Blog

  • Li Claudia Dorong Sinergi Perlindungan Pekerja Migran dan Pencegahan TPPO di Batam

    Li Claudia Dorong Sinergi Perlindungan Pekerja Migran dan Pencegahan TPPO di Batam

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menandatangani prasasti Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran di Kota Batam, Jumat (29/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong penguatan sinergi antarlembaga dalam perlindungan pekerja migran dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Batam. Hal itu disampaikan Li Claudia saat menghadiri peresmian Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran yang digelar Caritas Indonesia di Kota Batam, Jumat (29/5/2026).

    Peresmian Gedung Sentrum Caritas Kota Batam tersebut dirangkaikan dengan lokakarya yang bertujuan memperkuat kolaborasi dalam perlindungan pekerja migran dan penanganan korban kekerasan. Dalam sambutannya, Li Claudia mengapresiasi kehadiran pusat pelayanan tersebut yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan.

    Menurutnya, Caritas Indonesia selama ini aktif bergerak dalam pelayanan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada perlindungan pekerja migran.

    “Kehadiran pusat latihan kerja sekaligus pusat informasi ini merupakan langkah nyata dan strategis. Pemerintah menyambut baik serta mengapresiasi Caritas Indonesia yang turut membantu memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

    Li Claudia mengatakan, sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang internasional, Kota Batam menghadapi tantangan besar terkait persoalan pekerja migran, korban TPPO, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    Karena itu, ia menilai penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun lembaga sosial dan kemanusiaan.

    “Melalui lokakarya ini, saya berharap sinergi dan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya memutus mata rantai TPPO dan menekan angka kekerasan di Kota Batam dapat dilakukan bersama-sama,” katanya.

    Ia juga berharap keberadaan balai latihan kerja tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus menjadi tempat yang membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

    “Selamat atas peresmian ini. Semoga tempat ini menjadi pusat pengabdian yang penuh berkat, melahirkan SDM yang kompeten, serta menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban, Distribusi hingga ke Wilayah Hinterland

    Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban, Distribusi hingga ke Wilayah Hinterland

    Sekda Batam, Firmansyah, melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Raja Hamidah Batam. Tahun ini, Pemko Batam menyalurkan 66 hewan kurban. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berjalan optimal dan tepat sasaran. Puluhan hewan kurban didistribusikan ke 12 kecamatan, termasuk wilayah pulau-pulau atau hinterland.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan Pemko Batam tahun ini menyalurkan 66 hewan kurban yang terdiri dari 45 ekor sapi dan 21 ekor kambing melalui masjid-masjid yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Batam.

    Menurut Rudi, distribusi hewan kurban dilakukan secara merata dan terstruktur agar masyarakat di wilayah mainland maupun hinterland dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan Iduladha.

    “Tahun ini kami juga memprioritaskan penyaluran hewan kurban ke 12 masjid di wilayah pulau-pulau Kota Batam agar masyarakat di daerah tersebut turut merasakan sukacita Iduladha secara merata,” ujar Rudi, Kamis (28/5/2026).

    Ia menegaskan, Pemko Batam tetap berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adil dan responsif bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban.

    Rudi juga mengklarifikasi informasi yang berkembang di media sosial terkait kontribusi kurban pimpinan daerah. Menurutnya, perlu ada pemahaman utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

    “Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh,” katanya.

    Ia menjelaskan, pengadaan hewan kurban tersebut merupakan hasil gotong royong berbagai pihak di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam berkontribusi menyalurkan tujuh ekor sapi dan 12 ekor kambing.

    Sementara hewan kurban lainnya berasal dari partisipasi pribadi Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, serta sumbangsih aparatur sipil negara (ASN) melalui organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

    Sebagai simbol dimulainya penyaluran, hewan kurban telah diserahkan di Masjid Agung Raja Hamidah pada Rabu (27/5/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kepada pengurus masjid untuk selanjutnya disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

    Di akhir keterangannya, Rudi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarluaskan informasi.

