Category: Berita

Auto Added by WPeMatico

  • Tokoh Masyarakat Batam Kota Apresiasi Respons Cepat Amsakar-Li Claudia Selesaikan Persoalan Warga

    Tokoh Masyarakat Batam Kota Apresiasi Respons Cepat Amsakar-Li Claudia Selesaikan Persoalan Warga

    Sejumlah perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Batam Kota menyampaikan aspirasi di depan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat silaturahmi di Pena Hall, Batam Centre, Selasa (21/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Tokoh masyarakat Kecamatan Batam Kota mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, dalam menindaklanjuti berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penanganan kebutuhan air bersih, hingga bantuan bagi lanjut usia dinilai menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab aspirasi warga.

    Apresiasi tersebut disampaikan Sumantono saat menghadiri Silaturahmi Pemerintah Kota Batam bersama RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Batam Kota di Pena Hall, Batam Centre, Selasa (21/7/2026) malam.

    Menurutnya, berbagai kebutuhan masyarakat telah mendapat perhatian pemerintah, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur, bantuan sosial bagi lanjut usia, hingga penanganan persoalan air bersih di kawasan permukiman.

    “Berbagai aspirasi warga telah ditindaklanjuti, seperti pembangunan dan perbaikan Jalan Baka serta Jalan Tengku Sulung, bantuan bagi lansia, hingga penyediaan pipa air bersih untuk masyarakat. Kami merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga,” ujar Sumantono.

    Ia mengatakan, masyarakat memahami besarnya tanggung jawab pemerintah dalam melayani sekitar 1,4 juta penduduk Kota Batam. Karena itu, pihaknya siap menjadi mitra pemerintah untuk menyosialisasikan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

    “Kami selalu mendoakan agar Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah. Kami juga siap menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menyosialisasikan dan mendukung seluruh program Pemko Batam,” katanya.

    Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para pengurus RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat.

    Amsakar menegaskan RT dan RW memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan berbagai kebijakan dan program pembangunan agar tidak terjadi bias informasi, RT dan RW juga diharapkan menjadi penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

    “Daripada kita sibuk merespons hal-hal yang tidak penting, lebih baik menjadi penyambung lidah pemerintah untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sekaligus menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Dengan begitu, setiap persoalan warga dapat ditangani secara tepat dan efisien,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam merealisasikan 15 program prioritas yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan memanfaatkan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Batam sebagai momentum untuk mempercepat kemajuan daerah.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Batam Kota, para lurah, Sekretaris Kecamatan Batam Kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua LPM, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Batam Kota. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • HMKB Satukan Mahasiswa Batam, Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

    HMKB Satukan Mahasiswa Batam, Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

    Foto bersama peserta Diskusi Publik dan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 di Kantor Wali Kota Batam, belum lama ini. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) Periode 2025-2026 menggelar Diskusi Publik dan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi mahasiswa dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Kegiatan tersebut berlangsung Kantor Wali Kota Batam, belum lama ini.

    Diskusi publik mengusung tema “Dari Aspirasi Menuju Aksi: Sinergitas Mahasiswa dan Pemerintah Kota Batam dalam Membangun Kota Madani”. Forum ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah untuk membahas berbagai isu pembangunan daerah serta mendorong lahirnya gagasan yang konstruktif.

    Mewakili Wali Kota Batam, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, memaparkan visi pembangunan Kota Batam beserta 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra. Ia juga mengajak mahasiswa berperan aktif melalui kritik dan masukan yang berbasis data serta membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan.

    Ketua Umum HMKB, Frando Sipayung, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

    “Kami berharap HMKB menjadi rumah bagi mahasiswa Kota Batam untuk bertumbuh, berkarya, dan mengabdi. Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi dan kontribusi nyata bagi Kota Batam terus terbangun,” ujarnya.

