Blog

  • Batam Aero Engine Diresmikan, Amsakar Dorong Penguatan Ekosistem Industri Penerbangan

    Batam Aero Engine Diresmikan, Amsakar Dorong Penguatan Ekosistem Industri Penerbangan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat peresmian BAE di Hangar F Batam Aero Technic, Rabu (19/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Batam kembali memperkuat perannya sebagai salah satu pusat industri penerbangan nasional. Hal itu ditandai dengan diresmikannya Batam Aero Engine (BAE), fasilitas pemeliharaan mesin pesawat milik anggota Lion Group, di Hangar F Batam Aero Technic, Rabu (19/8/2026).

    Peresmian tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Menurutnya, kehadiran BAE tidak hanya menambah investasi di Batam, tetapi juga berpotensi memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah dan Provinsi Kepulauan Riau.

    Amsakar mengatakan, dari empat kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ada di Batam, Batam Aero Technic merupakan salah satu kawasan yang menunjukkan aktivitas kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

    “Ketika Batam Aero Technic kemudian akan melahirkan lagi Batam Aero Engine, ini sesuatu yang patut kita dukung dan apresiasi,” ujar Amsakar.

    Ia menilai, keberadaan BAE menunjukkan perkembangan industri Batam mulai mengarah pada sektor yang membutuhkan keahlian dan kompetensi khusus. Menurutnya, investasi tidak semata-mata dilihat dari besarnya modal yang ditanamkan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja berkualitas.

    Amsakar juga mengapresiasi rencana penyediaan hunian bagi pekerja. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri yang berkelanjutan.

    “Ini yang patut diapresiasi ketika Lion Group menghadirkan tenaga kerja yang ahli dan diberikan fasilitas perumahan serta gaji yang layak kepada karyawannya,” katanya.

    Ia berharap pola pengembangan industri yang diterapkan Lion Group dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang berinvestasi di Batam. Dengan demikian, pertumbuhan industri tidak hanya mendorong investasi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan pekerja.

    Sementara itu, Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, peresmian BAE menjadi momentum penting dalam meningkatkan kemampuan Indonesia menangani perawatan mesin pesawat.

    BAE berfokus pada pemeliharaan mesin pesawat dan melengkapi layanan Batam Aero Technic dalam ekosistem pemeliharaan, perbaikan, dan perawatan pesawat atau maintenance, repair and overhaul (MRO).

    Daniel menyebutkan, Batam Aero Technic saat ini memiliki sekitar 5.761 pegawai secara kumulatif. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 pekerja berada di Batam.

    Menurutnya, kemampuan Indonesia dalam menangani mesin pesawat masih perlu terus diperluas. Kehadiran fasilitas khusus seperti BAE diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri nasional sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi tenaga ahli di bidang penerbangan.

    “Semakin banyak kemampuan, semakin kuat industri penerbangan nasional,” ujar Daniel.

    Ia menambahkan, industri MRO membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian khusus. Tenaga profesional yang terlibat dalam ekosistem tersebut pun tidak hanya berasal dari Batam, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

    “Ini menjadi nilai positif bagi Batam, karena industri ini bukan hanya menghadirkan tenaga ahli dari Batam, tetapi dari seluruh Indonesia,” katanya.

    Daniel menegaskan, industri MRO perlu terus dikembangkan agar Indonesia semakin mampu memenuhi kebutuhan perawatan pesawat secara mandiri. Bertambahnya kapasitas MRO di dalam negeri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas perawatan pesawat di luar negeri sekaligus membuka peluang bagi Indonesia menggarap pasar jasa perawatan pesawat di kawasan Asia.

    Peresmian BAE ditutup dengan penandatanganan prasasti Batam Aero Engine dan penyerahan kunci secara simbolis kepada karyawan Batam Aero Engine. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Batam, Dimeriahkan Carly Setia Band

    Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Batam, Dimeriahkan Carly Setia Band

    Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 RI tingkat Kota Batam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan di Kota Batam.