    “Pemerintah daerah terus mengedepankan prinsip transparansi dan kebersamaan agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, tetap mendapatkan perhatian dalam momentum hari besar keagamaan,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Li Claudia Kobarkan Semangat Berbagi di Batam

    Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Li Claudia Kobarkan Semangat Berbagi di Batam

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto ke Masjid Agung Raja Hamidah Batamcentre, Rabu (27/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan hewan kurban dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

    Penyerahan hewan kurban dilakukan dalam rangka peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya penerima manfaat daging kurban.

    Li Claudia mengatakan, Iduladha bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan mempererat hubungan antarmasyarakat di Kota Batam yang hidup dalam keberagaman.

    “Semoga hewan kurban yang diserahkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

    Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kota Batam, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1447 Hijriah mencapai 7.011 ekor. Jumlah tersebut terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batam.

    Pemerintah Kota Batam juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban, kebersihan, serta suasana yang aman dan kondusif selama pelaksanaan rangkaian Hari Raya Iduladha.

    Li Claudia menambahkan, semangat berkurban diharapkan menjadi penguat persatuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

    “Melalui momentum Iduladha ini, mari terus memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kota Batam,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Plh Wali Kota Batam Li Claudia Menyerahkan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo

    Plh Wali Kota Batam Li Claudia Menyerahkan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo

    Momentum Iduladha 1447 H di Kota Batam diwarnai penyerahan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan oleh Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra kepada Masjid Agung Raja Hamidah Batam Centre.

    Semangat berbagi, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan keberkahan untuk masyarakat di momen Hari Raya Iduladha.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #HewanKurban #IdulAdha #LiClaudiaChandra #PrabowoSubianto #MediaCenterBatam

  • Salat Id 1447 H di Dataran Engku Putri, Firmansyah: Jadikan Iduladha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    Salat Id 1447 H di Dataran Engku Putri, Firmansyah: Jadikan Iduladha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

    Sekda Batam, Firmansyah, bersama ribuan jemaah menggelar salat Iduladha di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Gema takbir mengiringi pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan pusat pemerintahan Kota Batam untuk menunaikan ibadah dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

    Hamparan sajadah yang memenuhi lapangan serta lantunan takbir yang terus bergema menghadirkan suasana religius yang kuat. Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

    Pelaksanaan Salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir dan melaksanakan salat bersama masyarakat mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan, Iduladha mengandung pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Dalam hidup, ada banyak hal yang perlu diikhlaskan demi kebaikan yang lebih besar. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

    Ia menambahkan, semangat berkurban tidak semata dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego, meluruskan niat, dan memperluas manfaat bagi sesama.

    Pemerintah Kota Batam bersama jajaran Kementerian Agama dan seluruh unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah kota.

    Berdasarkan data yang dihimpun, Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kota Batam dilaksanakan di 1.020 titik yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.

    Tingginya jumlah titik pelaksanaan mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Iduladha. Dari kawasan permukiman hingga pusat kota, suasana ibadah dan gema takbir menyatu dalam kebersamaan masyarakat Batam yang hidup dalam keberagaman.

    Pada Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban di Batam juga meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing yang tersebar di seluruh kecamatan.

    Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam juga menggelar pawai malam takbiran di Dataran Engku Putri pada Selasa (26/5/2026) malam. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti perangkat daerah serta kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

    Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Lubuk Baja meraih juara pertama lomba kendaraan hias, disusul Kecamatan Sei Beduk di posisi kedua dan Sekretariat DPRD Kota Batam di posisi ketiga. Sementara Kecamatan Batam Kota memperoleh juara harapan pertama.

    Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya partisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan berbagi melalui ibadah kurban. Semoga keikhlasan dan amal ibadah yang diberikan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

    Ia berharap semangat Iduladha dapat menjadi kekuatan moral untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta membangun Batam yang maju secara pembangunan dan kokoh dalam nilai kemanusiaan serta spiritualitas.

