Blog

  • Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

    Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan saat meresmikan Tim Cakalang di Pulau Kasu, Belakang Padang, Selasa (22/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat pelayanan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di wilayah hinterland. Salah satunya melalui peluncuran Tim Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis (Tim Cakalang) di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (22/9/2026).

    Tim tersebut diluncurkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Pada kesempatan yang sama, Amsakar juga menyerahkan bantuan 100 unit mesin ketinting kepada nelayan Kota Batam.

    Peluncuran Tim Cakalang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam Nomor 387 Tahun 2026 tentang pembentukan tim lintas instansi tersebut.

    Selain bantuan mesin ketinting, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris nelayan, bantuan kuota internet gratis dari XL Axiata untuk 10 titik lokasi, serta penandatanganan komitmen bersama pelayanan nelayan.

    Amsakar mengapresiasi sinergi Pemko Batam, DPRD Kota Batam, dan instansi vertikal dalam menghadirkan pelayanan yang menjawab langsung kebutuhan masyarakat pesisir.

    “Substansi pembangunan itu ada tiga: mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan yang membutuhkan. Hari ini kita hadir melaksanakan ketiganya. Melalui Tim Cakalang, kita hadir memotong rantai birokrasi yang rumit agar nelayan mudah mendapatkan BBM bersubsidi,” ujar Amsakar.

    Menurutnya, keberadaan Tim Cakalang tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Tim tersebut harus memastikan pelayanan administrasi kapal berjalan secara berkelanjutan, cepat, dan gratis.

    Amsakar meminta nelayan tidak lagi terbebani dengan proses pengurusan dokumen kapal yang selama ini membutuhkan koordinasi dengan sejumlah instansi. Ia juga mengingatkan agar bantuan mesin ketinting dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas nelayan.

    “Bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya. Jangan hanya disimpan. Manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga,” pesannya.

    Di sisi lain, Amsakar menyampaikan sejumlah program Pemko Batam yang diarahkan untuk memperkuat sumber daya manusia dan jaring pengaman sosial masyarakat, termasuk seragam sekolah gratis, peningkatan bantuan bagi lansia menjadi Rp400 ribu per orang, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan pekerja rentan, serta program beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak hinterland dan keluarga kurang mampu.

    “Langkah ini selaras dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam untuk membangun dari kelurahan dan desa. Di Batam, kita butuh energi bersama untuk melompat lebih cepat. Mari kita fokus memberi solusi dan memperkuat SDM anak-anak kita agar siap mengisi arus pembangunan Batam ke depan,” kata Amsakar.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, menjelaskan, pembentukan Tim Cakalang dilatarbelakangi masih rendahnya kepemilikan dokumen resmi kapal nelayan di Batam.

    Dari total 7.224 kapal berkapasitas 0-5 Gross Ton (GT), baru sekitar 898 kapal yang memiliki dokumen rekomendasi pembelian BBM resmi dari BPH Migas.

    Yudi mengatakan, sebelumnya nelayan harus melalui sejumlah tahapan administrasi yang melibatkan berbagai instansi. Proses tersebut antara lain pengurusan surat tukang di kelurahan atau kecamatan, E-Pas Kecil di KSOP Batam dan Tanjungbalai Karimun, Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui PTSP, E-BKP di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, hingga surat rekomendasi dari Dinas Perikanan.

    “Tim Cakalang menggabungkan seluruh unsur terkait untuk turun langsung ke pulau-pulau. Nelayan tidak perlu lagi jauh-jauh mengurus dokumen ke kota,” ujar Yudi.

    Sepanjang 2026, Tim Cakalang dijadwalkan turun sebanyak enam kali ke sejumlah wilayah hinterland, di antaranya Pulau Kasu, Pulau Terong, Bulang, dan Galang. Pemerintah menargetkan penerbitan hingga 1.500 surat rekomendasi pada Desember 2026.

    Untuk bantuan sarana perikanan tangkap, Yudi menyebutkan 100 unit mesin ketinting dengan nilai total sekitar Rp500 juta disalurkan melalui pokok pikiran Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan kepada nelayan di Kecamatan Belakang Padang.

    Khusus di Pulau Kasu, sebanyak 50 nelayan penerima bantuan juga langsung difasilitasi dalam penerbitan dokumen kapal di lokasi pada hari yang sama.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan administrasi kapal serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan nelayan Kampung Nelayan Merah Putih. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Ayo Dukung Atlet Kota Batam Berlaga di PORPROV VI Kepri 2026

    Ayo Dukung Atlet Kota Batam Berlaga di PORPROV VI Kepri 2026

    Kota Batam siap berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VI Kepulauan Riau Tahun 2026 yang akan digelar pada 1-8 November 2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

    Dari 32 cabor yang dipertandingkan Kota Batam akan mengirimkan kontingen untuk bertanding di 30 cabang olahraga (cabor) dan diharapkan dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Kota Batam. 

    Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada para atlet untuk meraih prestasi.

    #PorprovKepri #AtletBatam #AmsakarAchmad #LiClaudiaChandra #MediaCenterBatam

  • Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

    Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / TAUFIK JF PUTRA

    Diskominfo Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

    Rapat tersebut membahas penguatan tata kelola kelembagaan Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu di daerah. Erlita menegaskan, arahan yang disampaikan pemerintah pusat akan segera ditindaklanjuti dan diteruskan hingga ke tingkat bawah.

    “Tadi ada beberapa pesan penting yang disampaikan Ibu Tito. Kita di tingkat kota tentu akan mengikuti arahan pusat,” ujar Erlita.

    Dalam pertemuan itu, turut dipaparkan dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap program TP-PKK melalui pengalokasian anggaran dalam APBD.

    Erlita menyampaikan, berdasarkan paparan dalam rapat, Kota Batam berada di posisi kedua dalam besaran anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk mendukung program TP-PKK. Posisi pertama ditempati Kota Tangerang, sedangkan Kota Makassar berada di urutan ketiga.

    Menurut Erlita, dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program yang telah dirancang dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Selain dukungan anggaran, ia menilai penguatan tata kelola kelembagaan juga perlu menjadi perhatian. Dengan tata kelola yang baik, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan secara terarah, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Ketua Umum Dekranas, TP-PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan di tingkat daerah.

    Menurut Tri Tito, Dekranas, PKK, dan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Kelembagaan yang kuat tentunya membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi. Seluruh aspek tersebut perlu dibangun secara sistematis agar setiap unsur dapat menjalankan perannya secara optimal,” kata Tri Tito.

    Ia menjelaskan, Dekranas, PKK, dan Posyandu memiliki karakteristik, tugas, serta ruang lingkup yang berbeda. Meski demikian, ketiganya memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni mendorong pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Rapat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, pertemuan tersebut diharapkan dapat memastikan arah kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat diterapkan secara efektif hingga ke tingkat paling bawah. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Upacara Peringatan Harhubnas 2026 Tingkat Kota Batam

    Upacara Peringatan Harhubnas 2026 Tingkat Kota Batam

    Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Dataran Engku Putri. Turut hadir Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

    Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Harhubnas menjadi momentum memperkuat komitmen menghadirkan transportasi yang aman, selamat, terhubung, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

    Karena konektivitas bukan sekadar menghubungkan tempat, tetapi juga membuka peluang dan menggerakkan ekonomi.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #Harhubnas2026 #Batam #AmsakarAchmad #LiClaudiaChandra #MediaCenterBatam

  • Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

    Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat bertemu di Kantor Wali Kota, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Senin (21/9/2026). Dalam pertemuan yang diterima langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tersebut, kedua daerah membahas berbagai strategi pembangunan, mulai dari investasi, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, hingga pengembangan sektor pariwisata.

    Di kesempatan itu, Amsakar mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang memilih Batam sebagai tujuan kunjungan kerja sekaligus studi. Menurutnya, kunjungan antardaerah bukan hanya menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan informasi, tetapi juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan masukan yang konstruktif. Dengan demikian, setiap daerah dapat mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya.

    “Kami bisa berbagi informasi positif dari apa yang kami lakukan di Batam, sekaligus mendapatkan masukan-masukan yang lebih konstruktif untuk kepentingan daerah kita masing-masing,” katanya.

    Dalam pertemuan tersebut, Amsakar turut memaparkan perjalanan pembangunan Batam, termasuk transformasi kota ini dari kawasan industri menjadi salah satu pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Ia mengatakan, arah pembangunan Batam saat ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang disampaikan dalam sejumlah pertemuan bersama kepala daerah.

    “Selama rentang waktu satu tahun tujuh bulan memimpin Batam, kami sudah tiga kali bertemu langsung dan dipanggil langsung oleh Pak Presiden,” ungkapnya.

    Menurut Amsakar, dalam pertemuan tersebut Presiden memberikan arahan agar Batam terus didorong sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan investasi.

    “Apa yang beliau amanahkan kepada kami adalah bagaimana menjadikan Batam ini sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, menjadikan Batam sebagai lokomotif investasi,” katanya.

    Untuk mendukung arah tersebut, Amsakar menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Salah satunya melalui penyederhanaan proses perizinan agar aktivitas ekonomi dan investasi dapat berjalan lebih efektif.

    Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan, kunjungan ke Batam tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga mempelajari berbagai perkembangan yang telah dicapai Kota Batam.

    “Kedatangan kami ke Batam selain untuk silaturahmi, kami ingin keberhasilan Kota Batam bisa menular ke daerah kami,” kata Eka Putra.