    Resepsi kenegaraan dijadwalkan berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (21/8/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini terbuka sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati suasana perayaan kemerdekaan.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.

    Amsakar berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Perayaan HUT RI, kata dia, sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan semangat bersama dalam membangun Batam.

    “Semarak kemerdekaan hendaknya menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan. Kita mengenang jasa para pahlawan sekaligus melanjutkan perjuangan dengan memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujar Amsakar, Rabu (19/8/2026).

    Resepsi kenegaraan tersebut akan semakin semarak dengan penampilan Carly Setia Band. Kehadiran grup musik tersebut diharapkan menambah kemeriahan suasana sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir.

    Amsakar juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk memaknai kembali arti kemerdekaan. Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan dapat diteruskan melalui kerja nyata, persatuan, serta kontribusi sesuai peran masing-masing.

    “Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun Batam agar semakin maju,” katanya.

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Batam sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, pawai obor, hingga sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat.

    Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mengandung pesan kebangsaan dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan. (Humas Diskominfo Batam)

  • Dekranasda Batam Siapkan IKM Fesyen Naik Kelas dan Perluas Pasar

    Dekranasda Batam Siapkan IKM Fesyen Naik Kelas dan Perluas Pasar

    Ketua Dekranasda Kota Batam, Erlita Amsakar, membuka pelatihan desain fesyen di Gedung Dekranasda Kota Batam, Selasa (18/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) meningkatkan kompetensi dan kreativitas agar mampu menghasilkan produk berkualitas serta bersaing di pasar nasional.

    Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan desain fesyen yang dibuka Ketua Dekranasda Kota Batam sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, di Gedung Dekranasda Batam, Selasa (18/8/2026).

    Erlita mengatakan, pelatihan desain fesyen menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan pelaku IKM, sekaligus mengembangkan potensi industri kreatif di Batam.

    “Pelatihan fashion design ini tentu sangat penting bagi Batam. Tentunya kita berharap melalui pelatihan ini bisa menjadi lebih bagus lagi,” ujar Erlita.

    Ia meminta peserta mengikuti pelatihan selama lima hari dengan serius dan memanfaatkan setiap materi yang diberikan. Menurutnya, peningkatan kemampuan harus diikuti dengan keberanian untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar.

    Erlita mengatakan, kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahun. Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan desainer dari Batam yang mampu bersaing dengan pelaku industri fesyen dari kota-kota besar, termasuk Jakarta.

    “Manfaatkan dengan baik pelatihan ini. Impian saya besar agar IKM kita terus maju. Tahun depan kita juga ingin membuka kegiatan di bandara,” katanya.

    Selain peningkatan keterampilan, Erlita menekankan pentingnya memastikan produk IKM memiliki pasar. Menurutnya, kemajuan industri harus memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pelakunya.

    “Bagi saya, pelaku IKM, terutama pembatik, barangnya dapat terjual dan mereka bisa semakin sejahtera,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Januar Arif Kurniawan, mengatakan pelatihan desain fesyen ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus kreativitas pelaku IKM.

    “Kita berupaya meningkatkan kompetensi dan kreativitas pelaku IKM sehingga dapat bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” kata Januar.

    Ia menambahkan, posisi Batam yang strategis menjadi peluang bagi pelaku IKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar. Untuk itu, peningkatan kapasitas, promosi, dan kolaborasi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

    Peserta pelatihan merupakan pelaku IKM yang telah memiliki dasar dan bergerak di bidang fesyen. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi produk bernilai jual dan memiliki daya saing.

    “Kami berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi peserta terus berkembang, melakukan kolaborasi dengan sesama IKM, serta memperkuat promosi produknya,” pungkas Januar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • D’KUMI Galeri Hadir di Terminal Sekupang, Jadi Etalase Produk UMKM Batam

    D’KUMI Galeri Hadir di Terminal Sekupang, Jadi Etalase Produk UMKM Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Dekranasda Kota Batam, Erlita Amsakar, dan sejumlah pejabat meresmikan Pojok UMKM D’KUMI Galeri di Terminal Feri Internasional Sekupang, Selasa (18/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peresmian Pojok UMKM D’KUMI Galeri di Terminal Feri Internasional Sekupang, Selasa (18/8/2026).

