Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Atlet Muda Batam Unjuk Kemampuan di Seleksi O2SN Panjat Tebing

    Atlet Muda Batam Unjuk Kemampuan di Seleksi O2SN Panjat Tebing

    Atlet muda Batam mengikuti seleksi O2SN cabang olahraga panjat tebing Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Lapangan Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti, Senin (25/5/2026).

    Diskominfo Batam – Sebanyak 27 pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Batam menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga panjat tebing Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti, Senin (25/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sejak 23 hingga 26 Mei 2026 ini menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda berbakat yang diproyeksikan mewakili Kota Batam pada kompetisi tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

    Dalam seleksi tersebut, peserta bertanding pada dua nomor yang diperlombakan, yakni lead dan speed. Untuk tingkat SMA, diikuti 10 peserta putra dan 7 peserta putri. Sementara tingkat SMP diikuti 7 peserta putra dan 3 peserta putri.

    Kompetisi berlangsung penuh semangat dengan para atlet muda menunjukkan kemampuan teknik, ketangkasan, serta mental bertanding di hadapan para pelatih dan official.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan kegiatan O2SN bukan sekadar ajang perlombaan, namun juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.

    “Kegiatan ini merupakan wadah pengembangan bakat dan karakter peserta didik,” katanya.

    Sementara itu, salah satu panitia O2SN tingkat SMP-SMA yang akrab disapa Mas Nung menilai ajang tersebut menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet muda potensial Kota Batam yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan.

    “Kami berharap para atlet yang bertanding hari ini dapat terus berkembang dan mampu berlaga hingga tingkat nasional,” ujarnya.

    Para pemenang seleksi tingkat kota nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti O2SN tingkat provinsi dengan harapan mampu membawa nama Kota Batam berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (Humas Diskominfo Batam / Yogi F)

  • Selamat Ulang Tahun Ibu Li Claudia Chandra

    Selamat Ulang Tahun Ibu Li Claudia Chandra

    Bertambah usia, bertambah pula semangat untuk terus mengabdi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

    Semoga di usia ke-54 ini senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah untuk Kota Batam.

    Terima kasih atas dedikasi, semangat, dan kebersamaan yang terus menginspirasi dalam pembangunan Batam.

    Terus menginspirasi, terus berkarya untuk Batam yang maju dan membanggakan.

    #SelamatUlangTahun #LiClaudiaChandra #BatamMaju #MediaCenterBatam

  • Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

    Plh Wali Kota Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Batam, Li Claudia Pesan JCH Jaga Kesehatan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, berbaur bersama JCH Kloter 25 Embarkasi Batam saat pelepasan JCH di Asrama Haji Batam, Kamis (21/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 25 Embarkasi Batam di Asrama Haji Batam, Kamis (21/5/2026). Kloter 25 menjadi kelompok terbang terakhir yang diberangkatkan melalui Embarkasi Batam pada musim haji tahun 2026. Kloter ini membawa 187 jemaah yang berasal dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, serta Provinsi Jambi.

    Dalam rombongan tersebut, turut menunaikan ibadah haji Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar.

    Sebelum bertolak menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Amsakar bersama rombongan terlebih dahulu melewati proses pemeriksaan dan persiapan keberangkatan di asrama haji. Selanjutnya, para jemaah melaksanakan salat magrib berjamaah sebelum memasuki tahapan keberangkatan menuju Tanah Suci.

    Suasana haru dan khidmat mewarnai prosesi pelepasan yang dihadiri keluarga jemaah, jajaran Pemerintah Kota Batam, serta BP Batam.

    Dalam sambutannya, Li Claudia mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, kebersamaan, dan saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mendoakan seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji. Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan saling membantu sesama jemaah selama di Tanah Suci,” ujar Li Claudia.

    Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan Embarkasi Batam selama musim haji tahun ini.

