terhadap produk Batam masih solid di tengah dinamika ekonomi dunia.

    Momentum positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak signifikan hingga USD 89,68 juta.

    Dari sisi sektor, industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung. Mesin dan peralatan listrik mencatat nilai terbesar dengan pertumbuhan 24,75 persen atau USD 1.561,44 juta. Disusul minyak dan lemak hewan/nabati yang tumbuh 44,77 persen (USD 194,46 juta), produk kimia naik 16,34 persen (USD 167,74 juta), serta perangkat optik yang melonjak 40,27 persen (USD 54,30 juta).

    Di tengah capaian tersebut, total ekspor Batam pada Januari hingga Februari 2026 mengalami koreksi 3,67 persen atau tercatat sebesar USD 3.107,47 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh sektor kapal, kakao/cokelat, serta produk besi dan baja olahan.

    “Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja yang positif. Fokus kami adalah menjaga momentum pada sektor-sektor yang sedang menguat, sambil memberi perhatian pada sektor-sektor yang terkoreksi,” ujar Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, saat menghadiri First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization – MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026).

    Ia menegaskan, struktur ekspor Batam masih ditopang oleh pasar utama yang kuat serta sektor manufaktur yang tetap ekspansif, sehingga menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ke depan.

    Oleh karena itu, BP Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor melalui penguatan iklim investasi dan fasilitasi industri.

    Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mengakselerasi pemulihan pada sektor-sektor yang mengalami koreksi. (RUD)

    Batam, 8 April 2026

    Kepala Biro Umum
    Badan Pengusahaan Batam
    M. Taofan

    The post AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026 appeared first on BP Batam.

  • Sinergi BP Batam dan BPK RI, Dorong Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara

    Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melaksanakan pertemuan dengan Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat di Gedung Bida Utama BP Batam, Selasa (7/4/2026).

    Pertemuan itu dalam rangka membahas tindak lanjut dan rekomendasi atas hasil pemantauan BPK RI terhadap laporan keuangan BP Batam TA 2025.

    Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra menegaskan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan BPK RI. BP Batam mendukung penuh seluruh tahapan audit melalui kesiapan data dan informasi.

    “Terima kasih atas input yang diberikan BPK RI, BP Batam akan segera menindaklanjuti dan terus berkoordinasi dengan tim pemeriksa sehingga bisa menjaga dan lebih meningkatkan kualitas laporan keuangan,” kata Amsakar.

    Amsakar yang juga Wali Kota Batam, menambahkan, asistensi BPK berperan strategis bagi tata kelola pemerintahan, terlebih saat Batam terus memperkuat posisi sebagai kota industri unggulan. Hasilnya, diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat dan dan dunia usaha.

    Pertemuan ini menjadi upaya strategis kedua lembaga untuk saling memperkuat sinergi dalam mendorong tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

    Hadir mendampingi pertemuan yaitu Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain; Kepala Biro umum, Mohamad Taofan; Kepala Biro Keuangan, Siswanto; Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Imbuh Agustanto; Direktur Pemeriksaan AKN 5B, Arman Syifa dan Ketua Tim Pemeriksaan LK BP Batam TA 2025, Zainudin Rudy P. (AP)

    Batam, 8 April 2026

    Kepala Biro Umum
    Badan Pengusahaan Batam
    M. Taofan

    The post Sinergi BP Batam dan BPK RI, Dorong Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara appeared first on BP Batam.

  • Revitalisasi Underpass Pelita, BP Batam Perkuat Kualitas Infrastruktur Publik

    BP Batam melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur melaksanakan proyek Revitalisasi Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas infrastruktur dan penataan wajah kota.

    Underpass Pelita merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan pemerintahan dan komersial Batam Center dengan pusat bisnis dan pariwisata di kawasan Nagoya.

    Selain berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, underpass ini juga menjadi infrastruktur ikonik sebagai satu-satunya underpass di Kota Batam.

    Seiring waktu, kondisi underpass mengalami penurunan dari sisi fungsi maupun estetika.

    Coretan vandalisme, pencahayaan yang belum optimal, serta sistem drainase yang kurang berfungsi maksimal berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

    Menjawab kondisi tersebut, BP Batam melakukan revitalisasi menyeluruh dengan lingkup pekerjaan meliputi penataan lanskap melalui penanaman tanaman, pembersihan saluran drainase, pengecatan ulang dinding, marka jalan dan kanstin, pemasangan light box berisi visi pembangunan Kota Batam, serta perbaikan sistem penerangan.

    Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, proyek ini dilaksanakan pada April hingga Mei 2026 dengan durasi pekerjaan selama dua bulan.

    Underpass ini nantinya direncanakan memiliki dimensi panjang ±90 meter, lebar ±18 meter, dan tinggi ±5 meter, dengan sumber pendanaan berasal dari anggaran pemeliharaan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam.

    Amsakar menyampaikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

    “Revitalisasi Underpass Pelita merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kami ingin menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa peningkatan kualitas pencahayaan dan sistem drainase menjadi prioritas guna meminimalkan risiko kecelakaan serta mencegah terjadinya genangan air yang dapat merusak badan jalan.

    “Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, kami optimistis Underpass Pelita akan kembali menjadi jalur yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Batam,” tambahnya.

    Saat ini, progres pekerjaan telah berjalan, meliputi proses penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, serta tahap pengukuran lapangan untuk pengecatan, pemasangan light box, dan perbaikan penerangan.

    Melalui revitalisasi ini, Amsakar berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat identitas kota.

    “Tidak hanya underpass, secara bertahap, BP Batam juga akan melakukan revitalisasi di kawasan lainnya.” Pungkasnya.

    Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk turut menjaga fasilitas umum serta menghindari tindakan vandalisme demi keberlanjutan manfaat bersama. (RUD)

    Batam, 6 April 2026

    Kepala Biro Umum
    Badan Pengusahaan Batam
    M. Taofan

    The post Revitalisasi Underpass Pelita, BP Batam Perkuat Kualitas Infrastruktur Publik appeared first on BP Batam.