    Galeri yang menjadi ruang promosi bagi produk unggulan UMKM Batam tersebut, diresmikan langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Erlita Amsakar. Lokasinya yang berada di salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara dinilai strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar internasional.

    Amsakar mengatakan, Terminal Feri Internasional Sekupang merupakan salah satu pintu gerbang utama Kota Batam yang ramai dilalui wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia. Karena itu, keberadaan Pojok UMKM di kawasan tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk lokal.

    “Kehadiran D’KUMI Galeri ini adalah wujud komitmen Pemko Batam untuk memberi ruang dan panggung bagi pelaku UMKM kita. Kita ingin setiap wisatawan yang berkunjung atau hendak kembali melalui terminal ini membawa oleh-oleh khas Batam yang berkualitas tinggi,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, Pemko Batam akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Pendampingan mencakup peningkatan mutu produk, pengemasan, legalitas, hingga kemudahan perizinan sehingga produk UMKM Batam semakin siap bersaing di pasar nasional dan internasional.

    Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim, mengatakan, D’KUMI Galeri menghadirkan beragam produk unggulan hasil binaan UMKM Batam. Produk tersebut antara lain kuliner, olahan makanan dan minuman, kerajinan tangan, fesyen, serta berbagai produk kreatif lainnya.

    “Inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mempromosikan produk lokal hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Salim.

    Ia menjelaskan, pada tahap awal D’KUMI Galeri memamerkan sekitar 550 jenis produk dari 27 pelaku UMKM Kota Batam. Kehadiran galeri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jejaring dan mengembangkan pasar.

    Selain di Terminal Feri Internasional Sekupang, Pemko Batam juga mengembangkan Pojok UMKM di Gedung DPRD Kota Batam. Fasilitas tersebut menyasar tamu kedinasan dan peserta kunjungan kerja dari berbagai daerah di Indonesia.

    Pemko Batam selanjutnya akan melakukan kurasi dan pembinaan secara berkelanjutan serta memperluas jaringan Pojok UMKM ke sejumlah titik strategis lainnya, termasuk bandar udara dan fasilitas publik. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Komitmen Zero Tolerance Korupsi, Pemko Batam Perketat Pengendalian Gratifikasi dan Buka Kanal Pengaduan

    Komitmen Zero Tolerance Korupsi, Pemko Batam Perketat Pengendalian Gratifikasi dan Buka Kanal Pengaduan

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Komitmen tersebut diperkuat melalui penerbitan Surat Edaran Wali Kota Batam tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi yang berlaku bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemko Batam.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, kebijakan tersebut menjadi langkah konkret Pemko Batam dalam menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.

    “Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemko Batam diwajibkan menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan jabatan atau berpotensi memengaruhi independensi dalam menjalankan tugas,” ujar Rudi, Selasa (18/8/2026).

    Ia menjelaskan, apabila pegawai menerima gratifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan, pemberian tersebut wajib dilaporkan melalui mekanisme yang berlaku, termasuk melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pemerintah Kota Batam.

    Menurut Rudi, upaya membangun integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab internal pemerintah. Peran aktif masyarakat juga dibutuhkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran, konflik kepentingan, maupun penyalahgunaan wewenang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

    “Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran, konflik kepentingan, atau penyalahgunaan wewenang diimbau tidak ragu melaporkannya melalui saluran resmi yang telah disediakan,” katanya.

    Adapun kanal pelaporan yang dapat digunakan masyarakat dan pegawai, antara lain Whistleblowing System (WBS) melalui http://wbs.inspektorat.batam.go.id,

    SP4N-LAPOR!, GOL KPK melalui http://gol.kpk.go.id serta Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pemerintah Kota Batam.

    Rudi menegaskan, Pemko Batam berkomitmen memberikan perlindungan kepada pelapor yang menyampaikan pengaduan dengan iktikad baik. Perlindungan tersebut mencakup kerahasiaan identitas pelapor serta tindak lanjut terhadap laporan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Seluruh kepala perangkat daerah telah diinstruksikan untuk mempublikasikan mekanisme pelaporan ini dan terus mengedukasi pegawainya. Kita ingin menciptakan lingkungan kerja yang aman dan transparan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kota Batam,” tutup Rudi. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pramuka Batam Siap Jadi Generasi Tangguh!

    Pramuka Batam Siap Jadi Generasi Tangguh!

    Memperingati Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak generasi muda untuk terus berkreasi, berinovasi, menguasai teknologi, dan membangun kemandirian.

    Semangat Pramuka tak hanya tentang keterampilan, tetapi juga tentang membentuk karakter, tangguh, peduli lingkungan, serta ikut mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI

    #HariPramuka65 #PramukaBatam #AmsakarAchmad #IndonesiaEmas2045 #MediaCenterBatam

  • Wali Kota Amsakar Tekankan Pentingnya SDM Tangguh di Era Digital

    Wali Kota Amsakar Tekankan Pentingnya SDM Tangguh di Era Digital

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami mahasiswa baru Politeknik Negeri Batam saat PKKMB di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa (18/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Batam di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa (18/8/2026).

    Amsakar menyampaikan, motivasi kepada mahasiswa baru agar serius menjalani pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi generasi tangguh, adaptif, serta mampu bersaing di tengah perubahan zaman.

    Menurut Amsakar, perguruan tinggi merupakan tempat untuk mengasah wawasan, logika, dan kemampuan analisis. Ia menyebut mahasiswa Politeknik Negeri Batam sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

    “Perguruan tinggi dapat dimaknai sebagai kawah candradimuka untuk menggembleng dan mengembangkan cakrawala berpikir. Belajarlah dengan baik, jadilah generasi yang membanggakan. Tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi Politeknik Negeri Batam, Kota Batam, dan Indonesia,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan secara cepat. Kehadiran kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), robotika, serta pergeseran pola ekonomi dari sistem konvensional ke platform digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan beradaptasi dan terus belajar.

    Amsakar juga mengapresiasi Politeknik Negeri Batam yang dinilai konsisten menyiapkan lulusan sesuai kebutuhan industri di Batam. Kompetensi yang dikembangkan Politeknik Negeri Batam, kata dia, turut mendukung kebutuhan industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) di Bandara Internasional Hang Nadim, ekosistem digital di Nongsa Digital Park (NDP), hingga sektor galangan kapal di Tanjung Uncang dan Sagulung.

    Menurutnya, perkembangan industri teknologi di Batam, termasuk investasi perusahaan teknologi global, semakin membuka peluang bagi generasi muda. Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

    “Anak-anak Batam harus menjadi tuan di negeri sendiri dan mampu bersaing di tingkat internasional. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama pembangunan Kota Batam,” katanya.

    Amsakar menyampaikan, Pemko Batam terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program. Di antaranya beasiswa strategis melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Politeknik Negeri Batam dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, terutama untuk bidang teknis yang dibutuhkan daerah.

    Selain beasiswa, Pemko Batam menjalankan program seragam sekolah gratis yang kini memasuki tahun kedua. Pemerintah juga memperluas jaminan kesehatan dan perlindungan sosial serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan sejumlah kelompok masyarakat, seperti pengemudi ojek, penambang pancung, pengemudi becak, ketua RT/RW, guru TPQ, imam masjid, dan pendeta.

    Di bidang kesejahteraan sosial, Pemko Batam juga meningkatkan dukungan bagi lanjut usia (lansia) melalui penambahan kuota penerima dan kenaikan nominal insentif menjadi Rp400.000 per orang.

    Menutup arahannya, Amsakar meminta mahasiswa baru menjadikan PKKMB sebagai momentum untuk beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Ia mendorong mahasiswa meninggalkan pola belajar yang hanya berorientasi pada hafalan dan mulai membangun kemampuan berpikir kritis serta analitis.

    Amsakar juga mengingatkan mahasiswa senior agar meninggalkan tradisi perpeloncoan dan menggantinya dengan kegiatan yang membangun karakter, nilai akademik, serta hubungan yang harmonis antarmahasiswa.

    “Sejarah hanya mencatat hal-hal yang luar biasa. Kalau hanya belajar ala kadar, hasilnya akan biasa saja. Belajarlah dengan serius, raih prestasi akademis terbaik, dan jadilah pribadi yang dicari oleh dunia industri,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Peringati Hari Pramuka ke-65, Amsakar Tekankan Teknologi dan Swasembada Pangan

    Peringati Hari Pramuka ke-65, Amsakar Tekankan Teknologi dan Swasembada Pangan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (18/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (18/8/2026). Wali Kota Batam Amsakar Achmad bertindak sebagai pembina upacara.

    Peringatan tersebut berlangsung semarak dengan parade kreativitas dan pertunjukan seni yang ditampilkan anggota Gerakan Pramuka Kota Batam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Majelis Pembimbing dan Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting se-Kota Batam.

    Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, amanat tersebut menekankan peran strategis Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia.

    “Swasembada pangan bukan sekadar persoalan tanam-menanam, melainkan pendidikan karakter, keterampilan, teknologi, dan kewirausahaan. Melalui Gerakan Pramuka, kita membentuk budaya produktif dan kepedulian lingkungan sejak usia muda, dari pola learning by doing menjadi learning, creating, and solving,” kata Amsakar saat membacakan amanat tersebut.

    Amanat Kwarnas juga menyoroti pentingnya penguatan nilai Tri Satya dan Dasa Darma di tengah berbagai tantangan global. Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), perubahan iklim, penyebaran hoaks, hingga perundungan menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kemampuan dan karakter yang kuat

    Melalui Gerakan Pramuka, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga tumbuh sebagai sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.

    Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kota Batam.

     

    “Kreativitas yang ditunjukkan anak-anak kita hari ini membuktikan bahwa Pramuka Batam siap menjadi pionir pembangunan yang berkarakter, terampil, dan menguasai teknologi,” ujarnya.

    Usai upacara, anggota Pramuka berkesempatan berfoto bersama Amsakar dan Li Claudia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus mendorong generasi muda Batam untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Li Claudia Cium Merah Putih, Apresiasi Kesuksesan Rangkaian Upacara HUT ke-81 RI

    Li Claudia Cium Merah Putih, Apresiasi Kesuksesan Rangkaian Upacara HUT ke-81 RI

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberi hormat kepada Merah Putih saat upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 RI di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (17/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Momen khidmat mewarnai upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (17/8/2026) sore. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mencium Sang Merah Putih setelah menerima bendera dari Paskibraka.

    Rangkaian upacara penurunan bendera diawali dengan persembahan seni dan budaya serta penampilan marching band Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) yang menghibur masyarakat dan peserta upacara.

    Momen yang menarik perhatian terjadi ketika Sang Merah Putih selesai diturunkan dan diserahkan kepada Inspektur Upacara, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Sebelum bendera disimpan, Li Claudia mencium Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada simbol negara dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.

    Suasana haru dan bangga turut terasa di tengah masyarakat yang memenuhi kawasan Dataran Engku Putri. Kehadiran warga sejak sore menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di pusat pemerintahan Kota Batam.

    Prosesi penurunan bendera dilaksanakan Paskibraka Kota Batam yang terdiri atas pelajar pilihan dari sejumlah sekolah. Yardan Rajendra Nibras dari SMAS Adhi Nusantara bertugas sebagai Danpok Paskibraka. Sementara itu, Keysa Malika Tambunan dari SMAS Tunas Baru Jin Seung Batam bertugas sebagai pembawa nampan, dengan Delfiza Absara dari SMA Negeri 8 Batam sebagai cadangan.

