Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Pemko Batam Perkuat Keamanan Siber, Sekda Firmansyah Tekankan Perlindungan Data

    Pemko Batam Perkuat Keamanan Siber, Sekda Firmansyah Tekankan Perlindungan Data

    Sekda Batam, Firmansyah, membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Keamanan Informasi dan Jaringan Komunikasi Sandi di lingkungan Pemko Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Rabu (29/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Keamanan Informasi dan Jaringan Komunikasi Sandi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Rabu (29/7/2026).

    Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam itu diikuti perwakilan pengelola teknologi informasi (IT) dan penanggung jawab sistem dari seluruh perangkat daerah. Rakor menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yakni Ridwan Imam Syarif, S.Tr.TP., dan Yurliansyah Hirma Fajar, S.T.

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada narasumber BSSN dan seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, kehadiran seluruh perangkat daerah mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pertahanan digital Pemerintah Kota Batam.

    Ia mengatakan, percepatan transformasi digital dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju pemerintahan digital harus diimbangi dengan penguatan keamanan informasi. Pasalnya, meningkatnya pemanfaatan teknologi juga berbanding lurus dengan meningkatnya ancaman siber.

    “Keamanan informasi bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang andal dan terpercaya,” ujar Firmansyah.

    Ia menegaskan, setiap perangkat daerah wajib menjaga tiga pilar utama keamanan informasi atau CIA Triad, yakni kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability). Ketiga prinsip tersebut dinilai menjadi dasar dalam melindungi data pemerintah dari akses yang tidak sah, menjaga keutuhan data, serta memastikan layanan digital tetap dapat diakses kapan pun dibutuhkan.

    Melalui rapat koordinasi tersebut, Firmansyah berharap terbangun koordinasi yang semakin kuat antarperangkat daerah dalam pengelolaan keamanan informasi. Menurutnya, keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh organisasi perangkat daerah.

    Selain itu, rakor juga menjadi forum untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan Jaringan Komunikasi Sandi (JKS) dan penerapan standar keamanan informasi di masing-masing perangkat daerah.

    Firmansyah juga menekankan pentingnya membangun budaya sadar keamanan siber (security awareness) di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko serangan siber, termasuk upaya penipuan digital (phishing) maupun kelalaian dalam pengelolaan akun.

    “Melalui rapat ini, saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun dan melaksanakan rencana tindak lanjut secara konkret sehingga penguatan keamanan informasi dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, transformasi digital yang terus berkembang membawa konsekuensi meningkatnya ancaman siber dan risiko kebocoran data.

    “Keamanan informasi bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan fondasi utama untuk menjaga keberlangsungan layanan publik yang andal dan terpercaya,” ujarnya.

    Karena itu, melalui Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Informatika, dan Persandian, Diskominfo Kota Batam menggelar rapat koordinasi sebagai langkah untuk mengevaluasi kondisi ketahanan siber, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan kebijakan tata kelola keamanan informasi di seluruh perangkat daerah.

    Melalui forum tersebut, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dalam menerapkan standar keamanan informasi sehingga transformasi menuju pemerintahan digital di Kota Batam dapat berlangsung secara aman, efektif, dan berkelanjutan. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Apel Razia Gabungan Kendaraan Bermotor, Tingkatkan Kepatuhan Pajak di Batam

    Apel Razia Gabungan Kendaraan Bermotor, Tingkatkan Kepatuhan Pajak di Batam

    Sekda Batam, Firmansyah, memimpin apel kesiapan pelaksanaan razia gabungan kendaraan bermotor dalam rangka optimalisasi penerimaan PKB dan Opsen BBNKB Tahun 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Rabu (29/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, memimpin apel kesiapan pelaksanaan razia gabungan kendaraan bermotor dalam rangka optimalisasi penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Tahun 2026. Apel digelar di Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Rabu (29/7/2026).

    Kegiatan tersebut melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri, Samsat Kepri, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Bapenda Kota Batam, Dinas Perhubungan Kota Batam, serta PT Jasa Raharja.

    Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa razia gabungan bukan semata-mata penindakan, melainkan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan bermotor.

    “Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tetapi juga kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.

    Firmansyah meminta seluruh petugas yang terlibat mengedepankan sikap humanis dan profesional selama pelaksanaan razia. Ia mengingatkan agar petugas menjaga etika dalam bertugas, menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kesan arogan, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas.

    “Laksanakan tugas dengan baik, santun, dan tetap menjaga ketertiban lalu lintas. Jangan sampai pelaksanaan razia justru menimbulkan kemacetan atau mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

    Ia mengungkapkan, tingkat kepatuhan masyarakat Kota Batam dalam membayar pajak kendaraan bermotor masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data yang disampaikan, tingkat kepatuhan wajib pajak saat ini baru berkisar 30 hingga 40 persen.

    Karena itu, Firmansyah berharap razia gabungan dapat mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu. Menurutnya, peningkatan kepatuhan tersebut akan berdampak positif terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang selanjutnya digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

    “Dengan meningkatnya kepatuhan membayar pajak kendaraan, penerimaan daerah juga akan meningkat sehingga berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • HKG PKK ke-54 Kota Batam, Amsakar Soroti Peran PKK Dukung Asta Cita dan Indonesia Emas 2045

    HKG PKK ke-54 Kota Batam, Amsakar Soroti Peran PKK Dukung Asta Cita dan Indonesia Emas 2045

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri peringatan HKH PKK ke-54 di Hotel Planet Holiday, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Rabu (29/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Hotel Planet Holiday, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Rabu (29/7/2026). Momentum tersebut menjadi ajang apresiasi atas kiprah Tim Penggerak (TP) PKK dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi perempuan, serta sekitar 750 kader dan pengurus PKK dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW se-Kota Batam.

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas konsistensi TP PKK Kota Batam yang terus menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, implementasi 10 Program Pokok PKK kini semakin nyata dan memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga.

    “PKK Kota Batam kini tidak lagi sekadar berenang di permukaan, tetapi menyelam hingga ke kedalaman. Saya sangat bersyukur dan bangga karena fokus PKK menyentuh hal-hal mendasar, mulai dari gizi seimbang, pembentukan karakter dan akhlak mulia, hingga kepedulian terhadap kelompok rentan yang membutuhkan perhatian,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, program-program PKK sejalan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kota Batam sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

    Terkait dukungan anggaran, Amsakar memastikan Pemerintah Kota Batam tetap berkomitmen mendukung program prioritas PKK. Menurutnya, penyesuaian anggaran dilakukan secara proporsional bersama perangkat daerah terkait tanpa mengurangi substansi program yang telah direncanakan.

    Pada kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam. Di antaranya pertumbuhan ekonomi nonmigas tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 83,8, angka kemiskinan yang turun menjadi 3,81 persen, hingga meningkatnya kepercayaan dunia internasional yang ditandai dengan penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional di Batam.

    “Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk peran aktif ibu-ibu PKK. Kemajuan Batam hanya dapat diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi bersama,” katanya.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengatakan peringatan HKG PKK Ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

    Menurut Erlita, Gerakan PKK di Kota Batam didukung kelembagaan yang kuat, terdiri atas satu TP PKK Kota, 12 TP PKK Kecamatan, 64 TP PKK Kelurahan, serta 920 Kelompok PKK RW beserta kader hingga tingkat RT.

    Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020, pelaksanaan program PKK mengacu pada Rencana Induk Gerakan PKK dan Rencana Strategis Tahun 2025–2029 yang diselaraskan dengan RPJMD Kota Batam melalui kemitraan bersama 21 OPD pengampu dan sejumlah lembaga, termasuk BAZNAS Kota Batam.

    Erlita menyebut rangkaian HKG PKK Ke-54 diisi berbagai kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat, di antaranya penyaluran 60 paket sembako bagi lansia dan anak terlantar, bantuan 37 unit kursi roda untuk penyandang disabilitas, bantuan gizi bagi 100 anak stunting, pelatihan public speaking bagi 150 peserta dari organisasi perempuan, serta Lomba Vlog PKK yang diikuti 340 karya dari pelajar dan kader PKK.

