Author: mgub6

  • Dua Putra Daerah Batam Siap Harumkan Kepri di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

    Dua Putra Daerah Batam Siap Harumkan Kepri di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

    Dua putra terbaik Batam, Bagas dan Ridho, bersama empat rekannya akan mengikuti seleksi Paskibraka Nasional 2026. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Batam. Dua putra terbaik daerah, Bagas Randy Putra Azimarsono dan Ridho Athaullah Putra Dwi Pratama berhasil lolos Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dan akan melanjutkan perjuangan pada tahapan seleksi nasional.

    Kepastian tersebut diumumkan pada Jumat (8/5/2026) setelah seluruh rangkaian seleksi tingkat provinsi selesai dilaksanakan. Keduanya menjadi bagian dari enam perwakilan Provinsi Kepulauan Riau yang dipercaya mengikuti Seleksi Calon Paskibraka Nasional Tahun 2026.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih Bagas dan Ridho. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Batam memiliki kualitas, disiplin, dan semangat juang yang mampu bersaing di tingkat nasional.

    “Keberhasilan Bagas dan Ridho merupakan kebanggaan bagi Kota Batam. Ini menunjukkan bahwa anak-anak daerah memiliki potensi besar jika dibina dengan baik dan terus diberi ruang untuk berkembang,” ujar Amsakar, Sabtu (9/5/2026).

    Ia mengatakan, proses seleksi Paskibraka bukanlah hal mudah karena membutuhkan kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat. Karena itu, capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi.

    Amsakar juga berharap Bagas dan Ridho dapat memberikan hasil terbaik pada tahapan seleksi nasional serta membawa nama baik Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

    “Semoga keduanya dapat terus menjaga semangat, disiplin, dan rasa percaya diri sehingga mampu memberikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa,” katanya.

    Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Batam melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam yang terus berkomitmen membina generasi muda agar memiliki karakter kuat, integritas, jiwa nasionalisme, serta semangat cinta tanah air.

    Keberhasilan Bagas dan Ridho diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kota Batam untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai bidang. (Humas Diskominfo Batam)

  • Perda LAM Kota Batam Disahkan, Busana Adat Melayu Tampil Memukau di Sidang Paripurna

    Perda LAM Kota Batam Disahkan, Busana Adat Melayu Tampil Memukau di Sidang Paripurna

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta pimpinan DPRD Batam dan Ketua Pansus Ranperda LAM bersama peraga busana Melayu Kepri Kota Batam saat Sidang Paripurna di DPRD Batam, Jumat (8/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Jumat (8/5/2026), tidak hanya membahas pengelolaan persampahan, tetapi juga menjadi momentum penguatan identitas budaya Melayu melalui pengesahan Peraturan Daerah tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam. Dalam sidang tersebut, finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 turut memperagakan berbagai busana adat Melayu yang menjadi bagian dari pelestarian budaya daerah.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, tersebut. Tak hanya pengambilan keputusan tentang Ranperda LAM, paripurna tersebut juga mengagendakan penyampaian tanggapan dan jawaban pemerintah daerah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Persampahan.

    Suasana sidang tampak berbeda dengan hadirnya penampilan finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang memperagakan beragam pakaian adat Melayu. Peragaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Melayu sebagai identitas masyarakat Batam.

    Adapun busana adat yang diperagakan meliputi pakaian harian Siku Keluang, pakaian harian Teluk Belanga Dagang Dalam, pakaian resmi Kebaya Labuh, pakaian resmi Baju Kurung Cekak Musang, pakaian Melayu kebesaran, hingga pakaian pengantin Melayu.

    Penampilan tersebut mendapat perhatian para peserta sidang dan tamu undangan. Selain menampilkan keindahan busana tradisional Melayu, kegiatan itu juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat.

    Amsakar menyampaikan bahwa pengesahan perda tentang LAM Kepulauan Riau Kota Batam menjadi langkah penting dalam menjaga nilai adat, tradisi, dan kearifan lokal di tengah pesatnya pembangunan daerah.