    Setelah diskusi publik, kegiatan dilanjutkan dengan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 yang bertujuan mempererat solidaritas mahasiswa asal Kota Batam yang menempuh pendidikan di Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan diisi dengan pengenalan organisasi, materi kemahasiswaan, diskusi kelompok, serta berbagai aktivitas yang membangun kebersamaan antarpeserta. (Humas Diskominfo Batam)

  • Erlita: Kader PKK Harus Mampu Menjadi Komunikator yang Baik bagi Masyarakat

    Erlita: Kader PKK Harus Mampu Menjadi Komunikator yang Baik bagi Masyarakat

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, membuka Pelatihan Public Speaking bagi ratusan kader TP-PKK tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan di Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menegaskan kader PKK harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar mampu menyampaikan berbagai program pemerintah dan PKK secara efektif kepada masyarakat.

    Hal tersebut ditegaskan Erlita saat membuka Pelatihan Public Speaking bagi ratusan kader TP-PKK tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan di Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

    Erlita mengatakan, kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi yang perlu dimiliki setiap kader PKK agar mampu menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat.

    “Masih dalam rangkaian peringatan HKG PKK, hari ini kita mengisi kegiatan dengan pelatihan public speaking. Kita semua perlu terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Erlita.

    Menurutnya, kader PKK merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan mudah dipahami menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam menyosialisasikan program pemerintah maupun program PKK.

    “Saya ingin kader-kader PKK memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan demikian, berbagai program pemerintah dan PKK dapat tersampaikan secara efektif hingga ke tingkat RT dan RW,” katanya.

    Erlita menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan upaya TP-PKK Kota Batam untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para kader. Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia menghadirkan narasumber di bidang komunikasi, Rizqian Putri, S.Sos., M.Med.Kom., yang membekali peserta dengan materi mengenai teknik komunikasi publik yang efektif, membangun rasa percaya diri, serta kemampuan menyampaikan pesan secara persuasif.

    Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan PKK, baik saat memberikan edukasi, melakukan sosialisasi, maupun mendampingi masyarakat di lingkungan masing-masing.

    “Kami berharap seluruh kader PKK mampu menjadi komunikator yang baik sehingga informasi mengenai program-program pemerintah dan PKK dapat diterima masyarakat secara benar serta memberikan manfaat yang nyata,” ujar Erlita.

    Melalui pelatihan ini, TP-PKK Kota Batam berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas dan kemampuan komunikasi para kader di semua tingkatan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Amsakar Minta Tokoh Agama Jadi Perekat Persatuan

    Amsakar Minta Tokoh Agama Jadi Perekat Persatuan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat silaturahmi bersama tokoh agama di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak para tokoh agama memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga persatuan, membangun literasi informasi, serta mendukung percepatan pembangunan Kota Batam. Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Batam, Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMGQ) Batam, dan Persatuan Mubalig Batam (PMB) di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, Selasa (21/7/2026).

    Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kontribusi para imam, guru Al-Qur’an, dan mubalig yang selama ini berperan membina kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat karakter masyarakat. Menurutnya, peran tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang madani dan dirahmati.

    Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Amsakar menilai tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi yang menyejukkan dan mencerdaskan masyarakat. Karena itu, ia mengajak para imam dan mubalig turut menjaga ruang publik dari informasi yang menyesatkan maupun polemik yang tidak produktif.

    “Imam dan mubalig adalah corong di ranah spiritual. Saya berharap para imam menjadi panutan yang mengomunikasikan hal-hal konstruktif, dan mubalig memberikan informasi yang mencerdaskan. Dengan begitu, bias informasi atau isu kecil yang diviralkan secara tidak substantif dapat kita perkecil dan luruskan bersama,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, sinergi antara ulama dan umara menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi pembangunan daerah.

    Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah perkembangan strategis Kota Batam. Selama satu tahun lima bulan memimpin bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hubungan dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus diperkuat untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.

    “Capaian ini menjadi sejarah bagi kita. Dukungan penuh dari pusat ini harus kita jawab dengan persatuan. Batam diproyeksikan menjadi beranda terdepan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjadi referensi civil society yang baik bagi daerah lain,” katanya.