    Selain itu, TP PKK Kota Batam juga berhasil meraih 26 penghargaan pada ajang HKG PKK Tingkat Nasional di Makassar. Pada kesempatan yang sama, penghargaan turut diberikan kepada 10 kader PKK yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menggerakkan organisasi di Kota Batam.

    Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Nila Heriman, melaporkan bahwa pelaksanaan HKG PKK Ke-54 Tingkat Kota Batam didanai melalui APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026 pada DPA Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

    Nila juga menyampaikan apresiasi atas penganugerahan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Madya kepada Ketua TP PKK Kota Batam sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memajukan Gerakan PKK di Kota Batam.

    Rangkaian peringatan HKG PKK Ke-54 ditutup dengan pengumuman pemenang berbagai lomba, penyerahan penghargaan kepada tokoh penggerak PKK, serta penampilan seni budaya yang dibawakan oleh pengurus TP PKK kecamatan se-Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pemko Batam Perkuat Peran RT/RW untuk Edukasi Dalam Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

    Pemko Batam Perkuat Peran RT/RW untuk Edukasi Dalam Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

    Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memperkuat peran Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui edukasi dalam kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di lingkungan masing-masing.

    Kebijakan tersebut terdapat dalam Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.

    Melalui penguatan peran tersebut, Ketua RT dan RW akan membantu pemerintah melakukan edukasi secara persuasif terhadap kendaraan bermotor milik masyarakat, khususnya untuk mengetahui status kepatuhan pembayaran pajak kendaraan. 

    Pendataan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun basis data yang lebih akurat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan menjelaskan bahwa pelibatan RT dan RW memiliki landasan hukum yang jelas sebagai bagian dari fungsi pemerintahan di tingkat lingkungan.

    Menurutnya, tugas tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mengatur peran aparatur pemerintahan dalam pendataan penduduk dan potensi wilayah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 yang menegaskan fungsi RT dan RW dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan, serta Peraturan Wali Kota Batam Nomor 32 Tahun 2017 tentang RT dan RW yang memberikan kewenangan kepada pengurus lingkungan untuk melakukan pendataan kependudukan dan potensi sumber daya di wilayahnya.

    Dalam pelaksanaannya, Rudi menegaskan bahwa edukasi agar dilakukan secara persuasif dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Ketua RT dan RW dinilai memiliki kedekatan dengan warga sehingga proses pendataan diharapkan berlangsung komunikatif, setara, dan tetap menghormati privasi masyarakat.

    “Dalam edukasi tersebut juga diharapkan memberikan data wajib pajak untuk selanjutnya dilakukan oleh kader pajak di tingkat RT dan RW yang telah mengenal warga di lingkungannya masing-masing. Pendekatan yang dilakukan mengedepankan komunikasi yang baik sehingga masyarakat dapat memahami tujuan edukasi dan pendataan tersebut,” jelasnya, Rabu (29/7/2026).

    Apabila terdapat warga yang tidak bersedia memberikan informasi mengenai status pajak kendaraannya, Ketua RT maupun RW tidak boleh melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik. Data tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada kader pajak dan Lurah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

    Terkait dukungan kepada RT dan RW, Rudi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam selama ini telah memberikan insentif rutin setiap bulan kepada para Ketua RT dan RW sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

    Sementara itu, mengenai kemungkinan adanya tambahan insentif atas pelaksanaan tugas pendataan tersebut, pemerintah akan mempertimbangkannya sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

    Ia juga menjelaskan bahwa implementasi kebijakan tersebut akan mulai dilaksanakan setelah regulasi atau peraturan daerah yang menjadi dasar pelaksanaannya resmi diundangkan dan diperkirakan mulai awal tahun 2027.

    Pemerintah Kota Batam berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pengurus lingkungan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. 

    Optimalisasi penerimaan daerah dari sektor pajak diharapkan akan kembali memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Batam.(***)

  • Pemko Batam Ajak Warga Kibarkan Merah Putih dan Gunakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI

    Pemko Batam Ajak Warga Kibarkan Merah Putih dan Gunakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak seluruh masyarakat, perangkat daerah, instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai komunitas untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, menggunakan logo resmi, dan memasang dekorasi bernuansa kemerdekaan.

    Ajakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Sosialisasi Tema dan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

    Dalam surat edaran tersebut ditetapkan tema HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Adapun tema, logo resmi, serta Pedoman Identitas Visual HUT Ke-81 RI dapat diunduh melalui laman https://logohutri.istanapresiden.go.id

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengimbau seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, serta masyarakat untuk menggunakan logo resmi HUT Ke-81 RI pada berbagai media publikasi, baik cetak, elektronik, maupun digital, sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

    “Momentum peringatan kemerdekaan menjadi ajang untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batam menggunakan tema dan logo resmi HUT Ke-81 RI, memasang dekorasi di lingkungan masing-masing, serta mengibarkan Bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus,” ujar Rudi, Rabu (29/7/2026).

    Selain menggunakan logo resmi, masyarakat juga diimbau memasang dekorasi berupa umbul-umbul, spanduk, baliho, poster, maupun ornamen bertema HUT Ke-81 RI di lingkungan perkantoran, kawasan permukiman, fasilitas umum, pusat perbelanjaan, hingga pusat-pusat aktivitas masyarakat.

    Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

    Rudi juga mengajak masyarakat memeriahkan Bulan Kemerdekaan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi warga, seperti gotong royong, perlombaan, kegiatan seni dan budaya, serta aktivitas sosial yang mempererat persatuan di lingkungan masing-masing.

    “Mari kibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun lingkungan tempat tinggal mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Bersama-sama kita semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai wujud cinta kepada bangsa dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan. Dengan semangat ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, mari kita terus menjaga persatuan serta bergotong royong membangun Batam yang semakin maju dan Indonesia yang semakin kuat,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja

    Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, belum lama ini. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Kepercayaan investor terhadap Kota Batam terus menguat. Pada Semester I Tahun 2026, realisasi investasi di Batam tumbuh 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai investasi tercatat mencapai Rp29,89 triliun, meningkat signifikan dari Rp18,37 triliun pada Semester I 2025.

    Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator semakin kuatnya posisi Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi yang kompetitif di tingkat nasional.

    “Alhamdulillah, realisasi investasi Batam pada Semester I 2026 mencapai Rp29,89 triliun atau tumbuh 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18,37 triliun,” ujar Amsakar, Selasa (28/7/2026).

    Menurutnya, lonjakan investasi tersebut mencerminkan iklim usaha yang semakin kondusif sekaligus keberhasilan sinergi antara Pemerintah Kota Batam, BP Batam, pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan dalam menghadirkan kepastian berusaha bagi investor.

    Pertumbuhan investasi juga diikuti peningkatan aktivitas usaha. Jumlah proyek investasi naik 32,82 persen, dari 11.915 proyek pada Semester I 2025 menjadi 15.826 proyek pada Semester I 2026.

    Sebagian besar proyek tersebut telah memasuki tahap produksi. Jumlah proyek produksi meningkat 52,32 persen menjadi 6.932 proyek, sedangkan proyek yang masih dalam tahap konstruksi bertambah 20,78 persen menjadi 8.894 proyek. Kondisi ini menunjukkan investasi yang masuk tidak lagi sebatas tahap perencanaan, melainkan telah menghasilkan aktivitas ekonomi yang nyata.

    Dampak positif lainnya terlihat pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang Semester I 2026, investasi di Batam mampu menyerap 40.423 tenaga kerja Indonesia (TKI), meningkat 32,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, tenaga kerja asing (TKA) tercatat sebanyak 520 orang atau naik 29,35 persen. Secara keseluruhan, jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 40.943 orang atau tumbuh 32,16 persen.

    Selain meningkat dari sisi jumlah proyek, kualitas investasi juga menunjukkan tren positif. Rata-rata nilai investasi per proyek naik 22,53 persen, dari Rp1,54 miliar menjadi Rp1,89 miliar. Hal ini menandakan skala investasi yang masuk ke Batam semakin besar dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

    Amsakar menjelaskan struktur investasi Batam juga mengalami transformasi. Jika sebelumnya didominasi sektor jasa, kini investasi mulai bergeser ke sektor industri manufaktur berteknologi tinggi.

    “Perubahan ini menunjukkan arah pembangunan ekonomi Batam semakin kuat. Industri manufaktur berteknologi tinggi kini menjadi salah satu sektor yang paling diminati investor, disusul industri kimia dan farmasi, perumahan dan kawasan industri, serta transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi,” ujarnya.

