Category: Berita

Auto Added by WPeMatico

  • Amsakar-Li Claudia Menari Zapin Ngenang Bersama 5.120 Pelajar Memeriahkan Hardiknas 2026

    Amsakar-Li Claudia Menari Zapin Ngenang Bersama 5.120 Pelajar Memeriahkan Hardiknas 2026

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, serta jajaran Forkopimda menari bersama 5.120 pelajar saat memperingati Hardiknas 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (11/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Batam berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sebanyak 5.120 pelajar SD dan SMP dari se-Kota Batam memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (11/5/2026), untuk menampilkan tarian massal Zapin Ngenang bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

    Ribuan pelajar yang mengenakan busana Melayu tampak menari serempak dengan penuh antusias. Penampilan tersebut menghadirkan suasana semarak di pusat pemerintahan Kota Batam sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda.

    Kemeriahan semakin terasa ketika Amsakar dan Li Claudia turut membaur bersama para pelajar. Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga ikut menari bersama dalam suasana penuh keakraban.

    Sebelum kegiatan tari massal dimulai, peringatan Hardiknas diawali dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Amsakar sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa.

    “Pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan pendampingan untuk menumbuhkan potensi terbaik setiap anak bangsa,” ujar Amsakar saat membacakan sambutan menteri.

    Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membangun karakter dan peradaban yang kuat. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari ruang-ruang kelas tempat proses belajar berlangsung.

    Dalam amanat tersebut juga disinggung kembali pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai konsep pendidikan yang menekankan nilai asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama pendidikan Indonesia. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

    “Jika ingin memajukan bangsa, maka pendidikan harus diperkuat. Dan jika ingin memperbaiki pendidikan, maka pembenahan harus dimulai dari dalam kelas,” lanjutnya.

    Amsakar turut menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kota Batam terus menunjukkan peningkatan. Hal itu tercermin dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam dari 83,32 pada 2024 menjadi 83,80 pada 2025.

    “Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pendidikan di Kota Batam, mulai dari guru, tenaga pendidik, orang tua, hingga para siswa,” katanya.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Pemerintah Kota Batam melanjutkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi murid baru SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Bantuan tersebut meliputi seragam nasional lengkap beserta atribut dan seragam kurung Melayu sebagai penguatan identitas budaya lokal.

    Menutup peringatan Hardiknas 2026, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa.

    “Melalui semangat kebersamaan, mari kita wujudkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan membanggakan daerah serta bangsa,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Menjelang Keberangkatan Haji 21 Mei, Wali Kota Amsakar Titipkan Jalannya Pemerintahan ke Wakilnya

    Menjelang Keberangkatan Haji 21 Mei, Wali Kota Amsakar Titipkan Jalannya Pemerintahan ke Wakilnya

    Sejumlah warga menyalami Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Istri usai menggelar Walimatus Safar di kediamannya, Batam Centre, Minggu (10/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar Walimatus Safar di kediamannya, Batam Centre, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026.

    Amsakar akan berangkat bersama istrinya, Erlita Amsakar, yang juga Ketua TP-PKK Kota Batam. Sesuai jadwal, keduanya masuk Asrama Haji pada 20 Mei 2026 sebelum bertolak menuju Arab Saudi keesokan harinya.

    Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, hingga prosesi adat tepuk tepung tawar. Sejumlah unsur Forkopimda Kota Batam, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kerabat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Batam menjelang keberangkatannya menjalankan rukun Islam kelima.

    “Sebagai manusia biasa dan pemimpin, kami menyadari tidak semua kebijakan dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat. Dengan segala kerendahan hati, saya dan istri memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan,” ujarnya.

    Selain itu, Amsakar juga meminta doa restu agar perjalanan ibadah hajinya diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan hingga kembali ke Tanah Air.