    Ia menilai perkembangan Kota Batam berlangsung pesat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan kunjungan tersebut untuk berdiskusi dan bertukar informasi mengenai penanganan berbagai isu strategis di daerah.

    “Perkembangan Kota Batam sangat luar biasa. Kami ingin sharing dan bertukar informasi tentang bagaimana penanganan isu-isu strategis di daerah,” ujarnya.

    Selain tata kelola pemerintahan dan pembangunan, Eka Putra mengatakan pihaknya juga melihat peluang pengembangan sumber pendapatan daerah, khususnya melalui sektor pariwisata dan sektor potensial lainnya.

    “Kami juga mencari peluang untuk peningkatan pendapatan asli daerah kami, terutama dalam sektor pariwisata dan sektor lainnya,” katanya.

    Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Kedua pemerintah daerah bertukar pandangan mengenai pembangunan, pelayanan pemerintahan, investasi, pariwisata, serta strategi dalam mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan daerah. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

    Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

    Warga berswafoto bersama Wali Kota Batam, saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, saling mendukung, dan membangun sinergi dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.

    Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026).

    Kegiatan berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari bersepeda santai hingga senam bersama.

    Amsakar mengatakan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, semangat tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan membangun lingkungan yang harmonis.

    “Ayo kita jadikan momentum memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini sebagai media bagi kita untuk saling memperkuat, saling mendukung, dan saling bersinergi satu sama lainnya,” ujar Amsakar.

    Ia menekankan, semangat kebangsaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak warga mengurangi narasi kontraproduktif yang berpotensi merusak hubungan antarsesama dan menumbuhkan rasa saling tidak percaya.

    Menurutnya, masyarakat perlu menghadirkan energi positif dan menjaga suasana kehidupan yang kondusif.

    “Tumbuhkan spirit kebangsaan, semangat untuk mengabdi pada negara ini dengan cara mengurangi narasi-narasi yang kontraproduktif, yang membuat hubungan sesama anak bangsa rusak, yang senantiasa menumbuhkan rasa saling tidak percaya di antara satu sama lainnya,” katanya.

    Amsakar menegaskan, pembangunan Batam membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Saling menguatkan dan memberikan semangat positif, kata dia, juga merupakan bentuk kontribusi bagi bangsa dan daerah.

    “Kalau tak dapat berbuat, setidak-tidaknya memberikan semangat. Itu menurut saya cara yang paling minimal bagi kita untuk berkontribusi untuk negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.

    Di sisi pembangunan, Amsakar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

    Pembangunan infrastruktur, lanjutnya, menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas pemerataan pembangunan.

    Khusus di wilayah Sungai Beduk, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Selatan yang nantinya menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa.

    “Percepatan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa dengan panjang jalan sebesar 9,94 kilometer,” ujarnya.

    Menurut Amsakar, pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Batam.

    Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu ditangani bersama, termasuk air dan pengelolaan sampah. Untuk itu, Amsakar meminta dukungan dan partisipasi masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.

    “Saya butuh kerja sama kita semua, bahu-membahu. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Ikhtiar yang kita lakukan harus didukung dengan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

    Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat membawa Batam semakin maju.

    “Mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Dengan cara itu, kita bersama-sama mewujudkan Batam yang semakin hebat dan dahsyat,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Batam 10K 2026 Sukses dan Meriah

    Batam 10K 2026 Sukses dan Meriah

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wamendagri, Bima Arya, turut meramaikan Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri. Sebanyak 2.500 pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara ambil bagian dalam ajang bertema “Beyond Borders” ini.

    Bukan sekadar olahraga, Batam 10K menjadi momentum memperkuat sport tourism sekaligus memperkenalkan Batam sebagai destinasi event berskala nasional dan internasional.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #Batam10K2026 #SportTourism #Batam #MediaCenterBatam #BeyondBorders

  • Amsakar dan Bima Arya Ramaikan Batam 10K bersama 2.500 Pelari, Peserta Mancanegara Turut Ambil Bagian

    Amsakar dan Bima Arya Ramaikan Batam 10K bersama 2.500 Pelari, Peserta Mancanegara Turut Ambil Bagian

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wamendagri, Bima Arya, turut menyemarakkan Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, turut menyemarakkan Batam 10K 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026).

    Mengusung tema “Beyond Borders”, Batam 10K 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sport tourism di Kota Batam.

    Sebanyak 2.500 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya Kenya, Singapura, India, Filipina, dan Amerika Serikat.

    Kegiatan dimulai dari titik start di depan Kantor Wali Kota Batam. Sejak pagi, kawasan Batam Centre dipadati peserta yang bersiap mengikuti perlombaan. Sebelum lomba dimulai, Amsakar dan Bima Arya turut mengikuti senam bersama peserta.