    Berdasarkan data Semester I 2026, lima sektor dengan realisasi investasi terbesar yakni jasa lainnya sebesar Rp6,09 triliun, industri mesin, elektronika, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam sebesar Rp6,07 triliun, industri kimia dan farmasi Rp3,97 triliun, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp3,52 triliun, serta transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp2,55 triliun.

    Dari sisi negara asal investor, Singapura masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp10,89 triliun. Selanjutnya disusul Hong Kong sebesar Rp1,39 triliun, Korea Selatan Rp1,18 triliun, Republik Rakyat Tiongkok Rp1,11 triliun, dan Amerika Serikat sebesar Rp1,02 triliun.

    Meski demikian, Amsakar mengakui sektor jasa masih perlu terus diperkuat. Berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025, Batam memperoleh skor 4,04. Nilai terendah berada pada Pilar 7 (Pasar Produk), khususnya indikator persaingan sektor jasa yang memperoleh skor 2,91 dari skala lima.

    Menurutnya, kondisi tersebut lebih dipengaruhi oleh struktur ekonomi Batam yang hingga kini masih didominasi industri pengolahan atau manufaktur dengan kontribusi 57,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), disusul sektor konstruksi sebesar 20,23 persen. Sementara itu, kontribusi sektor perdagangan dan jasa masih relatif lebih kecil.

    Karena itu, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam terus memperkuat sektor jasa sebagai pendukung industri melalui pengembangan logistik, jasa profesional, ekonomi digital, industri kreatif, penguatan UMKM agar terintegrasi dalam rantai pasok industri, peningkatan kompetensi sumber daya manusia vokasi, serta perluasan akses pembiayaan bagi UMKM dan perusahaan rintisan (startup).

    “Fokus kami bukan hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi memastikan investasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya saing daerah, dan menggerakkan perekonomian Batam secara berkelanjutan,” tutup Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

    Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyaksikan penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa (28/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung investasi berbasis teknologi saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa (28/7/2026). Menurut Amsakar, Batam kini tengah bertransformasi dari kawasan industri manufaktur konvensional menuju pusat investasi teknologi informasi dan data center.

    “Apa yang dilakukan hari ini membuktikan bahwa sinergi antarpemangku kepentingan mampu meningkatkan daya saing investasi. Kolaborasi seperti ini penting agar Batam semakin kokoh sebagai lokomotif investasi sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Amsakar.

    Ia mengungkapkan, arah investasi di Batam kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya didominasi sektor infrastruktur dan manufaktur perakitan, saat ini investasi mulai bergeser ke sektor teknologi informasi, termasuk industri data center yang berkembang pesat.

    Melihat tren tersebut, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, terutama ketersediaan pasokan listrik dan air bersih yang menjadi kebutuhan utama industri teknologi.

    “Data center dapat berkembang di Batam sepanjang kebutuhan listrik dan air bersih terpenuhi. Penandatanganan PJBTL hari ini menunjukkan kesiapan pasokan listrik, sementara Pemerintah Kota Batam akan terus mempercepat dan mempermudah proses perizinan bagi para investor,” tegasnya.

    Amsakar menilai keputusan PT Altiva Identity Data Center berinvestasi di Batam merupakan langkah yang tepat. Selain memiliki posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Singapura, Batam juga memperoleh dukungan regulasi dari pemerintah pusat yang semakin memperkuat daya tarik investasi.

    Ia juga menyinggung meningkatnya perhatian dunia terhadap Batam sebagai tujuan investasi teknologi. Salah satunya terlihat dari rencana investasi kemitraan Firmus Technologies Australia bersama Nvidia untuk pengembangan fasilitas produksi GPU di Batam yang ditargetkan mulai beroperasi pada triwulan I tahun 2027.

    Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan menjaga iklim investasi dengan membangun narasi positif tentang Batam sebagai daerah yang aman, kondusif, dan ramah investasi.

    Menurutnya, berbagai indikator makroekonomi menunjukkan kinerja Batam yang terus menguat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam telah mencapai 83,8, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan masuk lima besar di Sumatra. Capaian tersebut mencerminkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat.