    Amsakar turut menyampaikan perkembangan pelaksanaan 15 Program Prioritas Amsakar-Li Claudia. Sejumlah program telah terealisasi, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, serta insentif untuk lanjut usia.

    Sementara itu, berbagai program strategis lainnya, seperti penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan optimalisasi penyediaan air bersih, terus menjadi fokus pemerintah dan dilaksanakan secara bertahap.

    Menutup sambutannya, Amsakar mengharapkan doa dan dukungan dari para tokoh agama agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam diberikan kesehatan, kekuatan, dan istiqamah dalam menuntaskan agenda pembangunan.

    “Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk menyatukan energi dan semangat bersama. Dengan sinergi antara ulama dan pemerintah, insyaallah Batam akan tumbuh menjadi kota yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Batam Bidik Investasi Tiongkok, Amsakar Paparkan Keunggulan Kawasan

    Batam Bidik Investasi Tiongkok, Amsakar Paparkan Keunggulan Kawasan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan potensi Batam saat menerima kunjungan rombongan Konsul Jenderal RRT di Medan, Huang He, di Wali Kota Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Kota Batam terus memperkuat upaya menarik investasi asing dengan membidik potensi penanaman modal dari Tiongkok. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menerima kunjungan kerja Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Huang He, di Wali Kota Batam, Selasa (21/7/2026).

    Dalam pertemuan itu, Amsakar memaparkan berbagai keunggulan Batam sebagai kawasan investasi strategis yang didukung kemudahan berusaha, status Free Trade Zone (FTZ), infrastruktur yang terus diperkuat, serta letak geografis yang berada di jalur perdagangan internasional. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama ekonomi sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas antara Batam dan Tiongkok.

    “Batam memiliki daya tarik investasi yang sangat kuat, mulai dari kemudahan perizinan, status FTZ, hingga letak geografis yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional. Seluruh keunggulan ini didukung penuh oleh Pemerintah Pusat serta sinergi dan kekompakan Forkopimda yang solid,” ujar Amsakar.

    Ia menambahkan, iklim investasi di Batam juga ditopang oleh stabilitas keamanan dan kondisi daerah yang kondusif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan kepastian berusaha bagi para investor.

    Amsakar juga menegaskan bahwa Batam telah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai untuk mengakomodasi investasi berskala besar. Ketersediaan pasokan air bersih dan energi listrik, kata dia, terus diperkuat guna memenuhi kebutuhan kawasan industri maupun dunia usaha yang terus berkembang.

    Selain didukung infrastruktur, kondisi sosial dan politik yang stabil turut memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Batam. Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, termasuk dari Tiongkok, yang ingin mengembangkan usahanya di kota tersebut.

    “Selama investasi tersebut memberikan dampak positif, dijalankan secara beretika, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam, kami akan menyambutnya dengan baik dan memberikan dukungan penuh,” kata Amsakar.

    Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan ekonomi antara Batam dan Tiongkok, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan utama investasi asing di Indonesia. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Sambut Danyonif 10 Marinir Baru, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi Jaga Batam

    Amsakar Sambut Danyonif 10 Marinir Baru, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi Jaga Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami Danyonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, Letkol Marinir Hariyono, saat pisah sambut di Markas Yonif 10 Marinir/SBY, Bulang, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY) di Markas Yonif 10 Marinir/SBY, Bulang, Selasa (21/7/2026). Dalam acara tersebut, jabatan Danyonif 10 Marinir/SBY resmi diserahterimakan dari Letkol Marinir Aris Moko kepada Letkol Marinir Hariyono.

    Pada kesempatan itu, Amsakar menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarelemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, soliditas seluruh unsur Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Kota Batam.

    “Kebersamaan, sinergitas, dan kolaborasi ini harus terus menjadi ciri khas Forkopimda Kota Batam. Posisi Batam sangat strategis berada di Selat Malaka sebagai beranda terdepan Indonesia di bagian barat. Oleh karena itu, kondusivitas harus betul-betul kita jaga bersama agar tidak ada gangguan keamanan yang dapat memengaruhi citra bangsa di mata internasional,” ujar Amsakar.