    “Semoga Kota Batam senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, dan dijauhkan dari segala musibah. Semoga setiap pengorbanan dan kebaikan yang dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Firmansyah. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

    Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H, Li Claudia Ajak Doakan Jemaah Haji

    Sejumlah anak-anak berfoto bersama Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, usai melepas peserta Pawai Takbir Iduladha di Jalan Engku Putri, Batamcentre, Selasa (26/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, Selasa (26/5/2026) malam untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Pawai Takbir tingkat Kota Batam. Gema takbir yang menggema sepanjang malam berpadu dengan iring-iringan mobil hias, menciptakan suasana religius sekaligus semarak.

    Pawai takbir secara resmi dilepas oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Kota Batam tersebut kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tertib dan penuh antusias.

    Dalam sambutannya, Li Claudia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir memeriahkan malam takbiran.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pawai takbir dan masyarakat Kota Batam yang hadir serta turut menyemarakkan malam takbiran Iduladha di Masjid Agung Raja Hamidah,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Li Claudia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama jemaah lainnya.

    “Mari bersama kita doakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah senantiasa diberi kesehatan hingga kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat dan menyandang haji yang mabrur,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Takbir, Sukri, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 37 mobil hias dan 45 kendaraan pendukung.

    Rute pawai dimulai dari kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan berakhir di Simpang Polsek Batuampar.

    Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta perwakilan masjid dan musala.

    Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi pemenang lomba mobil hias. Juara I memperoleh Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan juara IV Rp6 juta.

    Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan lomba, di antaranya penggunaan kendaraan jenis pikap atau lori dengan maksimal roda enam dan tinggi kendaraan tidak melebihi empat meter. Setiap peserta diwajibkan menampilkan tema, slogan, serta identitas kelompok, dan didukung tim beranggotakan tujuh hingga sepuluh orang.

    Pawai takbir tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Batam menjelang Hari Raya Iduladha. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Dirjen Hubdat Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

    Dirjen Hubdat Apresiasi Langkah Progresif Pemko Batam Bangun Transportasi Massal

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, memimpin prosesi tepuk tepung tawar saat peluncuran 19 bus trans Batam di Dataran Engku Putri, Selasa (26/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat sistem transportasi publik melalui pengembangan layanan Bus Trans Batam berbasis Buy The Service (BTS) serta rencana integrasi Koridor Nongsa–Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

    Apresiasi tersebut disampaikan Aan saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Trans Batam dan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS Tap di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (26/5/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, Plh. Wali Kota Batam diwakili Asisten Pemerintahan, Yusfa Hendri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

    Menurut Aan, Batam menunjukkan komitmen kuat dalam membangun transportasi publik yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

    “Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan.

    Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemko Batam sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.

    Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan pengembangan angkutan massal di 20 kota selama lima tahun ke depan dan Batam menjadi salah satu daerah yang masuk dalam prioritas tersebut.

    “Batam menunjukkan kesiapan membangun sistem transportasi yang berorientasi jangka panjang untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang,” katanya.

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

    “Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi,” ujar Yusfa.

    Untuk diketahui, hingga 2026, Trans Batam melayani sekitar 6.000 penumpang per hari dengan dukungan 52 armada dan 120 halte yang terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan badan usaha. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Salat Iduladha 1447 H di Batam Digelar di 1.020 Titik, Terpusat di Dataran Engku Putri

    Salat Iduladha 1447 H di Batam Digelar di 1.020 Titik, Terpusat di Dataran Engku Putri

    Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah akan digelar di 1.020 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batam pada Rabu (27/5/2026).

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak masyarakat menyambut dan melaksanakan Hari Raya Iduladha dengan khusyuk serta bersama-sama menjaga suasana tetap aman, tertib, dan kondusif.

    Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kota Batam, lokasi pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan.

    Sebaran lokasi salat tersebar di seluruh kecamatan. Kecamatan Sekupang menjadi wilayah dengan titik terbanyak, yakni 164 lokasi, disusul Kecamatan Sagulung 147 titik, Batam Kota 109 titik, Batuaji 108 titik, dan Bengkong 85 titik. Titik lainnya juga tersebar di kecamatan lain di Kota Batam.

    Sementara itu, pelaksanaan Salat Iduladha tingkat Kota Batam akan dipusatkan di Dataran Engku Putri, Batam Center, mulai pukul 06.30 WIB.

    Pada pelaksanaan tersebut,M. Nuruddin Zaini, M.Pd.H.dijadwalkan sebagai khatib, sedangkan imam salat dipimpin oleh M.Pd.H.Muslim Ahmad.

    Li Claudia mengatakan, Iduladha tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ibadah, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama pelaksanaan Hari Raya Iduladha agar ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

    Pemko Batam juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi pelaksanaan salat serta mematuhi arahan petugas guna mendukung kelancaran ibadah. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Irjen Pol Aan Suhanan Apresiasi Konsep Progresif BTS Pemko Batam

    Irjen Pol Aan Suhanan Apresiasi Konsep Progresif BTS Pemko Batam

    Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, bersama Forkopimda Kepri dan Batam meluncurkan Armada Trans Batam di Dataran Engku Putri Batamcentre, Selasa (26/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat layanan transportasi publik dengan menambah 19 armada baru Bus Trans Batam sekaligus menyiapkan integrasi Koridor Nongsa-Batam Centre menuju Bandara Internasional Hang Nadim. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi massal yang lebih modern, terintegrasi, dan menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat serta wisatawan di Batam.

    Hal itu dipertegas dengan peluncuran 19 unit armada baru Bus Trans Batam sekaligus memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai terbaru melalui fitur QRIS Tap. Peluncuran berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (26/5/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penambahan armada dan pembaruan sistem pembayaran merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

    “Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi,” ujar Yusfa.

    Sebanyak 19 armada baru yang dihadirkan pada 2026 menggunakan skema Buy The Service (BTS) atau pembayaran berbasis layanan (pay per service). Dalam skema tersebut, penyedia jasa bertanggung jawab atas pengadaan, pemeliharaan, operasional, hingga sistem pemantauan keselamatan, sementara pemerintah membayar layanan berdasarkan perhitungan rupiah per kilometer.

    Menurut Yusfa, langkah tersebut dilakukan untuk meremajakan armada lama sekaligus memperluas jangkauan pelayanan dari sembilan koridor utama yang telah beroperasi.

    Dalam waktu dekat, Koridor Batam Centre-Jodoh direncanakan diperluas hingga menjangkau kawasan Bengkong dan Sungai Panas. Sementara itu, Koridor Nongsa-Batam Centre akan diintegrasikan dengan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

    “Saat ini rute Trans Batam sudah menghubungkan kawasan port to port dan port to business, seperti Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Internasional Batam Centre, dan Pelabuhan Telaga Punggur. Ke depan, kami menargetkan bus Trans Batam dapat langsung masuk ke kawasan bandara. Kami berharap dukungan Kementerian Perhubungan agar integrasi moda ini segera terealisasi,” katanya.

    Saat ini, jumlah pengguna Trans Batam mencapai sekitar 6.000 penumpang per hari, terdiri atas 70 persen penumpang umum dan 30 persen pelajar. Hingga 2026, total armada yang beroperasi mencapai 52 unit dengan dukungan 120 halte. Sejumlah halte dibangun melalui kolaborasi bersama badan usaha seperti Jasa Raharja, Grand Mall, Kepri Mall, dan Nagoya Hill Mall.

    Dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemko Batam menargetkan peningkatan layanan transportasi publik melalui penambahan koridor dari sembilan menjadi 10 koridor utama.

    Selain itu, pemerintah juga menargetkan pengadaan 10 trayek feeder, penyesuaian jam operasional mulai pukul 05.30 hingga 22.00 WIB, pemangkasan waktu tunggu menjadi 10–20 menit, serta penambahan armada yang terdiri atas 19 bus standar, 22 bus besar, dan 50 bus kecil. Pengembangan infrastruktur turut dilakukan melalui pembangunan 16 stasiun dan 220 halte standar.

    Mulai 1 Juni 2026, seluruh armada baru Trans Batam akan beroperasi menggunakan sistem pembayaran cashless berbasis QRIS Tap yang dikembangkan bersama Bank Indonesia.

    Melalui sistem tersebut, penumpang tidak lagi perlu membuka kamera untuk memindai kode QR. Pengguna cukup menempelkan (tap) telepon pintar yang telah dilengkapi fitur Near Field Communication (NFC) pada alat pemindai di dalam bus.

    Pemko Batam menilai inovasi tersebut akan mempercepat proses naik penumpang, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendukung tata kelola keuangan yang lebih akuntabel.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, mengapresiasi langkah Pemko Batam yang dinilai progresif dalam membangun transportasi publik secara mandiri.

    “Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya besar terhadap penurunan angka kemiskinan, akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan.

    Ia menambahkan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan pengembangan angkutan massal di 20 kota dalam lima tahun ke depan dan Batam menjadi salah satu daerah yang masuk dalam agenda tersebut.

    “Batam menunjukkan kesiapan membangun sistem transportasi yang berorientasi jangka panjang untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan

    Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar terkait adanya pernyataan yang menyebut aktivitas berjualan di ruang milik jalan (ROW) Jalan Brigjen Katamso, akses keluar masuk PT Sigma Aurora Property, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, diperbolehkan oleh Pemerintah.

    Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa Pemko Batam tidak pernah memberikan arahan maupun persetujuan kepada pihak mana pun dan dalam bentuk apapun untuk melakukan aktivitas berjualan di ruang milik jalan.

    “Pemerintah Kota Batam tidak pernah menyampaikan kepada siapa pun bahwa aktivitas berjualan di ROW jalan diperbolehkan. Informasi tersebut keliru dan perlu kami luruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat,” ujar Rudi, Selasa (26/5/2026).

    Ia menegaskan, langkah penertiban yang dilakukan pemerintah bukan tindakan yang dilakukan secara tiba-tiba, melainkan telah melalui proses administrasi dan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Rudi menjelaskan, sebelum pelaksanaan pembongkaran dilakukan, Pemerintah Kota Batam melalui Satpol PP telah lebih dahulu menyampaikan beberapa kali surat peringatan kepada pemilik bangunan yang berada di ROW 30 Jalan Brigjen Katamso, akses keluar masuk PT Sigma Aurora Property.

    Tahapan tersebut diawali dengan penyampaian Surat Peringatan (SP) I Nomor B/560/300.1/SATPOL PP/IX/2025 pada 12 September 2025.

    Karena belum terdapat tindak lanjut sesuai ketentuan, pemerintah kembali melayangkan Surat Peringatan (SP) II Nomor B/580/300.1/SATPOL PP/IX/2025 pada 19 September 2025.

    Selanjutnya, Surat Peringatan (SP) III Nomor B/597/300.1/SATPOL PP/IX/2025 diterbitkan pada 23 September 2025 sebagai tahapan lanjutan sebelum tindakan penertiban.

    Setelah seluruh tahapan peringatan dilaksanakan, Pemerintah Kota Batam kemudian menerbitkan Surat Pemberitahuan Pembongkaran Nomor B/640/300.1/SATPOL PP/X/2025 tertanggal 6 Oktober 2025.

    “Artinya, pemerintah telah menjalankan seluruh prosedur secara bertahap, mulai dari SP I, SP II, SP III hingga surat pembongkaran. Jadi tidak benar jika disebut tindakan dilakukan tanpa pemberitahuan atau tanpa proses,” tegas Rudi.

    Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Batam tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, penyampaian pendapat maupun tindak lanjut atas aspirasi tersebut harus dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

    “Setiap aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Kami berharap seluruh pihak dapat menyampaikan pendapat secara tertib dan tetap menghormati aturan demi menjaga ketertiban serta kepentingan bersama,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam)