Author: mgub6

  • Kunjungan DPRD DKI Jakarta ke Batam, Li Claudia Soroti Investasi hingga Waste to Energy

    Kunjungan DPRD DKI Jakarta ke Batam, Li Claudia Soroti Investasi hingga Waste to Energy

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyoroti pesatnya pertumbuhan investasi serta langkah transformasi pengelolaan sampah menuju teknologi Waste to Energy (WTE) saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (2/6/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Li Claudia memaparkan berbagai strategi pembangunan yang dijalankan Pemko Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

    Kunjungan tersebut menjadi forum pertukaran informasi dan pengalaman terkait pembangunan infrastruktur, pengelolaan persampahan, serta tata kelola pembangunan daerah. Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mempelajari berbagai kebijakan pembangunan yang diterapkan Pemerintah Kota Batam.

    “Kami ingin bersilaturahmi sekaligus belajar dari Batam. Banyak hal yang ingin kami pelajari, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sampah,” ujarnya.

    Menanggapi hal itu, Li Claudia yang juga sebagai Plh Kepala BP Batam, menjelaskan bahwa capaian pembangunan Batam tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Menurutnya, koordinasi yang baik antara kedua institusi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong investasi dan percepatan pembangunan daerah.

    “Pemko Batam dan BP Batam terus bersinergi dalam mendukung pembangunan. Tidak ada lagi ego sektoral maupun tumpang tindih kewenangan. Semua berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah,” kata Li Claudia.

    Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai 6,8 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi tersebut ditopang oleh tingginya realisasi investasi serta meningkatnya aktivitas sektor pariwisata.

    Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam telah menembus lebih dari Rp4 triliun. Lebih dari separuh pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan salah satu kontribusi terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

    Meski demikian, Li Claudia menilai pertumbuhan penduduk yang pesat menjadi tantangan yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Tingginya arus migrasi ke Batam berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja.

    “Pertumbuhan penduduk Batam sangat tinggi. Banyak masyarakat datang untuk mencari pekerjaan. Karena itu, pemerintah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.

    Dalam pertemuan tersebut, pengelolaan sampah juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Li Claudia menjelaskan, Pemko Batam tengah memperkuat sistem persampahan melalui sejumlah langkah strategis, termasuk pembangunan blok sel baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Blok sel baru tersebut diproyeksikan mampu menampung volume sampah Kota Batam yang berkisar antara 1.000 hingga 1.300 ton per hari untuk empat tahun mendatang.

    Selain itu, Pemko Batam juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengembangan teknologi Waste to Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.

    “Kami sedang mempersiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern. Ke depan, arah kebijakan kami adalah menjadikan sampah sebagai sumber energi. Saat ini Batam masih memiliki ketersediaan lahan yang memadai untuk mendukung proses transisi menuju sistem tersebut,” kata Li Claudia.

    Menurutnya, pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung pertumbuhan kota sekaligus menjaga kualitas lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Batam. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

    Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

    Sejumlah jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sebanyak 442 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Batam tiba di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, di Aula Arafah 1 Asrama Haji Batam Centre, Senin (1/6/2026).

    Jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga. Berdasarkan data panitia, jumlah jemaah yang kembali ke Batam sebanyak 442 orang dari total 445 orang yang tergabung dalam kloter tersebut, termasuk petugas haji.

    Firmansyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah sekaligus rasa syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat dan selamat.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Ibu Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan membawa predikat haji mabrur serta keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Firmansyah.

    Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan, dapat terus dijaga serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Menurutnya, para jemaah haji memiliki peran penting sebagai teladan di tengah masyarakat melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman serta semangat persaudaraan.

    Pada kesempatan itu, Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan panitia yang telah bekerja memberikan pelayanan terbaik selama proses penyelenggaraan ibadah haji hingga pemulangan jemaah ke daerah asal.

    Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Rasa syukur tampak menyelimuti para jemaah dan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

    Sejumlah siswa berswafoto bersama Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (1/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerukan pentingnya memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman saat memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (1/6/2026). Menurut Li Claudia, nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

    “Mari terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan dalam keberagaman, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan bermartabat,” ajak Li Claudia.

    Li Claudia menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan global sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

    “Di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Li Claudia sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

    Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang. Berlandaskan Pancasila, Indonesia dinilai mampu menjaga persatuan nasional sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia.

    Selain berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan nasional juga harus berpijak pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan. Karena itu, pengamalan Pancasila perlu diwujudkan dalam setiap kebijakan maupun tindakan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

    Li Claudia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam keseharian, bukan sekadar dihafalkan atau dipahami secara teoritis.

    “Jangan pernah menjadikan Pancasila hanya sebagai hafalan. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Setiap kebijakan publik yang lahir harus mampu menghadirkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Upacara tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta pelajar. Kegiatan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.

    “Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku,” ucap Li Claudia. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Li Claudia Dorong Sinergi Perlindungan Pekerja Migran dan Pencegahan TPPO di Batam

    Li Claudia Dorong Sinergi Perlindungan Pekerja Migran dan Pencegahan TPPO di Batam

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menandatangani prasasti Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran di Kota Batam, Jumat (29/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong penguatan sinergi antarlembaga dalam perlindungan pekerja migran dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Batam. Hal itu disampaikan Li Claudia saat menghadiri peresmian Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran yang digelar Caritas Indonesia di Kota Batam, Jumat (29/5/2026).

    Peresmian Gedung Sentrum Caritas Kota Batam tersebut dirangkaikan dengan lokakarya yang bertujuan memperkuat kolaborasi dalam perlindungan pekerja migran dan penanganan korban kekerasan. Dalam sambutannya, Li Claudia mengapresiasi kehadiran pusat pelayanan tersebut yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan.

    Menurutnya, Caritas Indonesia selama ini aktif bergerak dalam pelayanan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada perlindungan pekerja migran.

    “Kehadiran pusat latihan kerja sekaligus pusat informasi ini merupakan langkah nyata dan strategis. Pemerintah menyambut baik serta mengapresiasi Caritas Indonesia yang turut membantu memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

    Li Claudia mengatakan, sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang internasional, Kota Batam menghadapi tantangan besar terkait persoalan pekerja migran, korban TPPO, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    Karena itu, ia menilai penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun lembaga sosial dan kemanusiaan.

    “Melalui lokakarya ini, saya berharap sinergi dan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya memutus mata rantai TPPO dan menekan angka kekerasan di Kota Batam dapat dilakukan bersama-sama,” katanya.

    Ia juga berharap keberadaan balai latihan kerja tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus menjadi tempat yang membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

    “Selamat atas peresmian ini. Semoga tempat ini menjadi pusat pengabdian yang penuh berkat, melahirkan SDM yang kompeten, serta menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban, Distribusi hingga ke Wilayah Hinterland

    Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban, Distribusi hingga ke Wilayah Hinterland

    Sekda Batam, Firmansyah, melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Raja Hamidah Batam. Tahun ini, Pemko Batam menyalurkan 66 hewan kurban. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berjalan optimal dan tepat sasaran. Puluhan hewan kurban didistribusikan ke 12 kecamatan, termasuk wilayah pulau-pulau atau hinterland.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan Pemko Batam tahun ini menyalurkan 66 hewan kurban yang terdiri dari 45 ekor sapi dan 21 ekor kambing melalui masjid-masjid yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Batam.

    Menurut Rudi, distribusi hewan kurban dilakukan secara merata dan terstruktur agar masyarakat di wilayah mainland maupun hinterland dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan Iduladha.

    “Tahun ini kami juga memprioritaskan penyaluran hewan kurban ke 12 masjid di wilayah pulau-pulau Kota Batam agar masyarakat di daerah tersebut turut merasakan sukacita Iduladha secara merata,” ujar Rudi, Kamis (28/5/2026).