    Amsakar mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti Batam 10K 2026. Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah hingga mancanegara menjadi kesempatan bagi Batam untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism.

    “Kita tentu menyambut baik kegiatan seperti ini. Batam 10K bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan Batam kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Ini bagian dari upaya kita mendorong sport tourism di Batam,” ujar Amsakar.

    Ia menilai event olahraga juga dapat menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dan negara. Interaksi tersebut, kata Amsakar, dapat memperkaya pengalaman peserta sekaligus memperkenalkan karakter Batam sebagai kota yang terbuka dan beragam.

    “Melalui event ini, kita ingin menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang terbuka, nyaman, dan siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional,” katanya.

    Batam 10K 2026 mempertandingkan dua kategori jarak, yakni 5K dan 10K. Peserta terbagi dalam kategori umum, pelajar, dan master untuk peserta berusia 40 tahun ke atas.

    Selain diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, ajang tersebut juga melibatkan pelari dari sejumlah negara. Kehadiran peserta mancanegara menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan Batam 10K 2026.

    Sementara itu, Bima Arya mengapresiasi penyelenggaraan Batam 10K 2026. Ia mendorong agar kegiatan tersebut terus dikembangkan sehingga memiliki daya tarik yang lebih luas pada penyelenggaraan berikutnya.

    “Saya mengapresiasi Pak Wali atas suksesnya Batam 10K ini. Acara ini sudah berjalan, dan saya kira harus terus dihidupkan lagi, dikembangkan, dan dibuat semakin menarik,” ujar Bima.

    Bima mengatakan, keterlibatan komunitas dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun ekosistem event olahraga di Batam. Ia juga mendorong penyelenggara memperluas kolaborasi, termasuk dengan influencer, untuk meningkatkan promosi dan menjangkau lebih banyak peserta.

    “Saran saya, rangkul komunitas, buat lebih baik lagi, dan ajak influencer yang bisa memeriahkan,” katanya.

    Ia berharap Batam 10K pada tahun-tahun mendatang dapat menarik lebih banyak peserta internasional sehingga cakupan event tersebut semakin luas.

    “Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi. Pesertanya tidak hanya dari Indonesia, tetapi semakin banyak yang datang dari mancanegara,” ujarnya.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ribuan pelari mengikuti rangkaian Batam 10K 2026 dengan penuh semangat. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara turut menciptakan suasana meriah di kawasan Batam Centre.

    Pemerintah Kota Batam berharap Batam 10K dapat terus berkembang sebagai agenda olahraga tahunan yang memadukan aktivitas olahraga dan promosi pariwisata.

    Pengembangan event secara berkelanjutan serta kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan semakin memperkuat Batam sebagai destinasi sport tourism sekaligus tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Harhubnas 2026, Amsakar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

    Harhubnas 2026, Amsakar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Upacara Peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026).

    Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran insan perhubungan se-Kota Batam.

    Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. Dalam amanatnya, Menhub mengingatkan bahwa peringatan Harhubnas juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus memperbarui komitmen kepada masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan di tengah keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.

    “Peristiwa-peristiwa itu mengingatkan kita pada satu hal yang sangat mendasar dalam transportasi. Keselamatan tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral,” ucap Amsakar saat membacakan amanat Menhub.

    Selain keselamatan, konektivitas menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor perhubungan. Transportasi berperan menghubungkan berbagai wilayah, sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat dan perekonomian.

    “Kita menghubungkan pulau dengan pulau. Kota dengan desa. Sentra produksi dengan pasar. Rumah dengan sekolah dan rumah sakit,” ujarnya.

    Dalam amanat tersebut juga ditegaskan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat menekan biaya angkut dan logistik sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.

    “Kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” lanjutnya.

    Menhub turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini menjalankan tugas menjaga konektivitas dan pelayanan transportasi. Namun, apresiasi tersebut harus diikuti dengan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

    Pelayanan transportasi, kata dia, harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sektor transportasi tidak semata-mata dilihat dari banyaknya infrastruktur atau sistem yang dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

    “Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Usai upacara, rangkaian peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam dilanjutkan dengan penyerahan alat keselamatan perhubungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi.

    Selain itu, dilakukan peluncuran stiker tahunan berlangganan sebagai bagian dari inovasi pelayanan sektor perhubungan di Kota Batam.

    Peringatan Harhubnas 2026 di Batam menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan konektivitas transportasi yang semakin aman, lancar, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026

    Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026

    “Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri.”

    Mari terus memperkuat konektivitas, meningkatkan pelayanan, dan menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, serta mendukung mobilitas masyarakat dan kemajuan Batam.

    HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    #HariPerhubunganNasional #Harhubnas2026 #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam