Blog

  • Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak bagi Masyarakat

    Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak bagi Masyarakat

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberi keterangan kepada awak media usai sidang paripurna di DPRD Kota Batam, Rabu (7/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 berbasis kinerja dan manfaat. Setiap program yang dianggarkan diharapkan memberikan hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.

    Hal itu disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menyampaikan tanggapan dan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (7/10/2026).

    Amsakar mengapresiasi berbagai pandangan, masukan, dan catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan Ranperda APBD 2027 dengan tetap memperhatikan arah kebijakan KUA-PPAS serta kemampuan keuangan daerah.

    “Keberhasilan APBD diukur dari kualitas hasil yang diberikan kepada masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, penganggaran dan pelaksanaan belanja daerah akan diarahkan agar lebih efektif, efisien, akuntabel, dan responsif. Setiap perangkat daerah juga didorong memiliki target, indikator kinerja, jadwal pelaksanaan, penanggung jawab, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi yang jelas.

    Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam APBD 2027, antara lain pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, pendidikan, kesehatan, pengendalian banjir, persampahan, serta pengembangan ekonomi. Pembangunan infrastruktur juga diarahkan lebih merata, termasuk di kawasan hinterland.

    Untuk sektor infrastruktur, Pemko Batam menyiapkan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan, pembangunan jembatan, unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta penguatan infrastruktur dasar dan aksesibilitas di wilayah mainland maupun hinterland.

    “Pembangunan dan peningkatan infrastruktur akan mempertimbangkan urgensi, kondisi lapangan, kebutuhan masyarakat, kesiapan perencanaan, kualitas konstruksi, keselamatan, kemampuan keuangan daerah, dan keberlanjutan pemeliharaan,” kata Amsakar.

    Penanganan banjir dan persampahan juga menjadi prioritas. Penanganan banjir akan dilakukan secara terpadu melalui pembangunan dan pemeliharaan drainase, normalisasi, pengendalian sedimentasi dan sampah, perlindungan daerah resapan, penguatan sistem pompa, serta pengendalian kawasan rawan banjir.

    Sementara di sektor persampahan, pemerintah mengarahkan penguatan pengelolaan dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut mencakup pengurangan dan pemilahan sampah, pengangkutan, pembangunan TPS 3R, pengelolaan sampah di tempat pemrosesan akhir, serta penambahan sarana arm roll truck dan bin container.

    Pemko Batam juga merencanakan pembangunan lanjutan landfill TPA, TPS 3R, serta penguatan layanan pengangkutan sampah di sembilan kecamatan.

    Di bidang pendidikan, program diarahkan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu. Pemerintah menyiapkan bantuan dan beasiswa bagi siswa tidak mampu, seragam sekolah bagi siswa baru SD dan SMP negeri maupun swasta, beasiswa mahasiswa termasuk mahasiswa dari wilayah hinterland, pembangunan ruang kelas baru, pengadaan peralatan pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru.

    Pada sektor kesehatan, Pemko Batam menargetkan penguatan Universal Health Coverage (UHC), peningkatan sarana dan prasarana puskesmas serta RSUD Embung Fatimah, pemenuhan tenaga kesehatan, ketersediaan obat dan alat kesehatan, serta pemerataan akses pelayanan kesehatan.

    Penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari arah kebijakan APBD 2027. Pemko Batam akan meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperkuat kapasitas UMKM, mendorong pemberdayaan industri, serta memfasilitasi perizinan usaha.

    Dalam upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, Pemko Batam telah meneken nota kesepahaman dengan 30 perusahaan besar di Batam dan APINDO. Kesepakatan tersebut diarahkan untuk merealisasikan penyerapan minimal 20 persen tenaga kerja lokal.

    Amsakar menegaskan, ukuran keberhasilan APBD tidak semata-mata dilihat dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari capaian yang dirasakan masyarakat.

    “Pengukuran kinerja akan diarahkan pada capaian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, antara lain penanganan titik banjir, pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, peningkatan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur dasar,” tegas Amsakar.

    Ia berharap pembahasan Ranperda APBD 2027 antara DPRD dan pemerintah daerah berlangsung konstruktif, terbuka, dan tepat waktu. Dengan demikian, APBD yang ditetapkan dapat realistis, sesuai ketentuan, serta mampu mempercepat pencapaian prioritas pembangunan Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian

    Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat silaturahmi bersama RT, RW, LPM se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Selasa (6/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjemput langsung berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Bengkong dalam silaturahmi bersama ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong.