    “Terima kasih atas dukungan sarana dan prasarana yang digunakan untuk penyelenggaraan PPIH Embarkasi Batam. Dari kloter pertama hingga kloter 25, dukungan pemerintah sangat luar biasa sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar,” ujarnya.

    Muhammad Syafi’i juga berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga niat dan fokus selama menjalankan ibadah.

    Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri dan meraih ridha Allah Swt.

    “Haji bukan perjalanan wisata ataupun untuk mencari gelar haji, melainkan untuk meraih ampunan Allah SWT. Luruskan niat, jangan memaksakan diri, jaga kesehatan fisik dan emosi, perbanyak zikir, serta fokus beribadah,” pesannya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Pelebaran Jalan Tengku Sulung Dimulai, Pemko Batam Targetkan Rampung Akhir Tahun

    Pelebaran Jalan Tengku Sulung Dimulai, Pemko Batam Targetkan Rampung Akhir Tahun

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mempercepat penataan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya mengurai kepadatan lalu lintas dan meningkatkan konektivitas di kawasan perkotaan. Salah satu proyek yang mulai direalisasikan tahun ini adalah pembangunan dan pelebaran Jalan Tengku Sulung di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, dengan nilai anggaran sebesar Rp14,6 miliar.

    Proyek tersebut mencakup pelebaran ruas jalan sepanjang 2,2 kilometer, dimulai dari Simpang Cikitsu hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Selama ini, ruas Jalan Tengku Sulung dikenal sebagai salah satu titik dengan volume kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja maupun sekolah.

    Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Medani Tractorindo Perkasa sebagai kontraktor pelaksana dan diawasi oleh PT Ganesha Pratama Consultant. Berdasarkan kontrak Nomor 63/000.3.3/SPJ/RJ/BM/IV/2026, proyek ditargetkan selesai dalam waktu 210 hari kalender atau sekitar tujuh bulan, sehingga diperkirakan dapat mulai dimanfaatkan masyarakat pada triwulan IV tahun 2026.

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurutnya, perkembangan kawasan Batam Kota yang semakin pesat perlu diimbangi dengan infrastruktur yang memadai agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan efisien.

    “Kami berharap pembangunan jalan ini benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam mengurangi kemacetan maupun mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujar Rudi.

    Pelebaran Jalan Tengku Sulung dinilai strategis karena berada di kawasan pertumbuhan permukiman, pusat pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Selama ini, keterbatasan kapasitas jalan sering memicu antrean kendaraan dan memperpanjang waktu tempuh pengguna jalan.

    Melalui peningkatan kapasitas jalan tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, waktu perjalanan lebih efisien, serta kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat meningkat.

    Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat yang melintasi ruas Jalan Tengku Sulung diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan di sekitar lokasi proyek.

    Warga di kawasan sekitar, khususnya Kelurahan Belian dan Baloi Permai, menyambut positif dimulainya pembangunan tersebut. Mereka berharap pengerjaan dapat berjalan sesuai target dan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat selama masa konstruksi berlangsung. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Pamit ke Tanah Suci, Amsakar Titip Batam dan Mohon Doa untuk Perjalanan Haji

    Pamit ke Tanah Suci, Amsakar Titip Batam dan Mohon Doa untuk Perjalanan Haji

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, menyalami Jemaah Calon Haji Batam saat pelepasan keberangkatan di Masjid Agung Raja Hamidah Batamcentre, Rabu (20/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Suasana hangat bercampur haru terasa di Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Rabu (20/5/2026). Di tengah pelepasan 187 Jemaah Calon Haji Kloter 25 Embarkasi Batam, ada satu momen yang menjadi perhatian: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut berdiri sebagai bagian dari rombongan yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.

    Bukan sebagai kepala daerah yang melepas keberangkatan, kali ini Amsakar hadir sebagai calon jemaah haji. Bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, ia akan menjalani perjalanan spiritual menuju Tanah Suci bersama ratusan jemaah asal Batam lainnya.

    Di hadapan jajaran Pemerintah Kota Batam, BP Batam, keluarga jemaah, dan masyarakat yang hadir, Amsakar menyampaikan rasa syukur sekaligus memohon doa agar seluruh rangkaian ibadah yang dijalani diberikan kelancaran.

    “Sebagai calon jemaah calon haji, saya memohon doa dari keluarga besar Pemerintah Kota Batam dan BP Batam agar perjalanan kami dilancarkan, ibadah dimudahkan, dan kami dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur,” kata Amsakar.

    Namun, pesan yang disampaikan Amsakar tidak hanya soal perjalanan ibadah. Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

    Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik dan spiritual, tetapi juga tentang bagaimana saling menjaga dan menguatkan satu sama lain.

    “Teman-teman yang berangkat mari menjaga kekompakan dan nama baik Kota Batam. Kalau dalam perjalanan ada sikap atau tindakan saya yang kurang berkenan, jangan sungkan untuk mengingatkan. Ini perjalanan bersama, jadi kita harus saling menopang dan peduli,” ujarnya.

    Di momen perpisahan itu, Amsakar juga menyampaikan pesan khusus kepada jajaran Pemerintah Kota Batam. Selama menjalankan ibadah haji, ia menitipkan amanah pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

    “Saya titip Batam dan jalannya pemerintahan kepada Ibu Wakil Wali Kota. Saya berharap seluruh jajaran memberikan dukungan penuh agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Pemerintah Kota Batam secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji Kloter 25 yang dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci pada Kamis (21/5/2026).

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah dan berharap perjalanan ibadah haji dapat dijalani dengan lancar, sehat, dan penuh kekhusyukan.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat menunaikan rukun Islam kelima kepada seluruh Jemaah Calon Haji Kota Batam Kloter 25. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” ujarnya.

    Ia juga menitipkan harapan agar para jemaah turut mendoakan para pemimpin dan masyarakat Batam agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam membangun daerah.

    Pelepasan kemudian ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada para jemaah. Di antara pelukan keluarga dan doa yang dipanjatkan, langkah menuju Tanah Suci pun dimulai membawa harapan agar seluruh jemaah kembali ke Batam dengan kesehatan dan predikat haji yang mabrur. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Amsakar Ingatkan ASN Batam Hindari Polarisasi, Li Claudia Jalankan Amanah Sebagai Plh Wali Kota

    Amsakar Ingatkan ASN Batam Hindari Polarisasi, Li Claudia Jalankan Amanah Sebagai Plh Wali Kota

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, serta Sekda Batam, Firmansyah, memberi arahan kepada ASN Pemko Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (20/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan pengarahan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (20/5/2026).

    Dalam arahannya, Amsakar menyampaikan sejumlah pesan terkait menjaga stabilitas organisasi pemerintahan menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan roda pemerintahan harus tetap berjalan optimal selama masa pelaksanaan ibadah tersebut.

    Amsakar menjelaskan, selama dirinya menjalankan ibadah haji yang dijadwalkan berangkat 21 Mei 2026, Wakil Wali Kota Batam sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota untuk menjalankan tugas pemerintahan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

    “Saya ingin menyampaikan kepada seluruh jajaran agar memberikan dukungan penuh kepada Ibu Wakil Wali Kota selama saya melaksanakan ibadah haji. Pemerintahan harus tetap berjalan secara solid dan kompak,” ujar Amsakar.

    Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak membangun polarisasi di lingkungan kerja yang didasari kedekatan pribadi maupun perbedaan pandangan. Menurutnya, loyalitas terhadap organisasi dan semangat kebersamaan harus menjadi prioritas demi menjaga stabilitas pemerintahan serta kualitas pelayanan publik.

    “Saya tidak ingin di lingkungan Pemerintah Kota Batam tumbuh polarisasi atas dasar suka dan tidak suka. Jangan sampai muncul kelompok-kelompok yang justru mengganggu semangat kebersamaan dan kinerja organisasi,” tegasnya.

    Amsakar menilai tantangan birokrasi saat ini semakin besar seiring tingginya keterbukaan informasi. Karena itu, aparatur pemerintah dituntut menjaga etika, komunikasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

    “Kita berada pada era keterbukaan informasi. Apa pun yang dilakukan akan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, kehati-hatian dalam bersikap harus dijaga. Jangan menunjukkan sikap arogan atau merasa lebih dari yang lain,” katanya.

    Ia juga meminta seluruh ASN tetap menjaga suasana kerja yang harmonis dan mendukung setiap kebijakan pimpinan agar program pembangunan dan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan.

    “Jaga kekompakan, dukung arahan pimpinan, dan jangan ada hal-hal yang mengganggu soliditas organisasi. Tumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap organisasi kita,” tambahnya.

    Sementara itu, Li Claudia Chandra menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik selama Wali Kota Batam menunaikan ibadah haji.

    “Saya dari dulu sampai hari ini tetap tegak lurus terhadap pimpinan. Fokus kita adalah bekerja, memastikan pelayanan berjalan, dan seluruh agenda pemerintahan tetap terlaksana dengan baik,” ujar Li Claudia.

    Pada kesempatan tersebut, Li Claudia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam untuk mendoakan agar Wali Kota Batam dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

    “Yang terpenting, mari kita doakan agar bapak berangkat dalam keadaan sehat dan kembali ke Batam juga dalam keadaan sehat,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Pemko Batam dan DPRD Tanjung Jabung Barat Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Pelayanan Publik

    Pemko Batam dan DPRD Tanjung Jabung Barat Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Pelayanan Publik

    Sekda Batam, Firmansyah, menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (20/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (20/5/2026).

    Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Agenda utama yang dibahas meliputi strategi peningkatan pendapatan daerah melalui penguatan sektor ekonomi, tata kelola keuangan, dan pelayanan kesehatan.

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dinilai menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus ruang berbagi pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

    Menurutnya, Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra terus berupaya mendorong pembangunan yang adaptif, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

    “Pertemuan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah. Pemerintah Kota Batam terbuka untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi pembangunan guna mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Firmansyah.

    Ia menjelaskan, sebagai salah satu kawasan strategis nasional, Batam terus memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, percepatan pembangunan infrastruktur, digitalisasi pelayanan publik, dan optimalisasi potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Firmansyah juga menekankan pentingnya inovasi birokrasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis.

    “Daerah saat ini dituntut bergerak cepat, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan. Karena itu, sinergi dan pertukaran wawasan antarpemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pembangunan,” katanya.

    Sementara itu, rombongan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengapresiasi perkembangan Kota Batam yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong pembangunan secara berkelanjutan.

    Mereka menyebut kunjungan tersebut memberikan banyak referensi dan masukan, terutama terkait pengelolaan potensi daerah, penguatan sektor ekonomi, tata kelola keuangan, serta pengembangan pelayanan publik yang terintegrasi.

    Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan berbagai isu strategis, mulai dari penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga penyusunan kebijakan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan dan kolaborasi antardaerah dalam mendukung percepatan pembangunan dari daerah menuju Indonesia yang lebih maju. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Pemko Batam dan BRK Syariah Teken Kerja Sama Subsidi Margin untuk Pelaku UMKM

    Pemko Batam dan BRK Syariah Teken Kerja Sama Subsidi Margin untuk Pelaku UMKM

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menandatangani kerja sama di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pembiayaan yang lebih ringan dan terjangkau bagi pelaku usaha.

    Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemko Batam dan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) tentang subsidi margin bagi pelaku usaha mikro di Kota Batam. Penandatanganan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19/5/2026).

    Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa keberpihakan terhadap UMKM merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor UMKM selama ini terbukti memiliki daya tahan tinggi dan berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja.

    “Keberpihakan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah selalu menjadi bagian dari arah pembangunan yang kita bangun. Karena sektor inilah yang memiliki daya tahan kuat dan berkontribusi besar dalam membuka lapangan pekerjaan,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, pertumbuhan UMKM memiliki efek langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pada sektor ekonomi kerakyatan. “Ketika usaha mikro tumbuh, maka ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Karena itu, UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional,” katanya.

    Meski memiliki peran strategis, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Sedikitnya ada lima persoalan utama yang perlu mendapat perhatian, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan manajemen usaha, kemasan produk, akses permodalan, dan pemasaran.

    Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha.

    “Lima hal ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pelaku usaha. Yang kita harapkan adalah UMKM benar-benar tumbuh, berkembang, dan mampu naik kelas,” tegasnya.

    Amsakar menambahkan, program subsidi margin menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mempermudah pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dengan skema yang lebih ringan.

    Sementara itu, Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menyampaikan bahwa sektor UMKM telah terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi.

    “Pelaku UMKM merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi tekanan ekonomi dan hal itu telah terbukti dalam berbagai situasi yang pernah kita hadapi,” ujarnya.

    Helwin menjelaskan, secara keseluruhan BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan kepada sektor UMKM sekitar Rp13,3 triliun. Khusus di Kota Batam, realisasi pembiayaan pada 2025 mencapai Rp56 miliar, sedangkan hingga April 2026 telah terealisasi sebesar Rp16 miliar.

    Ia optimistis kolaborasi melalui program subsidi margin bersama Pemerintah Kota Batam akan semakin mempercepat akses pembiayaan dan memperkuat kapasitas usaha masyarakat.

    “Program ini diharapkan memberi dampak positif terhadap percepatan pembiayaan sekaligus memperkuat daya tahan dan pertumbuhan usaha masyarakat,” kata Helwin.

    Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap pelaku UMKM semakin memiliki peluang untuk berkembang, meningkatkan daya saing, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Perkuat Ekonomi Keluarga, DWP Batam Kampanyekan Pemanfaatan Pekarangan untuk Pertanian Rumah Tangga

    Perkuat Ekonomi Keluarga, DWP Batam Kampanyekan Pemanfaatan Pekarangan untuk Pertanian Rumah Tangga

    Ketua DWP Kota Batam, Erdawati Firmansyah. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga dan ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Group Discussion (FGD) Pertanian Kota Batam Tahun 2026 yang diselenggarakan Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Batam bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (19/5/2026).

    Kegiatan ini diikuti pengurus dan anggota DWP Kota Batam, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Batam, Persatuan Istri Dewan (Piswan) Kota Batam, Persatuan Istri Karyawan (Pikori) BP Batam, serta ketua unit DWP dari berbagai perangkat daerah.

    Ketua DWP Kota Batam, Erdawati Firmansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk membangun kemandirian keluarga melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan rumah.

    Menurutnya, penguatan ekonomi keluarga tidak selalu dimulai dari skala besar, tetapi dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan berkelanjutan, seperti memanfaatkan pekarangan rumah untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

    “Melalui forum ini kami ingin membuka ruang berbagi informasi, memperkuat motivasi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai praktik pertanian sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga. Harapannya, rumah tangga dapat lebih produktif, kebutuhan pokok lebih terkendali, dan pada akhirnya turut menjaga daya beli masyarakat,” ujar Erdawati.

    Ia menjelaskan, kondisi geografis Batam yang memiliki keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif dengan mengoptimalkan ruang yang tersedia di lingkungan rumah.

    Salah satu langkah yang didorong melalui FGD tersebut adalah pemanfaatan pekarangan dengan metode tanam dalam pot (tabulapot), budidaya tanaman obat keluarga, hingga penanaman sayuran dan tanaman bumbu yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

    Erdawati menilai keterlibatan keluarga ASN dan anggota Dharma Wanita memiliki peran strategis dalam membangun budaya produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling dasar.

    “Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian, tetapi dimulai dari keluarga. Jika rumah tangga mampu memenuhi sebagian kebutuhannya sendiri, maka secara tidak langsung kita ikut menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” katanya.

    Ia menambahkan, hasil dari pelaksanaan FGD akan dievaluasi dalam enam bulan ke depan untuk melihat sejauh mana praktik yang telah dibahas dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi keluarga peserta.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap terbentuk gerakan bersama yang mendorong keluarga lebih mandiri, produktif, dan mampu menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Humas Diskominfo Batam)

  • Li Claudia Tekankan Revisi RTRW Kepri Harus Menjawab Kebutuhan Riil Masyarakat Batam

    Li Claudia Tekankan Revisi RTRW Kepri Harus Menjawab Kebutuhan Riil Masyarakat Batam

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin rapat pembahasan substansi usulan Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam terkait revisi Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 1 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2017-2037. Rapat berlangsung di Kantor BP Batam, Selasa (19/5/2026).

    Dalam pembahasan tersebut, Li Claudia yang juga sebagai Wakil Kepala BP Batam, menegaskan bahwa revisi RTRW harus disusun berdasarkan kebutuhan aktual dan kondisi riil masyarakat Batam agar kebijakan tata ruang mampu menjawab dinamika pertumbuhan wilayah ke depan.

    Menurutnya, ketentuan yang sudah tidak lagi relevan perlu dievaluasi dan disesuaikan sehingga arah pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

    “Setiap pasal akan dibahas satu per satu. Di akhir nanti akan kita lihat kembali keseluruhan substansinya agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Batam. Kita yang paling memahami kondisi daerah dan harus memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas,” ujar Li Claudia.

    Di lokasi sama, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan bahwa revisi yang dibahas merupakan penyesuaian terhadap Perda RTRW Provinsi Kepulauan Riau dengan mempertimbangkan perkembangan dan kebutuhan Kota Batam saat ini.

    “Karena ini merupakan Perda RTRW Provinsi, maka usulan revisi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Aspek tata ruang yang mendukung perkembangan Batam menjadi fokus yang kita dorong masuk dalam revisi,” kata Azril.

    Salah satu poin strategis yang dibahas ialah pengembangan pelabuhan di wilayah Batam dan pulau-pulau penyangga. Pemerintah mengusulkan agar seluruh pulau berpenghuni memiliki akses pelabuhan untuk memperkuat mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang.

    Azril menyebutkan, usulan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Batam dan telah dikaji bersama Dinas Perhubungan Kota Batam.

    “Usulan pelabuhan ini berasal dari masyarakat melalui Musrenbang Kota Batam dan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

    Selain mendukung konektivitas wilayah, keberadaan pelabuhan juga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan distribusi barang yang masuk ke Batam, terutama dalam mendukung sistem perdagangan dan keberlangsungan kawasan Free Trade Zone (FTZ).

    Dalam rapat tersebut turut dibahas perlunya penyesuaian terhadap data kependudukan dan aktivitas ekonomi sebagai dasar perencanaan wilayah. Pemerintah menilai kebutuhan logistik dan kuota barang di kawasan FTZ tidak dapat hanya mengacu pada jumlah penduduk ber-KTP Batam, tetapi juga perlu mempertimbangkan masyarakat non-KTP Batam yang bekerja dan beraktivitas di kota ini.

    Li Claudia menilai Batam saat ini tidak hanya melayani kebutuhan penduduk administrasi, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah serta wisatawan mancanegara yang setiap hari beraktivitas di Batam.

    Karena itu, menurutnya, penyusunan revisi Perda RTRW Provinsi Kepulauan Riau perlu memperhatikan keseluruhan aktivitas ekonomi dan mobilitas yang berkembang di Batam.

    Rapat tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam Sudirman Saad, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Batam Demi Hasfinul, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Batam Jefridin. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)