    Ia menjelaskan, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam terus meningkat seiring berbagai capaian positif yang diraih daerah tersebut dalam satu tahun lima bulan terakhir. Berbagai indikator makro menunjukkan tren yang menggembirakan, mulai dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat hingga penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.

    Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga terus membaik. Kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, turut mengalami peningkatan signifikan dengan tambahan sekitar 600 ribu kunjungan.

    Menurut Amsakar, seluruh capaian tersebut tidak dapat dipisahkan dari kondisi keamanan yang tetap terjaga. “Semua capaian ini membutuhkan rasa aman dan nyaman, yang hanya bisa diwujudkan jika kita semua bersatu padu,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Letkol Marinir Aris Moko atas dedikasi dan pengabdiannya selama hampir tiga tahun memimpin Yonif 10 Marinir/SBY di Batam.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan masyarakat, kami mendoakan semoga Pak Aris Moko semakin sukses di tempat tugas yang baru untuk jenjang karier yang lebih baik. Bekal pengalaman di Batam tentu akan menjadi modal berharga dalam mengemban tugas selanjutnya,” ucapnya.

    Kepada Letkol Marinir Hariyono, Amsakar juga menyampaikan ucapan selamat bertugas. Ia optimistis kepemimpinan baru akan semakin memperkuat kontribusi Yonif 10 Marinir/SBY dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kota Batam.

    “Pak Hariyono tentu sudah tidak asing lagi dengan Batam. Kami yakin, dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, sinergi yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

    Sementara itu, Letkol Marinir Aris Moko mengaku terkesan dengan soliditas Forkopimda Kota Batam. Menurutnya, hubungan antarpimpinan daerah di Batam terjalin sangat harmonis dan penuh semangat kekeluargaan meski masing-masing memiliki tanggung jawab yang besar.

    Sementara itu, Letkol Marinir Hariyono memohon dukungan, arahan, dan bimbingan dari seluruh jajaran Forkopimda, khususnya Wali Kota Batam, agar dapat menjalankan amanah sebagai Danyonif 10 Marinir/SBY dengan sebaik-baiknya. Ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia Tuai Apresiasi, Warga Rasakan Manfaatnya

    Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia Tuai Apresiasi, Warga Rasakan Manfaatnya

    Sejumlah Ketua RT, RW, dan LPM Kecamatan Nongsa menyalami Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat bersilaturahmi di Summerland Batu Besar, Nongsa, Senin (20/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Berbagai program kerakyatan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendapat apresiasi dari masyarakat.

    Apresiasi tersebut disampaikan dalam Forum Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, LPM, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Nongsa yang digelar di Summerland Batu Besar, Nongsa, Senin (20/7/2026) malam.

    Masyarakat menilai sejumlah program yang menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti seragam sekolah gratis, sembako murah, perlindungan sosial bagi lanjut usia (lansia), hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak hinterland, telah memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

    Mewakili aspirasi warga, Ketua RT 01/RW 02 Batu Besar, Andoni, menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemko Batam yang dinilai tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Pembangunan yang berjalan selama lebih dari satu tahun ini benar-benar kami rasakan manfaatnya. Mulai dari sembako murah yang membantu meringankan beban masyarakat, layanan kesehatan, hingga seragam sekolah gratis yang sangat membantu para orang tua menyambut tahun ajaran baru,” ujar Andoni.

    Ia juga mengapresiasi kebijakan Pemko Batam yang memberikan perhatian besar terhadap akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu.

    “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas program beasiswa kuliah gratis ini. Anak-anak di hinterland kini memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan bekal pendidikan yang baik, mereka diharapkan mampu mengubah masa depan keluarga sekaligus berkontribusi membangun Batam,” katanya.

    Andoni turut mendoakan agar kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan amanah masyarakat.

    Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa forum silaturahmi menjadi ruang komunikasi yang penting antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, warga dapat menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan secara terbuka.

    Menurut Amsakar, dialog langsung seperti ini juga menjadi sarana untuk meluruskan berbagai informasi yang kerap berkembang di media sosial tanpa disertai fakta yang utuh.