    Di sisi lain, sektor manufaktur masih menjadi penopang utama perekonomian Batam dengan kontribusi sekitar 52–56 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam. Sementara terhadap perekonomian Provinsi Kepulauan Riau, kontribusinya mencapai 62–68 persen.

    “Berbagai capaian ini menunjukkan arah pembangunan Batam berada di jalur yang tepat. Mari kita satukan tekad dan memperkuat kolaborasi agar Batam semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tutup Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

    Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI, Sobandi, menandatangani prasasti saat meresmikan Gedung Arsip dan Musala Baitus Shalihin PN Batam di kompleks kantor PN Batam, Batam Centre, Selasa (28/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meresmikan Gedung Arsip dan Musala Baitus Shalihin Pengadilan Negeri (PN) Batam di kompleks kantor PN Batam, Batam Centre, Selasa (28/7/2026). Kehadiran Amsakar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi wujud komitmen memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pelayanan hukum di Kota Batam.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Sobandi, Ketua Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau Ahmad Shalihin, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau Zulfahmi, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Ketua Pengadilan Negeri Batam Tiwik, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Kota Batam.

    Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Ketua PN Batam beserta seluruh jajaran atas selesainya pembangunan Gedung Arsip dan Musala Baitus Shalihin. Menurutnya, kehadiran kedua fasilitas tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

    “Alhamdulillah, keberhasilan pembangunan fasilitas ini merupakan bukti nyata kekompakan, kebersamaan, dan sinergi yang terjalin dengan baik. Kemajuan Kota Batam tidak terlepas dari koordinasi yang solid di antara seluruh pemangku kepentingan,” ujar Amsakar.

    Amsakar menjelaskan pembangunan Gedung Arsip PN Batam mendapat dukungan hibah dari Pemerintah Kota Batam. Kehadiran gedung tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan pengelolaan dokumen perkara serta arsip persidangan secara lebih baik.

    Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam akan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik, termasuk di sektor peradilan, selama sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan tingkat urgensinya.

    “Selama APBD memungkinkan dan kebutuhan tersebut memiliki tingkat urgensi yang tinggi, Pemerintah Kota Batam insyaallah akan terus memberikan dukungan demi kelancaran pelayanan hukum kepada masyarakat,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Amsakar juga mengapresiasi pembangunan Musala Baitus Shalihin yang terwujud melalui semangat kebersamaan keluarga besar PN Batam. Tepat satu tahun setelah peletakan batu pertama, musala tersebut kini telah rampung dan siap dimanfaatkan.

    Menurutnya, nama Baitus Shalihin yang berarti rumah orang-orang saleh mengandung harapan agar musala tersebut menjadi tempat yang menghadirkan kenyamanan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual bagi hakim, pegawai, maupun masyarakat pencari keadilan.

    “Keberadaan musala yang representatif diharapkan dapat memudahkan hakim, pegawai, maupun masyarakat menjalankan ibadah di sela-sela aktivitas persidangan, sehingga pelayanan yang diberikan PN Batam semakin optimal,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Gedung Arsip dan Musala Baitus Shalihin. Ia turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ketua PN Batam serta mengapresiasi dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kota Batam.

    “Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan usia, dan kelancaran dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” ucapnya.

    Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya Gedung Arsip dan Musala Baitus Shalihin Pengadilan Negeri Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

    Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

    Sekda Kota Batam, Firmansyah, membuka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi bagi Pemangku Kepentingan di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi bagi Pemangku Kepentingan di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan budaya baca dan literasi.

    Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa pembangunan Kota Batam tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia.

    “Apa artinya kota yang modern jika masyarakatnya belum siap secara kapasitas intelektual dan mental? Di sinilah literasi memegang peranan penting,” ujar Firmansyah.

    Ia menjelaskan, salah satu misi pembangunan Kota Batam adalah mewujudkan Batam sebagai kota madani yang modern dan sejahtera. Menurutnya, konsep masyarakat madani tidak hanya identik dengan kemajuan fisik, tetapi juga ditandai oleh masyarakat yang berilmu, berbudaya, dan memiliki pola pikir maju.

    “Budaya membaca merupakan pintu utama menuju terwujudnya masyarakat yang madani,” katanya.

    Karena itu, lanjut Firmansyah, peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tidak sekadar menjadi target administratif, melainkan menjadi indikator kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan masa depan serta berkontribusi terhadap kemajuan Kota Batam melalui inovasi dan kreativitas.

    Ia juga menekankan bahwa penguatan literasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, mulai dari satuan pendidikan, perpustakaan, komunitas literasi, hingga masyarakat.

    “Mari kita bersinergi dan menyatukan langkah untuk membangun generasi yang cerdas, berbudaya literasi, serta siap membawa Kota Batam semakin maju dan berdaya saing di tingkat global,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Herman Rozie, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya budaya baca dan literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

    Menurut Herman, penguatan budaya literasi memerlukan kolaborasi seluruh elemen, baik pemerintah, lembaga pendidikan, perpustakaan, komunitas literasi, maupun masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun sinergi dalam menyusun strategi yang efektif untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Batam,” ujarnya.

    Kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 28–29 Juli 2026. Peserta berasal dari perwakilan perpustakaan sekolah, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), kelurahan, serta kepala sekolah se-Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

    Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik peluang kerja sama pendidikan vokasi dengan Jeonju Vision College, Korea Selatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Batam agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global.

    Peluang kerja sama itu mengemuka saat Amsakar menerima audiensi Traverse Edu bersama perwakilan Jeonju Vision College di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut membahas program pendidikan vokasi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Korea Selatan melalui skema beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, serta dukungan penempatan kerja setelah lulus.

    Dalam pemaparannya, delegasi Korea Selatan memperkenalkan Jeonju Vision College yang berlokasi di Kota Jeonju. Perguruan tinggi vokasi tersebut memiliki sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai negara dan menerapkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri.

    Amsakar mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap pertemuan ini menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.

    “Terima kasih atas kunjungan ini. Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Amsakar.

    Menurutnya, Batam memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura serta berstatus sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ). Selain itu, Batam juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic (BAT), Tanjung Sauh, dan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

    Ia menjelaskan, pertumbuhan investasi yang terus meningkat membuat kebutuhan tenaga kerja kompeten semakin besar. Saat ini, Batam memiliki 31 kawasan industri dan sekitar 135 galangan kapal (shipyard) yang menjadi penggerak utama sektor manufaktur dan maritim.

    “Potensi industri Batam sangat besar. Karena itu, kami membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar siap memasuki dunia kerja. Saya meyakini Jeonju Vision College dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam mencetak SDM unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri di Batam,” katanya.

    Amsakar menambahkan, sejumlah sektor yang membutuhkan tenaga terampil antara lain industri galangan kapal, teknologi informasi, pusat data (data center), maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat, hingga energi baru dan terbarukan.

    “Sektor-sektor tersebut merupakan potensi besar Batam pada masa mendatang. Karena itu, peningkatan kompetensi generasi muda menjadi sangat penting agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

    Sementara itu, President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, menyampaikan bahwa kampusnya telah berpengalaman menerima mahasiswa asal Indonesia. Kurikulum yang diterapkan dirancang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya pada bidang perkapalan, mesin, dan otomotif.

    Selain itu, kampus tersebut juga mengembangkan program pendidikan di bidang energi baru dan terbarukan, seperti energi angin dan tenaga surya, serta industri berbasis sumber daya mineral.

    Melihat besarnya potensi industri maritim di Batam, Jeonju Vision College membuka peluang bagi sekitar 20 hingga 30 peserta asal Batam untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan melalui program beasiswa.

    “Kami ingin memberikan kesempatan kepada putra-putri Batam untuk belajar di Korea Selatan melalui program beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, mendapatkan pelatihan bahasa, hingga dipersiapkan agar dapat bekerja secara profesional setelah lulus. Kami berharap program ini juga dapat mendukung perkembangan industri di Batam melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Woo Byung-hun.

    Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi. Pemerintah Kota Batam berharap kolaborasi ini dapat memperluas akses pendidikan, meningkatkan kompetensi generasi muda, sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Batam dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di era global. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)