    “Kami berharap dengan disahkannya perda ini, Lembaga Adat Melayu dapat semakin berperan aktif menjaga adat istiadat, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan harmoni sosial bersama berbagai komunitas paguyuban yang ada di Kota Batam,” ujar Amsakar.

    Menurutnya, pembangunan Kota Batam tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan karakter masyarakat melalui pelestarian budaya dan nilai-nilai adat Melayu.

    Pada agenda sebelumnya, Amsakar juga menyampaikan tanggapan pemerintah daerah terkait Ranperda Perubahan Perda Pengelolaan Persampahan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Batam harus dilakukan secara modern, terpadu, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha.

    “Pemerintah Kota Batam mendukung paradigma baru yang menempatkan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara produktif dan inovatif,” katanya.

    Pemko Batam, lanjutnya, juga terus mendorong penguatan gerakan reduce, reuse, recycle (3R), peningkatan peran bank sampah, serta edukasi lingkungan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli kebersihan di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Gema Batam ASRI, Wali Kota bersama Warga Belian Bersih-Bersih Lingkungan

    Gema Batam ASRI, Wali Kota bersama Warga Belian Bersih-Bersih Lingkungan

    Diguyur hujan tak membuat semangat gotong royong surut. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama warga turun langsung membersihkan lingkungan dalam kegiatan Gema Batam ASRI di Perumahan Gardan Raya, Batam Kota.

    Kebersamaan, kepedulian, dan budaya hidup bersih terus diperkuat demi mewujudkan Batam yang aman, sehat, resik, dan indah.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #GemaBatamASRI #Batam #GotongRoyong #BatamBersih #MediaCenterBatam

  • Gema Batam ASRI di Batam Kota, Wali Kota dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

    Gema Batam ASRI di Batam Kota, Wali Kota dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

    Warga berfoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, usai gotong royong di Belian, Batam Kota, Jumat (8/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Hujan yang mengguyur Perumahan Gardan Raya, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Jumat (8/5/2026), tidak menyurutkan semangat warga dan jajaran Pemerintah Kota Batam untuk bergotong royong dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI).

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turun langsung bersama masyarakat membersihkan lingkungan, memotong rumput, dan menata kawasan permukiman sebagai upaya memperkuat budaya hidup bersih dan sehat.

    Amsakar mengatakan Gema Batam ASRI merupakan implementasi kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

    Menurut dia, kebijakan tersebut telah ditindaklanjuti secara berjenjang oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat kota, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan. Pelaksanaan kegiatan di lingkungan permukiman dinilai menjadi langkah nyata dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

    “Gerakan ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan semua pihak. Pemerintah sudah memberi arah dan hari ini masyarakat menunjukkan respons yang luar biasa. Karena pada akhirnya, yang kita rawat bersama adalah lingkungan tempat kita hidup,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan kegiatan gotong royong tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan harus menjadi budaya yang terus tumbuh hingga tingkat RT dan RW.

    “Kalau gerakan ini terus diinisiasi sampai tingkat RT dan RW, insyaallah Batam akan menjadi kota yang hebat, bersih, dan masyarakatnya semakin solid,” katanya.

    Amsakar juga mengapresiasi antusiasme warga yang tetap mengikuti kegiatan meski cuaca kurang bersahabat. Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun Kota Batam.

    Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

    “Ayo kita berjalan searah, bergerak bersama menjadikan Batam lebih aman, sehat, resik, dan indah,” tutupnya.

    Pada kesempatan itu, Amsakar turut menyerahkan bantuan tempat sampah reduce, reuse, recycle (3R) dan mesin pemotong rumput secara simbolis sebagai dukungan pemerintah terhadap pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Batam Jadi Referensi Daerah Maju, Forkopimda Paser Pelajari Tata Kelola Investasi

    Batam Jadi Referensi Daerah Maju, Forkopimda Paser Pelajari Tata Kelola Investasi

    Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin, menerima kunjungan Forkopimda Paser di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (7/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Kota Batam kembali menjadi rujukan daerah dalam pengembangan investasi dan percepatan pembangunan. Hal itu terlihat dari kunjungan kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser yang diterima Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (7/5/2026).

    Kunjungan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antardaerah sekaligus bertukar pengalaman terkait tata kelola pemerintahan, investasi, pelayanan perizinan, serta strategi percepatan pembangunan daerah.

    “Pertemuan ini membahas berbagai upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, birokrasi yang responsif, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Firmansyah.

    Pada kesempatan tersebut, rombongan Forkopimda Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Kota Batam yang dinilai berkembang pesat sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi nasional.

    Kemajuan infrastruktur, iklim usaha, serta percepatan pembangunan di Batam disebut menjadi salah satu referensi positif dalam pengembangan daerah.

    Firmansyah, mengatakan pemerintah daerah saat ini dituntut bergerak cepat, adaptif, dan mampu membangun kolaborasi yang kuat di tengah dinamika pembangunan dan persaingan investasi yang semakin kompetitif.

    “Kompetisi antardaerah saat ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan birokrasi yang lincah, pelayanan perizinan yang efektif, serta ekosistem investasi yang memberikan rasa aman dan kepastian bagi pelaku usaha,” ujarnya.

    Ia menambahkan, Batam terus tumbuh sebagai kawasan strategis industri dan investasi nasional karena didukung stabilitas daerah, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

    Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan Batam tidak hanya datang dari Forkopimda tingkat kota, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau.

    “Sinergi Forkopimda kota dan provinsi menjadi kekuatan penting dalam menjaga Batam tetap kondusif, kompetitif, dan dipercaya investor. Stabilitas daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif,” katanya.

    Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan singkat mengenai arah pembangunan Kota Batam serta peluang kolaborasi antardaerah di berbagai sektor strategis ke depan. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam

    Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri silaturahmi bersama tokoh masyarakat di Golden Prawn 933 Bengkong, Rabu (6/5/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak tokoh masyarakat, ketua RT/RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengawal momentum kemajuan Kota Batam.

    Ajakan tersebut disampaikan Amsakar-Li Claudia dalam kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Nongsa, dan Batuampar di Golden Prawn 933 Bengkong, Rabu (6/5/2026) malam.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dengan elemen masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

    Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama atau hablum minannas guna meluruskan berbagai persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk tidak menghabiskan energi pada hal-hal yang dapat memicu jarak dan kecurigaan.

    “Silaturahmi ini insyaallah dapat meluruskan persepsi yang keliru, menjernihkan suasana, serta memperkuat kembali hubungan baik yang telah terjalin. Mari kita bangun energi kolektif demi kemajuan Batam,” ujarnya.

    Amsakar juga memaparkan besarnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Menurutnya, dalam waktu relatif singkat, pemerintah telah menerbitkan empat Peraturan Pemerintah (PP) strategis untuk mendukung pengembangan Batam, salah satunya PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

    Ia menilai dukungan regulasi tersebut berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam.

    “Data makro Batam menunjukkan perkembangan yang menggembirakan selama satu tahun tiga bulan kepemimpinan kami,” katanya.

    Amsakar menyebut pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

    Sementara itu, realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Pada Triwulan I Tahun 2026, investasi di Batam juga mengalami pertumbuhan hingga 103 persen. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kota Batam berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional.

    “Capaian ini bukan semata hasil kerja kepala daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga seluruh elemen masyarakat. Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

    Meski berbagai capaian berhasil diraih, Pemerintah Kota Batam, lanjut Amsakar, tetap fokus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat secara bertahap. Beberapa di antaranya terkait distribusi air bersih, penanganan banjir melalui koordinasi drainase bersama BP Batam, hingga optimalisasi pengangkutan sampah.

    Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026 mendatang.

    “Insyaallah tanggal 20 Mei saya masuk asrama haji dan tanggal 21 Mei berangkat ke Tanah Suci. Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran,” ucapnya.

    Selama menjalankan ibadah haji, Amsakar menitipkan roda pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta DPRD Kota Batam terus mendukung jalannya program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah anggota DPRD Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Duta Wisata 2026 Dibekali Strategi Promosi Digital hingga 15 Program Prioritas Wako dan Wawako Batam

    Duta Wisata 2026 Dibekali Strategi Promosi Digital hingga 15 Program Prioritas Wako dan Wawako Batam

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menekankan pentingnya penguasaan strategi promosi digital bagi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam 2026 sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah.

    Hal tersebut disampaikan Rudi saat menjadi narasumber pada kegiatan Karantina atau Training Centre Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang digelar di Ayola Signature Ocarina Batam, Rabu (6/5/2026).

    Rudi mengatakan, duta wisata tidak hanya berperan sebagai ikon daerah, tetapi juga sebagai ujung tombak promosi yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut generasi muda, termasuk duta wisata, untuk adaptif dan kreatif dalam menyampaikan potensi daerah.

    “Duta wisata harus mampu menjadi komunikator yang baik, khususnya di ruang digital. Mereka harus memahami bagaimana memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan Batam secara luas,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, strategi promosi pariwisata saat ini tidak lagi bergantung pada metode konvensional semata, melainkan harus didukung dengan konten kreatif yang menarik dan informatif. Konten tersebut, kata dia, harus mampu menggambarkan kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Batam.

    Selain itu, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia digital. Duta wisata diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

    “Literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Duta wisata harus menjadi agen informasi yang kredibel,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dari segi pengetahuan pariwisata, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital serta informasi kondisi ekonomi makro Kota Batam.

    Pembekalan tersebut juga mencakup pemahaman terhadap 15 program prioritas Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, agar para duta mampu menjadi agen informasi yang selaras dengan arah pembangunan kota.

    Adapun, 15 program prioritas Wako dan Wawako Batam tersebut meliputi optimalisasi penyediaan air bersih, penanganan banjir, pemberian layanan pengobatan gratis serta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta untuk UMKM, penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, serta bantuan bagi lansia. Selain itu, program juga mencakup pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif, pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan siswa berprestasi, pengembangan transportasi publik terintegrasi seperti BRT dan LRT, serta pembangunan jalan lingkar.

    Selanjutnya, Wako dan Wawako Batam juga memprioritaskan pembangunan pusat seni budaya paguyuban, pengelolaan stok kebutuhan pokok, pengelolaan sampah ramah lingkungan, pembangunan sekolah dan ruang kelas baru, serta peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Duta wisata juga harus memahami dan mengetahui program-program yang sedang digalakkan, terutama tentang 15 program prioritas ini,” katanya.

    Ia mengatakan, Karantina Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi, yang bertujuan membekali peserta dengan berbagai keterampilan dan wawasan sebelum memasuki tahap penilaian akhir.

    “Dengan pembekalan tersebut, diharapkan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda Batam yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah,” tutup Rudi. (Humas Diskominfo Batam)

  • Raker dan Seminar DWP Batam, Dorong Perempuan Cerdas Kelola Keuangan Keluarga Lewat Investasi Emas

    Raker dan Seminar DWP Batam, Dorong Perempuan Cerdas Kelola Keuangan Keluarga Lewat Investasi Emas

    Sekda Kota Batam, Firmansyah, membuka rapat kerja DWP Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (6/5/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka rapat kerja Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam yang dirangkaikan dengan Seminar “Wanita Hebat, Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga melalui Investasi Emas” di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (6/5/2026).

    Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama DWP Kota Batam dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Batam. Seminar tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan anggota DWP agar lebih bijak dan terampil dalam mengelola keuangan keluarga.

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah positif yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, khususnya dalam memahami pengelolaan keuangan dan investasi.

    Ia juga mengapresiasi DWP Kota Batam yang mampu menjalin kemitraan dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta BSI yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

    “Jika organisasi perempuan aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, ke depan pembangunan Kota Batam akan semakin baik,” ujar Firmansyah.

    Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam siap memfasilitasi organisasi kemasyarakatan yang dibentuk sesuai ketentuan perundang-undangan, seperti DWP, TP PKK, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), untuk bersinergi dalam kegiatan sosial.

    Firmansyah berharap, melalui rapat kerja dan seminar ini lahir gagasan konstruktif yang mampu mendorong kemajuan organisasi perempuan di Batam, sekaligus mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

    Sementara itu, Ketua DWP Kota Batam, Erdawati Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada BSI atas dukungan dan fasilitasi kegiatan seminar tersebut.

    Ia menjelaskan, seminar diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas ketua unit DWP di lingkungan Pemerintah Kota Batam serta perwakilan Tim Penggerak PKK Kota Batam.

    “Melalui seminar ini, kami memperoleh pengetahuan dan informasi tentang cara mengelola keuangan keluarga secara lebih tertata, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” kata Erdawati.

    Selain itu, DWP Kota Batam juga telah menyiapkan sejumlah agenda kegiatan lanjutan, di antaranya kunjungan ke panti asuhan, pelayanan di posyandu lansia, serta lomba temu rintang dalam rangka peringatan hari ulang tahun DWP Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi )

  • Perayaan Paskah Oikumene Tingkat Kota Batam 2026

    Perayaan Paskah Oikumene Tingkat Kota Batam 2026

    Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai Perayaan Paskah Oikumene Batam 2026. Dari tawa jemaat hingga pesan inspiratif di atas panggung, semuanya menyatu dalam harmoni.

    Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, mempertegas komitmen menjaga toleransi, sementara penampilan Rony Imanuel sukses menghidupkan suasana.

    Batam bukan sekadar kota, tapi rumah bersama dalam keberagaman

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI

    #PaskahBatam2026 #BatamHarmoni #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam

  • Waspada Pinjol Ilegal, Kominfo Batam Minta Warga Cek Legalitas dan Lindungi Data Pribadi

    Waspada Pinjol Ilegal, Kominfo Batam Minta Warga Cek Legalitas dan Lindungi Data Pribadi

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal serta jasa penyelesaian utang tanpa izin yang kian meresahkan.

    Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, modus penipuan digital saat ini semakin beragam. Salah satunya, oknum yang menawarkan jasa penyelesaian utang pinjol, tetapi justru menjerat korban ke dalam lingkaran utang yang lebih besar.

    “Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran solusi instan untuk masalah utang. Pastikan lembaga yang digunakan memiliki izin resmi. Jangan sampai niat menyelesaikan masalah justru menambah persoalan baru,” ujar Rudi, Rabu (6/5/2026).

    Berdasarkan temuan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), terdapat sejumlah praktik perusahaan yang menawarkan jasa konsultasi dan pelunasan pinjol dengan skema berisiko.

    Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain penyalahgunaan logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga pemerintah lain untuk meyakinkan korban, penawaran skema yang mendorong korban mengambil pinjaman baru guna menutup utang lama, serta pemotongan biaya atau permintaan imbal jasa (fee) yang tinggi dari dana pinjaman yang dicairkan.

    Rudi menegaskan, literasi keuangan digital menjadi kunci utama dalam melindungi masyarakat dari praktik tersebut. Ia menyarankan masyarakat untuk selalu mengecek legalitas layanan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

    Pemko Batam bersama OJK Kepulauan Riau dan Satgas PASTI, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat guna menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat.

    “Kami ingin masyarakat Batam semakin cerdas dan kritis. Keamanan digital dimulai dari kesadaran dan ketelitian dalam memilah informasi,” kata Rudi. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)