    “Di era digital, arus informasi bergerak sangat cepat. Terkadang persoalan kecil menjadi viral hingga dianggap sebagai kebenaran. Padahal, banyak capaian pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat, seperti penurunan angka kemiskinan, pengurangan pengangguran, hingga peningkatan investasi, justru luput dari perhatian,” kata Amsakar.

    Ia mengapresiasi peran para ketua RT dan RW di Kecamatan Nongsa yang dinilai mampu menjaga kondusivitas lingkungan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

    “Silaturahmi ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, meluruskan berbagai informasi yang kurang tepat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

    Amsakar juga menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Batam kini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian yang seimbang terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Sejumlah program yang telah direalisasikan antara lain pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru serta beasiswa penuh kepada 34 mahasiswa berprestasi dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Batam dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

    Di bidang perlindungan sosial, Pemko Batam juga meningkatkan jumlah penerima bantuan bagi lansia menjadi 4.000 orang. Selain itu, besaran insentif yang diterima masing-masing penerima juga dinaikkan menjadi Rp400 ribu per bulan.

    Mengakhiri pertemuan, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Batam.

    “Batam tidak membutuhkan sikap saling menjatuhkan atau saling menyalahkan. Jika ada kebijakan yang perlu dikoreksi, sampaikan melalui jalur yang baik dengan kritik dan saran yang membangun. Saya bersama Ibu Li Claudia memohon doa dari seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • BAZNAS Batam Himpun ZIS Rp21 Miliar, Laporan Tahunan Diserahkan ke Pemko Batam

    BAZNAS Batam Himpun ZIS Rp21 Miliar, Laporan Tahunan Diserahkan ke Pemko Batam

    Sekda Kota Batam, Firmansyah, menerima Laporan Tahunan 2025 BAZNAS Batam di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026). Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp21,076 miliar sepanjang 2025. Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS menyerahkan Laporan Tahunan 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

    Laporan tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026). Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang dinilai konsisten menjalankan tugas dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS kepada masyarakat.

    “Atas nama Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat,” ujar Firmansyah.

    Sepanjang 2025, BAZNAS Kota Batam berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp21,076 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp21,039 miliar telah disalurkan kepada para mustahik di Kota Batam sesuai ketentuan syariat Islam yang mencakup delapan golongan (asnaf) penerima zakat.

    Menurut Firmansyah, penyaluran dana ZIS telah dilaksanakan secara tepat sasaran. Berbagai program sosial dan kemanusiaan telah dijalankan, mulai dari bantuan bagi anak yatim dan dhuafa selama Ramadan hingga bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami kesulitan akibat kondisi kesehatan.

    Penyerahan laporan tahunan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Batam dalam menerapkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional. Laporan tersebut juga menjadi wujud pertanggungjawaban kepada pemerintah dan masyarakat atas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

    Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, mengatakan bahwa capaian penghimpunan dan penyaluran ZIS tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Batam, para muzaki, mitra, serta masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS.

    “Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Melalui laporan tahunan dan hasil audit ini, kami ingin memastikan setiap dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

    Dalam kesempatan itu turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS Kota Batam, yakni Wakil Ketua I, Masrum, Wakil Ketua III, Achmad Fahmi, serta Wakil Ketua IV, Sylvanni Syafruddin.

    BAZNAS Kota Batam berharap penyerahan Laporan Tahunan 2025 dapat semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Amsakar Tekankan Keadilan Fiskal hingga Sinkronisasi Regulasi dalam RUU Daerah Kepulauan

    Amsakar Tekankan Keadilan Fiskal hingga Sinkronisasi Regulasi dalam RUU Daerah Kepulauan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan saran saat menerima kunjungan Pansus DPR RI dan DPD RI di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya kehadiran Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan sebagai landasan hukum yang mampu mewujudkan keadilan fiskal sekaligus memperkuat pengelolaan potensi kemaritiman di daerah kepulauan. Penegasan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR RI dan DPD RI di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026).