    Kegiatan yang berlangsung di Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Selasa (6/10/2026) malam, menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk membahas sejumlah persoalan yang masih dihadapi warga.

    Berbagai aspirasi disampaikan dalam pertemuan tersebut, mulai dari persoalan banjir, infrastruktur jalan dan jembatan, pengangkutan sampah, air bersih, hingga persoalan lahan.

     

    Amsakar mengatakan, setiap persoalan masyarakat harus dilihat secara menyeluruh agar penanganannya tidak dilakukan secara parsial.

    “Pemerintah harus berpikir komprehensif, berpikir dari hulu sampai hilir untuk menyelesaikan persoalan warga,” ujar Amsakar.

    Terkait banjir, Amsakar menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyiapkan sejumlah opsi penanganan, termasuk di kawasan Bengkong Swadebi. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pembangunan rumah pompa dan kolam retensi untuk mengendalikan genangan air.

    Menurut Amsakar, persoalan banjir di Batam saat ini tersebar di sekitar 167 titik. Karena itu, penanganannya membutuhkan perencanaan yang menyeluruh dan tidak hanya dilakukan saat banjir terjadi.

    “Penanganan banjir harus kita lihat secara menyeluruh. Tidak bisa hanya menyelesaikan persoalan ketika air sudah menggenang,” katanya.

    Selain banjir, warga juga menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur, di antaranya pembangunan jembatan dan pelebaran jalan di depan Kantor Camat Bengkong.

    Amsakar menyampaikan, pembangunan tersebut telah masuk dalam rencana anggaran Pemko Batam untuk 2027.

    Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus berdasarkan kebutuhan masyarakat dan perencanaan yang terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

    Pengangkutan Sampah

    Persoalan pengangkutan sampah juga menjadi perhatian masyarakat Bengkong. Amsakar mengatakan, Pemko Batam telah menganggarkan pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga atau perusahaan swasta.

    Menurutnya, skema tersebut akan segera ditenderkan pada 2026. Pada tahap awal, pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga akan diterapkan di tiga kecamatan, yakni Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang.

    Dengan skema tersebut, armada pengangkutan sampah yang sebelumnya beroperasi di tiga kecamatan itu nantinya dapat dimobilisasi untuk memperkuat pelayanan di enam kecamatan lainnya.

    Selanjutnya, pada 2027, Pemko Batam telah menganggarkan skema serupa untuk tiga kecamatan lainnya, yakni Batu Ampar, Bengkong, dan Lubuk Baja.

    Melalui penataan tersebut, pemerintah menargetkan pengangkutan sampah dapat berlangsung lebih cepat dan teratur. Jadwal pengangkutan juga akan dibuat lebih jelas sehingga masyarakat mengetahui waktu pelayanan di lingkungannya.

    Air Bersih Jadi Perhatian

    Persoalan air bersih menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian serius dalam pertemuan tersebut. Amsakar menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus ditangani secara menyeluruh.

    “Ini adalah soal yang sangat serius dan betul-betul menjadi atensi saya,” tegasnya.

    Untuk merespons persoalan tersebut, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah, termasuk peninjauan langsung ke lapangan. Amsakar turun mengecek kondisi Waduk Nongsa sekaligus menemui warga yang terdampak persoalan pasokan air bersih.

    Pemko Batam juga mengerahkan mobil tangki air secara terjadwal untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kendala pasokan. Distribusi air dilakukan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

    Langkah lainnya dilakukan melalui pengalihan suplai air. Tim teknis menyambungkan pipa koneksi dan mendorong debit air dari Waduk Duriangkang dengan menggunakan pompa penguat atau booster.

    Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pasokan air ke wilayah yang mengalami kendala.

    Sementara itu, terkait persoalan lahan, Amsakar menyebut pemerintah juga menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan secara bertahap.

    Ia menegaskan, Pemko Batam bersama Wakil Wali Kota Batam berkomitmen untuk mengurai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

    “Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota berkomitmen untuk mengurai berbagai persoalan yang dihadapi warga,” kata Amsakar.

    Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Batam memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan menjadi bahan bagi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan pembangunan di Kecamatan Bengkong. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • INDONESIA JUARA FIFA ASEAN CUP 2026

    INDONESIA JUARA FIFA ASEAN CUP 2026

    Dataran Engku Putri bergemuruh! Ribuan warga Batam bersama Wali Kota, Amsakar Achmad, merayakan kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup.

    Semangat, kebersamaan, dan kebanggaan untuk Garuda menyatu dalam satu malam penuh suka cita saat nobar Indonesia vs Thailand bersama warga di Dataran Engku Putri, Batam, Senin (5/10/2026).

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI

    #IndonesiaJuara #TimnasIndonesia #FIFAASEANCup #AmsakarAchmad #MediaCenterBatam

  • Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga Batam

    Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 bersama ribuan warga di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (5/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Kemenangan Tim Nasional Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup disambut meriah ribuan warga Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (5/10/2026) malam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut larut dalam kegembiraan bersama masyarakat, menyaksikan perjuangan skuad Garuda hingga memastikan Indonesia keluar sebagai juara.

    Berbaur bersama warga, Amsakar menyaksikan jalannya pertandingan dengan penuh antusias. Bahkan, ia mengapresiasi konsistensi permainan Timnas Indonesia yang dinilainya menunjukkan kematangan taktik, disiplin, dan semangat juang tinggi.

    “Sejak menit awal, saya sangat yakin Indonesia bisa keluar sebagai juara. Tempo permainan timnas kita sangat konsisten, alur bola berjalan rapi, dan stamina pemain terjaga dengan baik,” ujar Amsakar usai merayakan kemenangan bersama warga Batam.

    Pertandingan berlangsung sengit. Saat Thailand harus bermain dengan 10 pemain, Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan lawan. Indonesia mampu memberikan perlawanan hingga unggul lebih awal 1-0. Tak berselang lama, Tim Thailand mampu mencetak gol penyeimbang, bahkan mampu membalikkan keadaan menjadi 1-2 atas Indonesia. Timnas Indonesia tak menyerah, dan berhasil membuat skor imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.

    Pertandingan berlanjut adu pinalti dan Indonesia unggul 4-2 di babak pinalti dan mengantarkan Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    Sepanjang pertandingan, Amsakar bersama ribuan warga tak henti memberikan dukungan. Chant untuk skuad Garuda terus menggema di Dataran Engku Putri.

    Kemenangan Indonesia langsung disambut ledakan kegembiraan. Warga saling bersorak dan merayakan keberhasilan skuad Garuda meraih gelar juara.

    Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim pelatih yang telah berjuang hingga membawa Indonesia menjadi juara.

    “Alhamdulillah, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bergema dari Dataran Engku Putri malam ini, dijawab dengan kemenangan manis. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ini hasil yang layak diraih berkat perjuangan pantang menyerah di lapangan,” kata Amsakar.

    Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan masyarakat. Nobar di Dataran Engku Putri menjadi ruang bagi warga dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

    Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian berbagai hadiah atau doorprize kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan dalam kuis seputar sepak bola dan program pembangunan Kota Batam.

     

    Amsakar berharap semangat dan kebersamaan yang tercipta melalui dukungan terhadap Timnas Indonesia dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Batam.

    “Ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu dan memberikan dukungan, energi positifnya luar biasa. Malam ini kita merasakan kebahagiaan yang sama karena Indonesia juara,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia

    Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia

    Dengan semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, mari terus perkokoh sinergi TNI dan rakyat dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    TNI Bersama Rakyat, Indonesia Kuat!

    Selamat HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026.

    HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    #HUTTNI81 #DirgahayuTNI #TNIBersamaRakyat #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam

  • Amsakar Buka Kolaborasi Pemko Batam-IPDN untuk Penguatan Birokrasi dan SDM

    Amsakar Buka Kolaborasi Pemko Batam-IPDN untuk Penguatan Birokrasi dan SDM

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan Wakil Rektor IPDN Bidang Administrasi, Arief M. Edie, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan silaturahmi jajaran Rektorat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan IPDN, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

    Kunjungan tersebut dihadiri Wakil Rektor IPDN Bidang Administrasi Arief M. Edie dan Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian Bernhard Rondonuwu. Amsakar menyambut baik kunjungan jajaran Rektorat IPDN tersebut. Sebagai alumnus program doktor ilmu pemerintahan IPDN, ia menegaskan keterbukaan Pemko Batam untuk terus membangun kolaborasi strategis dengan IPDN.

    Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk memperkuat kapasitas aparatur sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “IPDN memiliki peran yang sangat vital dalam mencetak calon pemimpin dan pamong praja yang profesional, andal, serta memiliki integritas tinggi,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, sinergi Pemko Batam dan IPDN tidak hanya berkaitan dengan penempatan praja untuk magang atau pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui riset di bidang pemerintahan, kajian kebijakan publik, serta pengembangan inovasi tata kelola pemerintahan.

     

    Amsakar menegaskan, Pemko Batam siap mendukung berbagai program akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang digagas IPDN. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh praja di lingkungan akademik dapat diterapkan secara langsung dalam pelayanan publik.

    “Kita ingin pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di kampus dapat memberikan manfaat nyata ketika diterapkan di tengah masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, jajaran Rektorat IPDN menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Wali Kota Batam beserta jajaran Pemko Batam. IPDN juga menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam melalui berbagai program, antara lain magang praja, riset kebijakan publik, dan pendampingan inovasi daerah.

    Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas pamong praja dan penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Percepat Pembangunan

    Amsakar Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Percepat Pembangunan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Upacara HUT ke-81 TNI tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keamanan serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

    Hal itu disampaikan Amsakar usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10/2026).

    Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung semangat memperkuat sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama di wilayah perbatasan dan maritim Kepulauan Riau.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran TNI, khususnya yang bertugas di wilayah Kepulauan Riau dan Kota Batam. Menurutnya, TNI memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah, termasuk mendukung kelancaran pembangunan serta menjaga wilayah perbatasan.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan seluruh masyarakat Kota Batam, kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. TNI adalah garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan kedaulatan wilayah kita,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, posisi Batam sebagai daerah kepulauan dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional di kawasan perbatasan membuat stabilitas keamanan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian.

    Karena itu, Amsakar menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur masyarakat perlu terus diperkuat.

    “Sesuai dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, kami di Pemko Batam siap terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama TNI. Keamanan wilayah maritim dan stabilitas daerah adalah kunci utama untuk mendorong percepatan pembangunan, investasi, serta kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I), Laksamana Muda TNI Amrin R.H, menyampaikan bahwa kedekatan antara TNI dan masyarakat hingga kini terus terjaga. Ia menilai hal tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Kesan yang saya rasakan adalah bahwa TNI masih dicintai oleh masyarakat. Kemudian TNI masih bisa nyata berkarya bagi masyarakat, dan karya-karya TNI khususnya saat ini bisa nyata dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

    Amrin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Indonesia.

    “Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI membangun Indonesia menuju cita-cita kita bersama, menuju masyarakat yang adil dan makmur, Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” katanya.

    Menanggapi pertanyaan awak media terkait perhatian pemerintah pusat terhadap pengamanan wilayah kelautan Kepulauan Riau, Amrin mengatakan sektor maritim menjadi salah satu prioritas, termasuk melalui penguatan dan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

    “Untuk kelautan Kepri, masyarakat bisa melihat sendiri bagaimana perhatian pemerintah dan prioritas arah pembangunan alutsista kita. Bapak Presiden sudah sangat memperkuat alat pertahanan negara di hampir semua matra,” jelasnya.

    Ia menjelaskan, penguatan sektor maritim dilakukan dengan mengintegrasikan kekuatan laut dan udara. Menurutnya, perhatian terhadap kemampuan pertahanan di sektor tersebut terus ditingkatkan untuk memperkuat pengamanan wilayah Indonesia.

    “Sudah didatangkan kapal-kapal ukuran besar yang mampu beroperasi di laut dalam waktu cukup lama, seperti kapal induk hingga kapal-kapal fregat berukuran besar. Sementara untuk udara, kita memiliki pesawat tempur dan pesawat patroli udara maritim. Jadi, perhatian di sektor maritim sudah sangat luar biasa,” tuturnya.

    Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Tugu Sirih Tanjungpinang turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau, tokoh masyarakat, serta pimpinan instansi vertikal se-Kepulauan Riau. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

    Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan insentif saat menghadiri Silaturahmi bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Minggu (4/10/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Batam.

    Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang Tahun 2026 di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Minggu (4/10/2026) malam.

    Amsakar mengatakan, pembangunan Batam membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, RT dan RW memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari mata rantai pelayanan pemerintah di tingkat lingkungan.

    “Batam membutuhkan ikhtiar bersama. Batam tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan. Yang kita perlukan adalah bagaimana RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat mendukung kebijakan lurah dan camat. Dengan begitu, Bapak dan Ibu sekalian sudah menyokong penuh arah kebijakan pembangunan Pemko Batam,” ujar Amsakar.

    Ia menilai, komunikasi langsung dengan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai program pemerintah dapat dipahami dan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Karena itu, forum silaturahmi menjadi salah satu ruang untuk menyelaraskan informasi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat koordinasi.

    “Silaturahmi ini momentum untuk mempertemukan kembali hati kita, mendekatkan jarak, dan meluruskan hal-hal yang kurang tepat. Saya selalu ingatkan kepada camat dan lurah, jika ingin berhasil melayani warga, perbanyaklah turun dan bersilaturahmi dengan RT, RW, serta tokoh masyarakat,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

    Dari sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I dengan realisasi investasi sebesar Rp39,89 triliun. Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi Batam sebagai tujuan investasi, termasuk melalui masuknya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan (AI) berskala internasional.

    Di bidang pendidikan, Pemko Batam telah membagikan 105.670 set seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan.

    Pada sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) berbasis KTP telah mencapai 98 persen penduduk Kota Batam. Pemerintah juga meningkatkan insentif bagi 4.000 lansia menjadi Rp300.000.

    Sementara itu, program pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM telah menjangkau 1.500 pemohon dengan nilai realisasi Rp1,3 miliar.

    Di bidang ketenagakerjaan, Pemko Batam menyelenggarakan 108 jenis pelatihan kerja bagi 4.433 peserta. Pemerintah juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di bawah naungan Apindo untuk memprioritaskan minimal 20 persen kuota rekrutmen bagi tenaga kerja lokal.

    Amsakar juga menyampaikan penurunan angka kemiskinan Batam dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam mencapai 83,8.

    “Semua raihan ini bukan klaim personal Amsakar-Li Claudia, melainkan hasil kontribusi kolektif dari RT, RW, LPM, pimpinan kecamatan, kelurahan, Forkopimda, hingga kader Posyandu dan PKK. Mari kita hentikan ego sektoral dan terus berorkestrasi membangun Batam,” tutur Amsakar.

    Menurut Amsakar, capaian tersebut perlu terus dijaga melalui kerja bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan perangkat pemerintahan di tingkat bawah dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan hingga ke lingkungan.

    Pertemuan dengan RT, RW, dan LPM Sekupang tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Batam memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah berharap koordinasi yang terbangun dapat mempercepat penyampaian aspirasi dan penyelesaian berbagai persoalan di tingkat lingkungan.

    Sementara itu, perwakilan Tokoh Masyarakat Kecamatan Sekupang, Fajar Fajri Pembudi, menyampaikan bahwa pembangunan di wilayah tersebut mulai dirasakan masyarakat, antara lain melalui perbaikan drainase, jalan, dan layanan pengangkutan sampah.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali atas silaturahmi ini. Di Sekupang, dampak pembangunan sangat terasa: drainase dan jalan berjalan baik, serta pengangkutan sampah di lingkungan perumahan sudah berjalan sesuai aturan,” ujar Fajar.

    Ia menambahkan, RT, RW, dan tokoh masyarakat Sekupang siap mendukung serta mengawal keberlanjutan program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam.

    Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam mendukung pembangunan Batam dari tingkat lingkungan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand, Amsakar-Li Claudia Undang Warga Nobar di Engku Putri

    Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand, Amsakar-Li Claudia Undang Warga Nobar di Engku Putri

    Pemko Batam gelar nobar Final FIFA ASEAN CUP 2026 di Dataran Engku Putri Batamcentre, Senin (5/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengundang masyarakat untuk nonton bersama (nobar) laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand di Dataran Engku Putri, Senin (5/10/2026).

    Nobar tersebut dijadwalkan berlangsung di depan Museum Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, mulai pukul 17.30 WIB. Kegiatan ini menjadi ajakan bagi masyarakat Batam untuk memberikan dukungan kepada Tim Nasional Indonesia yang akan menghadapi Thailand pada partai puncak.

    Amsakar mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pertandingan tersebut untuk berkumpul dan memberikan dukungan kepada para pemain Timnas Indonesia.

    “Mari kita ramaikan dan dukung Timnas Indonesia bersama-sama. Kita tunjukkan semangat dan kebanggaan sebagai warga Indonesia melalui dukungan yang positif,” ujar Amsakar.

    Menurut Amsakar, nobar tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat Batam.

    Ia berharap warga yang hadir dapat menjaga suasana tetap tertib, aman, dan nyaman sehingga nobar dapat berlangsung meriah tanpa mengurangi semangat persaudaraan.

    Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand diperkirakan menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak warga Batam hadir dan memberikan dukungan bersama bagi perjuangan Timnas Indonesia.

    “Mari kita doakan dan dukung bersama agar Indonesia menjadi juara. Sampai bertemu di Dataran Engku Putri,” katanya.

    Nobar final FIFA ASEAN Cup 2026 di Dataran Engku Putri terbuka bagi masyarakat. Warga Batam dapat hadir bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas untuk menyaksikan pertandingan sekaligus merasakan atmosfer dukungan bagi Timnas Indonesia. (Humas Diskominfo Batam)

  • Ekonomi dan Investasi Tumbuh, Batam Makin Diperhitungkan Dunia

    Ekonomi dan Investasi Tumbuh, Batam Makin Diperhitungkan Dunia

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat menghadiri silaturahmi bersama RT, RW, LPM se-Kecamatan Sagulung di Gedung Serbaguna Plaza Kecamatan Sagulung, Sabtu (3/10/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas yang terus menguat semakin mempertegas posisi Batam sebagai daerah yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

    Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama LPM, RW, RT, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Sagulung di Gedung Serbaguna Plaza Kecamatan Sagulung, Sabtu (3/10/2026) malam.

    Menurut Amsakar, silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat bukan sekadar menjadi ajang bertemu dan bertukar informasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, menyatukan persepsi, serta membangun kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

    “Esensi dari silaturahmi adalah bagaimana kita terus memperkuat hubungan, membangun komunikasi dan kebersamaan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Batam,” ujar Amsakar.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan perkembangan ekonomi Batam. Ia menyebut realisasi investasi Batam pada Semester I 2026 telah mencapai sekitar Rp40 triliun.

    Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai kawasan investasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi.

    Pertumbuhan ekonomi Batam pada Semester I 2026 juga tercatat mencapai 7,28 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 yang berada di level 6,76 persen.

    “Angka-angka makro ekonomi kita hari ini menunjukkan geliat yang membanggakan. Pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 7,28 persen dan investasi terus bergerak. Ini menunjukkan bahwa Batam memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat,” katanya.

    Amsakar mengatakan perkembangan tersebut turut mendorong perhatian terhadap Batam hingga ke tingkat internasional. Salah satunya terlihat dari masuknya investasi di sektor teknologi dan infrastruktur digital.

    Ia mencontohkan rencana pembangunan kampus Nvidia DSX AI Factory di Batam yang dikembangkan Firmus Technologies, perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan asal Australia, melalui kemitraan strategis dengan Nvidia dan DayOne. Proyek tersebut direncanakan memiliki kapasitas 360 megawatt dengan target operasional pada kuartal I 2027.

    “Batam sekarang sudah tidak lagi hanya diperbincangkan di level nasional, tetapi sudah menjadi perhatian dunia internasional. Kita bisa melihat bagaimana investasi di bidang AI dan pusat data mulai masuk ke Batam. Ini menunjukkan bahwa Batam memiliki posisi yang semakin strategis,” ungkapnya.

    Selain investasi di sektor teknologi, Amsakar menyoroti penguatan konektivitas Batam. Berdasarkan catatan UN Trade and Development (UNCTAD), Batam masuk dalam 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia pada kuartal II 2026. Batam tercatat berada di peringkat keenam.

    Menurut Amsakar, capaian tersebut menunjukkan bahwa posisi strategis Batam di jalur perdagangan internasional semakin diperkuat oleh perkembangan infrastruktur dan konektivitas.

    “Semua ini menunjukkan bahwa Batam sedang bergerak. Investasi tumbuh, ekonomi tumbuh, konektivitas semakin kuat, dan perhatian dunia terhadap Batam semakin besar,” ujarnya.

    Meski demikian, Amsakar menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai angka. Pertumbuhan ekonomi dan investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pembukaan lapangan kerja, perkembangan usaha masyarakat, peningkatan pelayanan publik, maupun pembangunan infrastruktur.

    Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga suasana Batam tetap kondusif serta memperkuat kolaborasi.

    Amsakar menegaskan, pembangunan Batam merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi.

    “Batam ini milik kita bersama. Pemerintah bekerja, masyarakat juga ikut bergerak. Kalau energi kebersamaan ini terus kita rawat, insyaallah berbagai kompleksitas persoalan yang ada dapat kita hadapi bersama dan Batam akan semakin maju,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)