Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Ayo Dukung Atlet Kota Batam Berlaga di PORPROV VI Kepri 2026

    Ayo Dukung Atlet Kota Batam Berlaga di PORPROV VI Kepri 2026

    Kota Batam siap berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VI Kepulauan Riau Tahun 2026 yang akan digelar pada 1-8 November 2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

    Dari 32 cabor yang dipertandingkan Kota Batam akan mengirimkan kontingen untuk bertanding di 30 cabang olahraga (cabor) dan diharapkan dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Kota Batam. 

    Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada para atlet untuk meraih prestasi.

    #PorprovKepri #AtletBatam #AmsakarAchmad #LiClaudiaChandra #MediaCenterBatam

  • Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

    Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / TAUFIK JF PUTRA

    Diskominfo Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

    Rapat tersebut membahas penguatan tata kelola kelembagaan Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu di daerah. Erlita menegaskan, arahan yang disampaikan pemerintah pusat akan segera ditindaklanjuti dan diteruskan hingga ke tingkat bawah.

    “Tadi ada beberapa pesan penting yang disampaikan Ibu Tito. Kita di tingkat kota tentu akan mengikuti arahan pusat,” ujar Erlita.

    Dalam pertemuan itu, turut dipaparkan dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap program TP-PKK melalui pengalokasian anggaran dalam APBD.

    Erlita menyampaikan, berdasarkan paparan dalam rapat, Kota Batam berada di posisi kedua dalam besaran anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk mendukung program TP-PKK. Posisi pertama ditempati Kota Tangerang, sedangkan Kota Makassar berada di urutan ketiga.

    Menurut Erlita, dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program yang telah dirancang dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Selain dukungan anggaran, ia menilai penguatan tata kelola kelembagaan juga perlu menjadi perhatian. Dengan tata kelola yang baik, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan secara terarah, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Ketua Umum Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan di tingkat daerah.

    Menurut Tri Tito, Dekranas, PKK, dan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Kelembagaan yang kuat tentunya membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi. Seluruh aspek tersebut perlu dibangun secara sistematis agar setiap unsur dapat menjalankan perannya secara optimal,” kata Tri Tito.

    Ia menjelaskan, Dekranas, PKK, dan Posyandu memiliki karakteristik, tugas, serta ruang lingkup yang berbeda. Meski demikian, ketiganya memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni mendorong pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Rapat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, pertemuan tersebut diharapkan dapat memastikan arah kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat diterapkan secara efektif hingga ke tingkat paling bawah. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

    Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat bertemu di Kantor Wali Kota, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Senin (21/9/2026). Dalam pertemuan yang diterima langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tersebut, kedua daerah membahas berbagai strategi pembangunan, mulai dari investasi, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, hingga pengembangan sektor pariwisata.

    Di kesempatan itu, Amsakar mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang memilih Batam sebagai tujuan kunjungan kerja sekaligus studi. Menurutnya, kunjungan antardaerah bukan hanya menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan informasi, tetapi juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan masukan yang konstruktif. Dengan demikian, setiap daerah dapat mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya.

    “Kami bisa berbagi informasi positif dari apa yang kami lakukan di Batam, sekaligus mendapatkan masukan-masukan yang lebih konstruktif untuk kepentingan daerah kita masing-masing,” katanya.

    Dalam pertemuan tersebut, Amsakar turut memaparkan perjalanan pembangunan Batam, termasuk transformasi kota ini dari kawasan industri menjadi salah satu pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Ia mengatakan, arah pembangunan Batam saat ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang disampaikan dalam sejumlah pertemuan bersama kepala daerah.

    “Selama rentang waktu satu tahun tujuh bulan memimpin Batam, kami sudah tiga kali bertemu langsung dan dipanggil langsung oleh Pak Presiden,” ungkapnya.

    Menurut Amsakar, dalam pertemuan tersebut Presiden memberikan arahan agar Batam terus didorong sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan investasi.

    “Apa yang beliau amanahkan kepada kami adalah bagaimana menjadikan Batam ini sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, menjadikan Batam sebagai lokomotif investasi,” katanya.

    Untuk mendukung arah tersebut, Amsakar menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Salah satunya melalui penyederhanaan proses perizinan agar aktivitas ekonomi dan investasi dapat berjalan lebih efektif.

    Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan, kunjungan ke Batam tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga mempelajari berbagai perkembangan yang telah dicapai Kota Batam.

    “Kedatangan kami ke Batam selain untuk silaturahmi, kami ingin keberhasilan Kota Batam bisa menular ke daerah kami,” kata Eka Putra.

    Ia menilai perkembangan Kota Batam berlangsung pesat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan kunjungan tersebut untuk berdiskusi dan bertukar informasi mengenai penanganan berbagai isu strategis di daerah.