    “Kami mohon doa agar diberikan kemudahan selama menjalankan ibadah haji dan kembali ke Batam dalam keadaan sehat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabrurah,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Amsakar turut menitipkan jalannya roda pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, selama dirinya menunaikan ibadah haji. Ia meminta dukungan dari seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga kepala OPD agar program pemerintahan tetap berjalan optimal.

    “Saya titip Ibu Wakil Wali Kota kepada Bapak dan Ibu semua. Mohon dukungan penuh agar pelayanan dan program pembangunan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

    Kegiatan Walimatus Safar ditutup dengan doa bersama dan bersalam-salaman sebagai bentuk pelepasan serta doa keselamatan menjelang keberangkatan pasangan tersebut ke Tanah Suci pada 21 Mei mendatang. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

    Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

    Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One, Sabtu (9/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi terpilih sebagai Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Ballroom Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (9/5/2026) malam.

    Arya dinobatkan sebagai Encik Kota Batam 2026, sementara Keizia berhasil meraih gelar Puan Duta Wisata Kota Batam 2026 setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dalam proses seleksi yang berlangsung ketat.

    Grand final yang mengusung tema “Proud Tourism and Culture Ready for the Future” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

    Dalam sambutannya, Firmansyah berharap para finalis, khususnya pemenang Encik dan Puan Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam.

    “Kami berharap para Duta Wisata dapat berkontribusi memperkenalkan potensi wisata dan budaya Batam lebih luas lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

    Ia menyebutkan, sektor pariwisata Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang atau melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Batam. Untuk 2026, target kunjungan wisatawan ditingkatkan menjadi 1,75 juta orang.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan proses pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 berlangsung sekitar 45 hari dan diikuti 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

    “Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wawasan, penampilan, sikap, hingga kepercayaan diri peserta,” kata Ardiwinata.

    Menurutnya, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam untuk mendapatkan pembekalan keterampilan dan wawasan kepariwisataan.

    Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Banyak Atraksi, Amsakar Ingin Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Wisata Kota Batam

    Banyak Atraksi, Amsakar Ingin Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Wisata Kota Batam

    Wali Kota Batam, bersama sejumlah tokoh saat menghadiri puncak perayaan HUT Dewi Ma Zu di Yayasan Cipta Dewi Samudera, Sekupang, Sabtu (9/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewi Ma Zu di Yayasan Cipta Dewi Samudera, Sekupang, Sabtu (9/5/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan warga.

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada panitia dan keluarga besar Yayasan Cipta Dewi Samudera atas terselenggaranya perayaan tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya dan keagamaan seperti ini memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata Kota Batam.

    “Momentum ini sangat luar biasa. Ke depan, saya berharap perayaan HUT Dewi Ma Zu dapat masuk dalam kalender event pariwisata resmi Kota Batam karena merupakan kekayaan budaya yang patut dibanggakan,” ujarnya.

    Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam yang terus menunjukkan tren positif. Ia menilai, kemajuan Batam tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, Forkopimda, dan dukungan masyarakat.

    “Saya percaya keberhasilan Batam hari ini lahir dari soliditas masyarakat, kekompakan pelaku usaha, serta keharmonisan semua pihak. Karena itu, mari terus menjaga kondusivitas daerah yang kita cintai ini,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Panitia, Abiko, mengatakan rangkaian HUT Dewi Ma Zu tahun ini mencatat sejarah melalui pelaksanaan Pawai Kapal Ma Zu pertama yang digelar secara terorganisasi di Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan 20 kapal dan 30 jet ski.

    Selain itu, panitia juga menyediakan 15 ribu porsi makanan gratis bagi masyarakat, 24 tenda gratis untuk 45 pelaku UMKM, serta menghadirkan berbagai hiburan seperti atraksi naga dan barongsai, pertunjukan tata cahaya, hingga lucky draw dengan hadiah utama tiga unit mobil dan tujuh unit sepeda motor.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kepulauan Riau Asmin Patros dan Bobi Jayanto, Ketua Pembina PSMTI Pusat Edi Husi, Ketua PSMTI Kepri Randy Tan, Ketua Yayasan Cipta Dewi Samudera Hendra Asman, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Aksi Nyata Menjaga Bumi Dimulai dari Pesisir Batam

    Aksi Nyata Menjaga Bumi Dimulai dari Pesisir Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama mahasiswa UNRIKA menanam 2.000 bibit mangrove di kawasan Tanjung Bemban, Nongsa, dalam gerakan “Save Mangrove, Save The World”.

    Mangrove bukan hanya pelindung pesisir, tetapi juga penyerap karbon alami yang penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan lingkungan

    Melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Batam terus bergerak menjaga alam di tengah pesatnya pembangunan kota.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI

    #Batam #Mangrove #SaveMangroveSaveTheWorld #AmsakarAchmad #MediaCenterBatam.

  • Aksi Menyelamatkan Bumi, Wali Kota bersama Mahasiswa Batam Tanam 2.000 Mangrove

    Aksi Menyelamatkan Bumi, Wali Kota bersama Mahasiswa Batam Tanam 2.000 Mangrove

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti aksi penanaman mangrove bersama mahasiswa UNRIKA di kawasan pesisir Tanjung Bemban, Nongsa, Sabtu (9/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti aksi penanaman mangrove bersama mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) di kawasan pesisir Tanjung Bemban, Nongsa, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan bertajuk “Save Mangrove, Save The World” tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan kalangan akademisi dalam upaya menjaga lingkungan serta memitigasi krisis iklim.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pentingnya menjaga ekosistem mangrove di tengah pesatnya pembangunan Kota Batam. Menurutnya, pertumbuhan daerah harus tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.

    “Melindungi mangrove sama dengan menjaga dunia. Saat ini kita menghadapi tantangan besar terkait keseimbangan ekologi. Seiring pembangunan Batam yang semakin pesat sebagai kota industri, kita harus bijak mencari formula agar lingkungan tetap lestari sebagai titipan bagi anak cucu kita,” ujar Amsakar.

    Amsakar yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNRIKA mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Jangan hanya semangat saat kegiatan seremonial saja. Saya berharap pemahaman teoretis yang didapat di kampus dapat diimplementasikan secara nyata. Jadilah agen yang menyebarkan informasi positif dan konstruktif tentang pentingnya menjaga ekosistem di tengah masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Yasri Efendi, mengapresiasi kehadiran Wali Kota Batam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Amsakar menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin peduli terhadap lingkungan.

    Ia juga mengungkapkan kondisi mangrove di Batam yang mengalami penyusutan cukup signifikan. Dari luas awal sekitar 11.760 hektare, kini kawasan mangrove tersisa sekitar 1.700 hektare.

    “Kondisi ini menjadi alarm bagi kita semua. Karena itu, hari ini kami menanam sekitar 2.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dengan teknik jarak tanam 1×4 meter. Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang hadir memberikan semangat baru bagi anak muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Yasri.

    Kegiatan konservasi tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Yayasan Kusuma di bawah pembinaan Ismeth Abdullah. Penanaman mangrove dinilai penting karena tanaman tersebut memiliki kemampuan menyerap karbon lebih tinggi dibandingkan tumbuhan darat, sekaligus menjadi habitat penting bagi biota laut yang menopang perekonomian masyarakat pesisir. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

    Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam, Sabtu (9/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa masa depan Kota Batam sangat ditentukan oleh kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kompetensi warga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

    Hal tersebut disampaikan Amsakar saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang diikuti 520 peserta tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan tematik di tingkat kelurahan.

    Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam Erdawati Firmansyah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam, jajaran camat dan lurah se-Kecamatan Batam Kota.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan Kota Batam tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat.

    Menurutnya, terdapat tiga substansi utama pembangunan yang menjadi fokus Pemerintah Kota Batam, yakni penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan fasilitas yang telah tersedia seiring pertumbuhan penduduk, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat termarginalkan.

    “Pemberdayaan masyarakat adalah tentang peningkatan kompetensi dan kecakapan. Melalui pelatihan ini, kita ingin ekonomi keluarga ikut meningkat,” ujar Amsakar.

    Ia mencontohkan, melalui peningkatan keterampilan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga, termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang bernilai ekonomis.

    Amsakar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terus memfokuskan APBD pada program perlindungan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga perlindungan sosial.

    Di bidang pendidikan, Pemko Batam menjalankan program seragam sekolah gratis dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sementara di sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Batam saat ini telah mencapai 98,2 persen.

    Pada sektor ekonomi dan UMKM, Pemko Batam memberikan pinjaman modal tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi pelaku usaha kecil, dengan rencana peningkatan plafon pinjaman menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta.

    Selain itu, pemerintah juga memberikan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal, seperti penambang pancung, penarik becak, dan pengemudi ojek online, serta insentif bagi lanjut usia.

    “Investasi pada SDM memang hasilnya tidak instan. Mungkin baru terlihat 25 tahun mendatang. Namun, ini jauh lebih penting karena masa depan Batam bergantung pada daya saing manusianya,” katanya.

    Amsakar turut mengapresiasi camat dan lurah di Kecamatan Batam Kota yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara efektif dan efisien.

    Adapun kegiatan pemberdayaan tersebut meliputi pelatihan daur ulang sampah rumah tangga di Kelurahan Baloi Permai dan Teluk Tering, pelatihan peningkatan kompetensi kader Posyandu di Kelurahan Belian, Sungai Panas, dan Taman Baloi, serta pelatihan Bina Keluarga Balita (BKB) dasar di Kelurahan Sukajadi.

    Sejalan dengan program lingkungan, Bank Sampah Unit juga telah terbentuk di seluruh kelurahan se-Kecamatan Batam Kota dengan total 762 anggota. Hingga saat ini, gerakan pemilahan sampah berhasil mengumpulkan 12.129 kilogram sampah bernilai ekonomis dengan nilai mencapai Rp20,7 juta.

    Salah seorang peserta dari Kelurahan Belian, Lita, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.

    “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain menambah pengetahuan tentang kesehatan anak di Posyandu, kami juga belajar mengelola ekonomi keluarga dengan lebih baik,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Dua Putra Daerah Batam Siap Harumkan Kepri di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

    Dua Putra Daerah Batam Siap Harumkan Kepri di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

    Dua putra terbaik Batam, Bagas dan Ridho, bersama empat rekannya akan mengikuti seleksi Paskibraka Nasional 2026. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Batam. Dua putra terbaik daerah, Bagas Randy Putra Azimarsono dan Ridho Athaullah Putra Dwi Pratama berhasil lolos Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dan akan melanjutkan perjuangan pada tahapan seleksi nasional.

    Kepastian tersebut diumumkan pada Jumat (8/5/2026) setelah seluruh rangkaian seleksi tingkat provinsi selesai dilaksanakan. Keduanya menjadi bagian dari enam perwakilan Provinsi Kepulauan Riau yang dipercaya mengikuti Seleksi Calon Paskibraka Nasional Tahun 2026.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih Bagas dan Ridho. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Batam memiliki kualitas, disiplin, dan semangat juang yang mampu bersaing di tingkat nasional.

    “Keberhasilan Bagas dan Ridho merupakan kebanggaan bagi Kota Batam. Ini menunjukkan bahwa anak-anak daerah memiliki potensi besar jika dibina dengan baik dan terus diberi ruang untuk berkembang,” ujar Amsakar, Sabtu (9/5/2026).

    Ia mengatakan, proses seleksi Paskibraka bukanlah hal mudah karena membutuhkan kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat. Karena itu, capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi.

    Amsakar juga berharap Bagas dan Ridho dapat memberikan hasil terbaik pada tahapan seleksi nasional serta membawa nama baik Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

    “Semoga keduanya dapat terus menjaga semangat, disiplin, dan rasa percaya diri sehingga mampu memberikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa,” katanya.

    Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Batam melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam yang terus berkomitmen membina generasi muda agar memiliki karakter kuat, integritas, jiwa nasionalisme, serta semangat cinta tanah air.

    Keberhasilan Bagas dan Ridho diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kota Batam untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai bidang. (Humas Diskominfo Batam)

  • Perda LAM Kota Batam Disahkan, Busana Adat Melayu Tampil Memukau di Sidang Paripurna

    Perda LAM Kota Batam Disahkan, Busana Adat Melayu Tampil Memukau di Sidang Paripurna

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta pimpinan DPRD Batam dan Ketua Pansus Ranperda LAM bersama peraga busana Melayu Kepri Kota Batam saat Sidang Paripurna di DPRD Batam, Jumat (8/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Jumat (8/5/2026), tidak hanya membahas pengelolaan persampahan, tetapi juga menjadi momentum penguatan identitas budaya Melayu melalui pengesahan Peraturan Daerah tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam. Dalam sidang tersebut, finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 turut memperagakan berbagai busana adat Melayu yang menjadi bagian dari pelestarian budaya daerah.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, tersebut. Tak hanya pengambilan keputusan tentang Ranperda LAM, paripurna tersebut juga mengagendakan penyampaian tanggapan dan jawaban pemerintah daerah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Persampahan.

    Suasana sidang tampak berbeda dengan hadirnya penampilan finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang memperagakan beragam pakaian adat Melayu. Peragaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Melayu sebagai identitas masyarakat Batam.

    Adapun busana adat yang diperagakan meliputi pakaian harian Siku Keluang, pakaian harian Teluk Belanga Dagang Dalam, pakaian resmi Kebaya Labuh, pakaian resmi Baju Kurung Cekak Musang, pakaian Melayu kebesaran, hingga pakaian pengantin Melayu.

    Penampilan tersebut mendapat perhatian para peserta sidang dan tamu undangan. Selain menampilkan keindahan busana tradisional Melayu, kegiatan itu juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat.

    Amsakar menyampaikan bahwa pengesahan perda tentang LAM Kepulauan Riau Kota Batam menjadi langkah penting dalam menjaga nilai adat, tradisi, dan kearifan lokal di tengah pesatnya pembangunan daerah.

    “Kami berharap dengan disahkannya perda ini, Lembaga Adat Melayu dapat semakin berperan aktif menjaga adat istiadat, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan harmoni sosial bersama berbagai komunitas paguyuban yang ada di Kota Batam,” ujar Amsakar.

    Menurutnya, pembangunan Kota Batam tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan karakter masyarakat melalui pelestarian budaya dan nilai-nilai adat Melayu.

    Pada agenda sebelumnya, Amsakar juga menyampaikan tanggapan pemerintah daerah terkait Ranperda Perubahan Perda Pengelolaan Persampahan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Batam harus dilakukan secara modern, terpadu, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha.

    “Pemerintah Kota Batam mendukung paradigma baru yang menempatkan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara produktif dan inovatif,” katanya.

    Pemko Batam, lanjutnya, juga terus mendorong penguatan gerakan reduce, reuse, recycle (3R), peningkatan peran bank sampah, serta edukasi lingkungan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli kebersihan di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Gema Batam ASRI, Wali Kota bersama Warga Belian Bersih-Bersih Lingkungan

    Gema Batam ASRI, Wali Kota bersama Warga Belian Bersih-Bersih Lingkungan

    Diguyur hujan tak membuat semangat gotong royong surut. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama warga turun langsung membersihkan lingkungan dalam kegiatan Gema Batam ASRI di Perumahan Gardan Raya, Batam Kota.

    Kebersamaan, kepedulian, dan budaya hidup bersih terus diperkuat demi mewujudkan Batam yang aman, sehat, resik, dan indah.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #GemaBatamASRI #Batam #GotongRoyong #BatamBersih #MediaCenterBatam