    Tugas pelipat bendera dijalankan Asyraf Fadhillah Eka Putra dari SMA Negeri 3 Batam. Al Auza’ie Asshufi dari MA Negeri 2 Batam bertugas sebagai pemegang bendera, sedangkan pengulur tali dipercayakan kepada Mario Jobel Frans Wahang Sipahutar dari SMA Lambertus Hari.

    Setelah bendera dilipat dan disiapkan untuk disimpan, Cristina Marito Marpaung dari SMA Negeri 3 Batam bertugas sebagai pembawa bendera. Ia didampingi Alvinto Kayasnin dari SMA Negeri 3 Batam sebagai pengapit kanan dan Steven Sahat Tua Simamora dari SMA Negeri 17 Batam sebagai pengapit kiri.

    Upacara penurunan bendera berlangsung tertib hingga seluruh rangkaian selesai. Kehadiran ribuan warga menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni pemerintahan, melainkan juga menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, persatuan, dan semangat kebangsaan.

    Li Claudia mengapresiasi semua pihak yang menyukseskan seluruh rangkaian upacara HUT ke-81 RI tingkat Kota Batam. “Kami bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada semua petugas dan semua pihak yang turut menyukseskan rangkaian upacara HUT ke-81 RI tingkat Kota Batam,” ujarnya.

    Ia pun mengajak semua pihak untuk memaknai kemerdekaan dengan terus berkontribusi bagi negara dan menjaga kedaulatan negara. “Selamat memperingati HUT ke-81 RI, terus kobarkan semangat perjuangan para pahlawan,” katanya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • HUT ke-81 RI, 1.357 Warga Binaan di Batam Terima Remisi

    HUT ke-81 RI, 1.357 Warga Binaan di Batam Terima Remisi

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan salah seorang penerima remisi di Aula Lapas Kelas IIA Batam, Senin (17/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Sebanyak 1.357 warga binaan di Kota Batam menerima remisi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 19 orang dinyatakan bebas.

    Remisi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, Senin (17/8/2026). Penyerahan remisi juga menjadi momentum bagi warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai titik balik dalam memperbaiki diri.

     

    Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rianto, menyampaikan, di Lapas Kelas IIA Batam (Utama), sebanyak 918 warga binaan menerima remisi dari 1.170 orang yang diusulkan. Sebanyak 15 orang bebas, terdiri atas enam orang yang langsung bebas dan sembilan orang yang masih menjalani pidana kurungan pengganti denda (subsider).

    Sementara itu, di Lapas Perempuan Batam, 186 dari 268 warga binaan menerima remisi, dengan satu orang di antaranya langsung bebas. Adapun di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, sebanyak 253 warga binaan menerima remisi, dengan tiga orang di antaranya langsung bebas.

    Secara keseluruhan, penerima remisi di tiga satuan pemasyarakatan tersebut mencapai 1.357 orang. Angka itu terdiri atas 918 penerima remisi di Lapas Kelas IIA Batam, 186 penerima di Lapas Perempuan Batam, dan 253 penerima di Rutan Kelas IIA Batam.

    Saat membacakan sambutan tertulis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) RI Agus Andrianto, Amsakar mengatakan, pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan kepada warga binaan yang telah mengikuti pembinaan dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.

    Ia menyampaikan, peringatan HUT ke-81 RI mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mengambil bagian dalam pembangunan.

    “Melalui tema ini, sistem pemasyarakatan berkomitmen menghadirkan penegakan hukum yang konsisten dan berintegritas, kepastian hukum yang adil melalui pemberian remisi bagi yang berkelakuan baik, serta memberikan kesempatan bagi alumni binaan untuk berkontribusi kembali di masyarakat,” ujar Amsakar.

    Amsakar juga menekankan pentingnya prinsip zero tolerance di lingkungan pemasyarakatan terhadap peredaran narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, dan pelanggaran etik.

    Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada warga binaan yang memperoleh remisi, terutama mereka yang mendapatkan kebebasan. Amsakar berharap pengalaman selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

    “Saya bersama warga Kota Batam menyambut kalian untuk kembali berkontribusi bagi Kota Batam, bangsa, dan negara yang kita cintai ini,” kata Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)