    “Perkembangan Kota Batam sangat luar biasa. Kami ingin sharing dan bertukar informasi tentang bagaimana penanganan isu-isu strategis di daerah,” ujarnya.

    Selain tata kelola pemerintahan dan pembangunan, Eka Putra mengatakan pihaknya juga melihat peluang pengembangan sumber pendapatan daerah, khususnya melalui sektor pariwisata dan sektor potensial lainnya.

    “Kami juga mencari peluang untuk peningkatan pendapatan asli daerah kami, terutama dalam sektor pariwisata dan sektor lainnya,” katanya.

    Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Kedua pemerintah daerah bertukar pandangan mengenai pembangunan, pelayanan pemerintahan, investasi, pariwisata, serta strategi dalam mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan daerah. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

    Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

    Warga berswafoto bersama Wali Kota Batam, saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, saling mendukung, dan membangun sinergi dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.

    Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026).

    Kegiatan berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari bersepeda santai hingga senam bersama.

    Amsakar mengatakan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, semangat tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan membangun lingkungan yang harmonis.

    “Ayo kita jadikan momentum memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini sebagai media bagi kita untuk saling memperkuat, saling mendukung, dan saling bersinergi satu sama lainnya,” ujar Amsakar.

    Ia menekankan, semangat kebangsaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak warga mengurangi narasi kontraproduktif yang berpotensi merusak hubungan antarsesama dan menumbuhkan rasa saling tidak percaya.

    Menurutnya, masyarakat perlu menghadirkan energi positif dan menjaga suasana kehidupan yang kondusif.

    “Tumbuhkan spirit kebangsaan, semangat untuk mengabdi pada negara ini dengan cara mengurangi narasi-narasi yang kontraproduktif, yang membuat hubungan sesama anak bangsa rusak, yang senantiasa menumbuhkan rasa saling tidak percaya di antara satu sama lainnya,” katanya.

    Amsakar menegaskan, pembangunan Batam membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Saling menguatkan dan memberikan semangat positif, kata dia, juga merupakan bentuk kontribusi bagi bangsa dan daerah.

    “Kalau tak dapat berbuat, setidak-tidaknya memberikan semangat. Itu menurut saya cara yang paling minimal bagi kita untuk berkontribusi untuk negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.

    Di sisi pembangunan, Amsakar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

    Pembangunan infrastruktur, lanjutnya, menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas pemerataan pembangunan.

    Khusus di wilayah Sungai Beduk, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Selatan yang nantinya menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa.

    “Percepatan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa dengan panjang jalan sebesar 9,94 kilometer,” ujarnya.

    Menurut Amsakar, pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Batam.

    Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu ditangani bersama, termasuk air dan pengelolaan sampah. Untuk itu, Amsakar meminta dukungan dan partisipasi masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.

    “Saya butuh kerja sama kita semua, bahu-membahu. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Ikhtiar yang kita lakukan harus didukung dengan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

    Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat membawa Batam semakin maju.

    “Mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Dengan cara itu, kita bersama-sama mewujudkan Batam yang semakin hebat dan dahsyat,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar dan Bima Arya Ramaikan Batam 10K bersama 2.500 Pelari, Peserta Mancanegara Turut Ambil Bagian

    Amsakar dan Bima Arya Ramaikan Batam 10K bersama 2.500 Pelari, Peserta Mancanegara Turut Ambil Bagian

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wamendagri, Bima Arya, turut menyemarakkan Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, turut menyemarakkan Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026).

    Mengusung tema “Beyond Borders”, Batam 10K 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sport tourism di Kota Batam.

    Sebanyak 2.500 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya Kenya, Singapura, India, Filipina, dan Amerika Serikat.

    Kegiatan dimulai dari titik start di depan Kantor Wali Kota Batam. Sejak pagi, kawasan Batam Centre dipadati peserta yang bersiap mengikuti perlombaan. Sebelum lomba dimulai, Amsakar dan Bima Arya turut mengikuti senam bersama peserta.

    Amsakar mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti Batam 10K 2026. Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah hingga mancanegara menjadi kesempatan bagi Batam untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism.

    “Kita tentu menyambut baik kegiatan seperti ini. Batam 10K bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan Batam kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Ini bagian dari upaya kita mendorong sport tourism di Batam,” ujar Amsakar.

    Ia menilai event olahraga juga dapat menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dan negara. Interaksi tersebut, kata Amsakar, dapat memperkaya pengalaman peserta sekaligus memperkenalkan karakter Batam sebagai kota yang terbuka dan beragam.

    “Melalui event ini, kita ingin menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang terbuka, nyaman, dan siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional,” katanya.