    Ia menegaskan, Pemko Batam tetap berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adil dan responsif bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban.

    Rudi juga mengklarifikasi informasi yang berkembang di media sosial terkait kontribusi kurban pimpinan daerah. Menurutnya, perlu ada pemahaman utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

    “Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh,” katanya.

    Ia menjelaskan, pengadaan hewan kurban tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai pihak di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam berkontribusi menyalurkan tujuh ekor sapi dan 12 ekor kambing.

    Sementara hewan kurban lainnya berasal dari partisipasi pribadi Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, serta sumbangsih aparatur sipil negara (ASN) melalui organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

    Sebagai simbol dimulainya penyaluran, hewan kurban telah diserahkan di Masjid Agung Raja Hamidah pada Rabu (27/5/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kepada pengurus masjid untuk selanjutnya disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

    Di akhir keterangannya, Rudi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarluaskan informasi.

    “Pemerintah daerah terus mengedepankan prinsip transparansi dan kebersamaan agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, tetap mendapatkan perhatian dalam momentum hari besar keagamaan,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Li Claudia Kobarkan Semangat Berbagi di Batam

    Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Li Claudia Kobarkan Semangat Berbagi di Batam

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto ke Masjid Agung Raja Hamidah Batamcentre, Rabu (27/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan hewan kurban dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

    Penyerahan hewan kurban dilakukan dalam rangka peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat daging kurban.

    Li Claudia mengatakan, Iduladha bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan mempererat hubungan antarmasyarakat di Kota Batam yang hidup dalam keberagaman.

    “Semoga hewan kurban yang diserahkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

    Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kota Batam, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1447 Hijriah mencapai 7.011 ekor. Jumlah tersebut terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batam.

    Pemerintah Kota Batam juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban, kebersihan, serta suasana yang aman dan kondusif selama pelaksanaan rangkaian Hari Raya Iduladha.

    Li Claudia menambahkan, semangat berkurban diharapkan menjadi penguat persatuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

    “Melalui momentum Iduladha ini, mari terus memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kota Batam,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Plh Wali Kota Batam Li Claudia Menyerahkan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo

    Plh Wali Kota Batam Li Claudia Menyerahkan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo

    Momentum Iduladha 1447 H di Kota Batam diwarnai penyerahan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan oleh Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra kepada Masjid Agung Raja Hamidah Batam Centre.

    Semangat berbagi, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan keberkahan untuk masyarakat di momen Hari Raya Iduladha.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #HewanKurban #IdulAdha #LiClaudiaChandra #PrabowoSubianto #MediaCenterBatam

  • Salat Id 1447 H di Dataran Engku Putri, Firmansyah: Jadikan Iduladha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    Salat Id 1447 H di Dataran Engku Putri, Firmansyah: Jadikan Iduladha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    Sekda Batam, Firmansyah, bersama ribuan jemaah menggelar salat Iduladha di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Gema takbir mengiringi pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan pusat pemerintahan Kota Batam untuk menunaikan ibadah dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

    Hamparan sajadah yang memenuhi lapangan serta lantunan takbir yang terus bergema menghadirkan suasana religius yang kuat. Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

    Pelaksanaan Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir dan melaksanakan salat bersama masyarakat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan, Iduladha mengandung pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Dalam hidup, ada banyak hal yang perlu diikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

    Ia menambahkan, semangat berkurban tidak semata dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego, meluruskan niat, dan memperluas manfaat bagi sesama.

    Pemerintah Kota Batam bersama jajaran Kementerian Agama dan seluruh unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah kota.

    Berdasarkan data yang dihimpun, Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Batam dilaksanakan di 1.020 titik yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.

    Tingginya jumlah titik pelaksanaan mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Iduladha. Dari kawasan permukiman hingga pusat kota, suasana ibadah dan gema takbir menyatu dalam kebersamaan masyarakat Batam yang hidup dalam keberagaman.

    Pada Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban di Batam juga meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh kecamatan.

    Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam juga menggelar pawai malam takbiran di Dataran Engku Putri pada Selasa (26/5/2026) malam. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti perangkat daerah serta kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

    Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Lubuk Baja meraih juara pertama lomba kendaraan hias, disusul Kecamatan Sei Beduk di posisi kedua dan Sekretariat DPRD Kota Batam di posisi ketiga. Sementara Kecamatan Batam Kota memperoleh juara harapan pertama.

    Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya partisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan berbagi melalui ibadah kurban. Semoga keikhlasan dan amal ibadah yang diberikan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

    Ia berharap semangat Iduladha dapat menjadi kekuatan moral untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta membangun Batam yang maju secara pembangunan dan kokoh dalam nilai kemanusiaan serta spiritualitas.

    “Semoga Kota Batam senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, dan dijauhkan dari segala musibah. Semoga setiap pengorbanan dan kebaikan yang dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Firmansyah. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

    Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

    Sejumlah anak-anak berfoto bersama Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, usai melepas peserta Pawai Takbir Iduladha di Jalan Engku Putri, Batamcentre, Selasa (26/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Selasa (26/5/2026) malam untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Pawai Takbir tingkat Kota Batam. Gema takbir yang menggema sepanjang malam berpadu dengan iring-iringan mobil hias, menciptakan suasana religius sekaligus semarak.

    Pawai takbir secara resmi dilepas oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Batam tersebut kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tertib dan penuh antusias.

    Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan malam takbiran.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pawai takbir dan masyarakat Kota Batam yang hadir serta turut menyemarakkan malam takbiran Iduladha di Masjid Agung Raja Hamidah,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Li Claudia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama jemaah lainnya.

    “Mari bersama kita doakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah senantiasa diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat dan menyandang haji yang mabrur,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Takbir, Sukri, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 37 mobil hias dan 45 kendaraan pendukung.

    Rute pawai dimulai dari kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Simpang Polsek Batuampar.

    Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta perwakilan masjid dan musala.

    Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi pemenang lomba mobil hias. Juara I memperoleh Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan juara IV Rp6 juta.

    Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan lomba, di antaranya penggunaan kendaraan jenis pikap atau lori dengan maksimal roda enam dan tinggi kendaraan tidak melebihi empat meter. Setiap peserta diwajibkan menampilkan tema, slogan, serta identitas kelompok, dan didukung tim beranggotakan tujuh hingga sepuluh orang.

    Pawai takbir tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Batam menjelang Hari Raya Iduladha. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Dirjen Hubdat Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

    Dirjen Hubdat Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, memimpin prosesi tepuk tepung tawar saat peluncuran 19 bus trans Batam di Dataran Engku Putri, Selasa (26/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat sistem transportasi publik melalui pengembangan layanan Bus Trans Batam berbasis Buy The Service (BTS) serta rencana integrasi Koridor Nongsa–Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

    Apresiasi tersebut disampaikan Aan saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Trans Batam dan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS Tap di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (26/5/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, Plh. Wali Kota Batam diwakili Asisten Pemerintahan, Yusfa Hendri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

    Menurut Aan, Batam menunjukkan komitmen kuat dalam membangun transportasi publik yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

    “Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan.

    Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemko Batam sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.

    Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan pengembangan angkutan massal di 20 kota selama lima tahun ke depan dan Batam menjadi salah satu daerah yang masuk dalam prioritas tersebut.

    “Batam menunjukkan kesiapan membangun sistem transportasi yang berorientasi jangka panjang untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang,” katanya.

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

    “Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi,” ujar Yusfa.

    Untuk diketahui, hingga 2026, Trans Batam melayani sekitar 6.000 penumpang per hari dengan dukungan 52 armada dan 120 halte yang terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan badan usaha. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)