    Amsakar didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut langsung rombongan yang melakukan pembahasan RUU Daerah Kepulauan. Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

    Rombongan Pansus di antaranya terdiri atas Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPD RI Teddy Dwi Putranta, Wakil Ketua Khalid dan Jailani, Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) RUU Daerah Kepulauan Andi Sofyan Hasdam, Wakil Ketua Tim Panja Muh Idrus, serta Direktur Produk Hukum Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Inada, beserta anggota delegasi lainnya.

    Dalam pemaparannya, Amsakar menegaskan sejumlah aspirasi yang dinilai menjadi kebutuhan mendasar bagi daerah kepulauan. Ia menekankan pentingnya keadilan fiskal, pengurangan kesenjangan pembangunan antara daerah inti dan daerah penyangga, peningkatan aksesibilitas antarpulau, penguatan pengelolaan wilayah pesisir, peningkatan kesejahteraan nelayan, optimalisasi pengelolaan pulau-pulau terluar, serta sinkronisasi regulasi dengan kebijakan khusus yang telah berlaku di Batam, seperti Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, seluruh aspek tersebut perlu diakomodasi secara komprehensif dalam RUU Daerah Kepulauan agar mampu menjawab tantangan pembangunan wilayah kepulauan.

    “Formula bantuan atau anggaran saat ini belum berpihak secara adil pada daerah kepulauan. Kami berharap melalui RUU Daerah Kepulauan ini, aspek luas laut dan kompleksitas pengelolaannya benar-benar diperhitungkan sehingga disparitas antardaerah dapat diperkecil,” ujar Amsakar.

    Selain itu, ia juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan pembangunan antara pusat pertumbuhan ekonomi dengan daerah penyangga di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan menjadi instrumen untuk mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat daya saing seluruh wilayah kepulauan.

    Amsakar juga menekankan pentingnya pengaturan yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar. Regulasi tersebut, menurutnya, perlu mengakomodasi perlindungan kawasan pesisir, pengelolaan reklamasi yang berkelanjutan, peningkatan aksesibilitas antarpulau, pengamanan pulau terluar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

    “Di sisi lain, harmonisasi regulasi menjadi aspek yang tidak kalah penting. RUU Daerah Kepulauan harus selaras dengan kebijakan khusus yang berlaku di Batam sebagai KPBPB sekaligus KEK, sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih dalam implementasinya,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan karakteristik geografis Kota Batam yang terdiri atas sekitar 454 pulau dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa. Komposisi wilayah Batam mencapai sekitar 66 persen lautan dan 34 persen daratan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2005, wilayah kerja BP Batam juga telah diperluas dari delapan pulau menjadi 22 pulau.

    Ia menambahkan, Batam terus menunjukkan kinerja ekonomi yang positif. Realisasi investasi pada tahun ini mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target sebesar Rp60 triliun. Sementara itu, pada triwulan I, realisasi investasi tercatat sebesar Rp17,5 triliun atau meningkat sekitar 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,6 triliun.

    “Capaian tersebut menunjukkan bahwa Batam memiliki potensi besar untuk terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, kamu berharap pembahasan RUU Daerah Kepulauan dapat segera diselesaikan agar daerah kepulauan memiliki payung hukum yang mampu memperkuat kewenangan, menciptakan keadilan fiskal, serta mengoptimalkan pengelolaan potensi kelautan dan investasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Dataran Engku Putri Penuh! Ribuan Warga bersama Wali Kota Batam Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026

    Dataran Engku Putri Penuh! Ribuan Warga bersama Wali Kota Batam Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026

    Euforia final Piala Dunia FIFA 2026 terasa luar biasa di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan laga Spanyol vs Argentina bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

    Suasana berlangsung meriah, aman, dan penuh kebersamaan hingga Spanyol memastikan diri sebagai juara dunia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga sportivitas dan ketertiban selama nobar berlangsung.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI / EKO SUMIARDI

    #Batam #AmsakarAchmad #MediaCenterBatam #NobarPialaDunia2026 #FIFAWorldCup2026 #SpanyolJuara