    Batam 10K 2026 mempertandingkan dua kategori jarak, yakni 5K dan 10K. Peserta terbagi dalam kategori umum, pelajar, dan master untuk peserta berusia 40 tahun ke atas.

    Selain diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, ajang tersebut juga melibatkan pelari dari sejumlah negara. Kehadiran peserta mancanegara menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan Batam 10K 2026.

    Sementara itu, Bima Arya mengapresiasi penyelenggaraan Batam 10K 2026. Ia mendorong agar kegiatan tersebut terus dikembangkan sehingga memiliki daya tarik yang lebih luas pada penyelenggaraan berikutnya.

    “Saya mengapresiasi Pak Wali atas suksesnya Batam 10K ini. Acara ini sudah berjalan, dan saya kira harus terus dihidupkan lagi, dikembangkan, dan dibuat semakin menarik,” ujar Bima.

    Bima mengatakan, keterlibatan komunitas dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun ekosistem event olahraga di Batam. Ia juga mendorong penyelenggara memperluas kolaborasi, termasuk dengan influencer, untuk meningkatkan promosi dan menjangkau lebih banyak peserta.

    “Saran saya, rangkul komunitas, buat lebih baik lagi, dan ajak influencer yang bisa memeriahkan,” katanya.

    Ia berharap Batam 10K pada tahun-tahun mendatang dapat menarik lebih banyak peserta internasional sehingga cakupan event tersebut semakin luas.

    “Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi. Pesertanya tidak hanya dari Indonesia, tetapi semakin banyak yang datang dari mancanegara,” ujarnya.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ribuan pelari mengikuti rangkaian Batam 10K 2026 dengan penuh semangat. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara turut menciptakan suasana meriah di kawasan Batam Centre.

    Pemerintah Kota Batam berharap Batam 10K dapat terus berkembang sebagai agenda olahraga tahunan yang memadukan aktivitas olahraga dan promosi pariwisata.

    Pengembangan event secara berkelanjutan serta kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan semakin memperkuat Batam sebagai destinasi sport tourism sekaligus tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Harhubnas 2026, Amsakar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

    Harhubnas 2026, Amsakar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Upacara Peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026).

    Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran insan perhubungan se-Kota Batam.

    Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. Dalam amanatnya, Menhub mengingatkan bahwa peringatan Harhubnas juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus memperbarui komitmen kepada masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan di tengah keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.

    “Peristiwa-peristiwa itu mengingatkan kita pada satu hal yang sangat mendasar dalam transportasi. Keselamatan tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral,” ucap Amsakar saat membacakan amanat Menhub.

    Selain keselamatan, konektivitas menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor perhubungan. Transportasi berperan menghubungkan berbagai wilayah, sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat dan perekonomian.

    “Kita menghubungkan pulau dengan pulau. Kota dengan desa. Sentra produksi dengan pasar. Rumah dengan sekolah dan rumah sakit,” ujarnya.

    Dalam amanat tersebut juga ditegaskan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat menekan biaya angkut dan logistik sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.

    “Kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” lanjutnya.

    Menhub turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini menjalankan tugas menjaga konektivitas dan pelayanan transportasi. Namun, apresiasi tersebut harus diikuti dengan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

    Pelayanan transportasi, kata dia, harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sektor transportasi tidak semata-mata dilihat dari banyaknya infrastruktur atau sistem yang dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

    “Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Usai upacara, rangkaian peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam dilanjutkan dengan penyerahan alat keselamatan perhubungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi.

    Selain itu, dilakukan peluncuran stiker tahunan berlangganan sebagai bagian dari inovasi pelayanan sektor perhubungan di Kota Batam.

    Peringatan Harhubnas 2026 di Batam menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan konektivitas transportasi yang semakin aman, lancar, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026

    Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026

    “Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri.”

    Mari terus memperkuat konektivitas, meningkatkan pelayanan, dan menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, serta mendukung mobilitas masyarakat dan kemajuan Batam.

    HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    #HariPerhubunganNasional #Harhubnas2026 #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam

  • Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu

    Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama sejumlah pejabat dan pelajar menggunakan pakaian Melayu, belum lama ini. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Menyambut Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak seluruh elemen masyarakat turut menyemarakkan peringatan tersebut. Salah satunya melalui penggunaan baju kurung Melayu serta pemasangan spanduk dan atribut ucapan Hari Jadi Ke-24 Kepri.

    Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 46 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. SE tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, penerbitan SE tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor B/100.3.4.1/57/B.ADPIM-SET/2026.

    “Melalui SE ini, Bapak Wali Kota Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, hingga institusi pendidikan untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/9/2026).

    Dalam SE tersebut, seluruh pegawai Pemko Batam, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan sektor swasta diimbau mengenakan baju kurung Melayu pada hari kerja selama 21-26 September 2026.

    Selain itu, instansi pemerintah, pihak swasta, sekolah, perguruan tinggi, serta pemilik ruko dan tempat usaha diimbau memasang baliho, spanduk, atau umbul-umbul ucapan selamat Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri mulai 21 hingga 30 September 2026.

    Pemko Batam juga akan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri pada Kamis (24/9/2026) pukul 07.30 WIB di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam.

    Peserta upacara diwajibkan mengenakan baju kurung Melayu lengkap. Peserta laki-laki juga diwajibkan mengenakan tanjak.

    Rudi menjelaskan, SE Wali Kota Batam tersebut memuat empat poin utama, yakni penggunaan baju Melayu, pemasangan atribut dan ornamen hiasan, pelaksanaan upacara bendera, serta penggunaan materi dan logo resmi Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri.

    “Penggunaan baju Melayu, pemasangan atribut dan ornamen hiasan, pelaksanaan upacara bendera, serta materi dan logo. Empat poin tersebut terdapat dalam Surat Edaran Wali Kota Batam,” ujarnya.

    Tema dan logo resmi Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri dapat diunduh secara mandiri oleh masyarakat dan instansi melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia, https://linktr.ee/HARIJADI24KEPRI

    Rudi berharap seluruh pihak dapat berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan tersebut, termasuk Forkopimda, pengelola hotel, mal, restoran, hingga ketua RT/RW se-Kota Batam.

    Ia mengajak seluruh pihak untuk turut mengimbau masyarakat di lingkungannya sehingga suasana Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri dapat terasa semarak di berbagai sudut Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim

    Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menemui pekerja di depan Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengawal persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia. Ia meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian persoalan tersebut kepada pemerintah. Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima ratusan pekerja perusahaan garmen tersebut di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026).

    “Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, Pemko Batam akan mendalami kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk memastikan hak-hak pekerja menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.

    Aktivitas produksi PT Ghim Li Indonesia di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, dilaporkan terhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap 1.025 pekerja, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

    Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, para pekerja menghadapi ketidakpastian, terutama terkait gaji periode Agustus 2026 dan hak ketenagakerjaan lainnya yang belum dibayarkan manajemen.

    Amsakar menyampaikan, proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga sedang berlangsung di Singapura. Pemko Batam, kata dia, tidak ingin persoalan tersebut berujung pada terabaikannya hak para pekerja.

    “Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” katanya.

    Untuk menelusuri persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim yang bertugas melakukan pendalaman dan investigasi. Tim tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

    Pendalaman dilakukan antara lain menyusul informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia. Berdasarkan informasi dari serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.

    Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat. Pemko Batam bersama instansi terkait akan menelusuri perubahan tersebut, termasuk kaitannya dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.

    Amsakar menegaskan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan persoalan tersebut hingga ditemukan titik terang.

    “Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” tegasnya.

    Terkait kepesertaan BPJS, Amsakar memastikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS bagi para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi yang mereka hadapi.

    Ia juga mengapresiasi para pekerja yang selama ini turut menjaga situasi Batam tetap kondusif.

    “Terima kasih sudah menjadikan Batam tetap kondusif,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan kondisi PT Ghim Li Indonesia hingga kini belum memperoleh kejelasan setelah aktivitas produksi perusahaan berhenti sejak 7 September 2026.

    Menurutnya, para pekerja membutuhkan kepastian mengenai keberlangsungan perusahaan serta hak-hak yang belum mereka terima.

    “Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.

    Hartono berharap pemerintah dapat memfasilitasi pertemuan antara pekerja dan manajemen perusahaan agar persoalan yang dihadapi dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan penyelesaian.

    Pertemuan di Kantor Wali Kota Batam tersebut menjadi ruang bagi para pekerja menyampaikan langsung kondisi yang mereka alami. Pemko Batam selanjutnya akan melakukan pendalaman bersama instansi terkait untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan sekaligus memastikan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tetap memperhatikan hak-hak para pekerja. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah

    Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah

    Kabut asap menyelimuti Batam. Pemko Batam mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara memburuk.

    Gunakan masker saat beraktivitas di luar, perbanyak minum air putih, dan segera periksa jika mengalami gangguan pernapasan. Hindari pula pembakaran sampah maupun lahan yang dapat memperburuk kualitas udara.

    Dalam kondisi darurat, hubungi NTPD 112 bebas pulsa.

    Jaga diri, jaga lingkungan, bersama kita jaga udara Batam.

    #Batam #KabutAsap #KualitasUdara #ISPU #PemkoBatam #AmsakarAchmad #MediaCenterBatam