Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Amsakar Buka Ruang Dialog dengan Tokoh Masyarakat, Bahas Pendidikan hingga UWT

    Amsakar Buka Ruang Dialog dengan Tokoh Masyarakat, Bahas Pendidikan hingga UWT

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn 933, Bengkong, Rabu (22/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka ruang dialog bersama tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga. Dalam silaturahmi yang berlangsung di Golden Prawn 933, Bengkong, Rabu (22/7/2026) malam, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari pengembangan sektor pendidikan, kemudahan layanan pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) BP Batam, hingga penguatan kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan Kota Batam.

    Menurut Amsakar, kegiatan silaturahmi akan digelar secara berkala setiap tiga bulan sebagai wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, kedua belah pihak dapat menyampaikan aspirasi, meluruskan berbagai persepsi, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

    “Silaturahmi ini sengaja kita jadwalkan setiap tiga bulan. Tujuannya agar pemerintah dan masyarakat terjalin komunikasi yang sinergis, membetulkan persepsi yang kemarin salah, meluruskan pandangan yang bengkok, dan mendekatkan hubungan yang selama ini terasa jauh,” ujar Amsakar.

    Ia menilai silaturahmi tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana membangun energi kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan introspeksi, memperkuat kebersamaan, dan menjaga semangat gotong royong.

    “Jangan terlampau cerdas melihat penyakit orang, tetapi tidak mengarifi kelemahan diri sendiri. Kalau semangat kebersamaan terus terbangun, maka energi kolektif masyarakat akan semakin kuat,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Batam selama satu tahun lima bulan kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

    Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat melampaui rata-rata nasional. Sementara itu, realisasi investasi hingga akhir tahun mencapai Rp69,5 triliun atau melampaui target sebesar Rp60 triliun.

    Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam juga berada pada kategori sangat tinggi dan menempati peringkat kelima terbaik di Pulau Sumatera.

    “Semua capaian ini tidak mungkin diraih pemerintah sendiri. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh masyarakat yang terus mendukung setiap kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

    Pada sesi dialog, Ketua RW 02 Kelurahan Tanjung Buntung, Adi Khuswoyo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan SMK Negeri 13. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi harapan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.

    Adi juga mengusulkan agar pemerintah menghadirkan mekanisme pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) secara kolektif dengan skema yang lebih mudah dan terjangkau. Menurutnya, langkah tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempermudah proses administrasi pertanahan.

    Menanggapi aspirasi tersebut, Amsakar menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Batam. Hingga kini, Pemko Batam telah mengalokasikan dua bidang lahan untuk pembangunan sekolah menengah kejuruan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

    “Insyaallah, kalau soal pendidikan saya berdiri paling depan. Saya memberikan atensi besar terhadap pengembangan sumber daya manusia,” tegasnya.

    Terkait usulan pembayaran UWT, Amsakar menjelaskan bahwa pemerintah terus mengembangkan pelayanan jemput bola guna mempermudah masyarakat mengurus administrasi pertanahan, termasuk pembayaran UWT. Melalui layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan proses administrasi dapat berlangsung lebih mudah, cepat, dan efisien. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Sekda Batam Jadi Mentor PKN II Nasional, Firmansyah: Proyek Perubahan Harus Solutif dan Berkelanjutan

    Sekda Batam Jadi Mentor PKN II Nasional, Firmansyah: Proyek Perubahan Harus Solutif dan Berkelanjutan

    Sekda Batam, Firmansyah, saat menjadi mentor PKN Tingkat II Angkatan XI Tahun 2026 di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (22/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, dipercaya menjadi mentor dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XI Tahun 2026 yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (22/7/2026).

    Dalam forum kepemimpinan nasional tersebut, Firmansyah menegaskan bahwa setiap proyek perubahan harus mampu menghadirkan solusi yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan guna memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    Dari Batam, terdapat empat peserta yang mengikuti PKN Tingkat II; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Yudi Suprapto, dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam, Efrius.

    Sebagai mentor, Firmansyah menekankan bahwa setiap proyek perubahan tidak hanya harus memenuhi persyaratan akademik dalam pelatihan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

    “Proyek perubahan bukan sekadar memenuhi tahapan dalam pelatihan kepemimpinan. Lebih dari itu, proyek perubahan harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi birokrasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Seorang pemimpin dituntut mampu menghadirkan solusi yang kreatif, terukur, dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan organisasi di era yang terus berkembang,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan wahana strategis untuk membentuk pemimpin birokrasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, memperkuat kolaborasi, serta mentransformasikan organisasi agar semakin efektif, responsif, dan berdaya saing.

    Menurut Firmansyah, kualitas seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kemampuannya mengelola organisasi, tetapi juga dari keberanian menciptakan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, setiap proyek perubahan diharapkan menjadi solusi yang aplikatif, berkelanjutan, dan dapat diimplementasikan di instansi masing-masing.

    Seminar Rancangan Proyek Perubahan merupakan salah satu tahapan penting dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II. Melalui forum ini, para peserta mempresentasikan rancangan inovasi yang telah disusun untuk memperoleh masukan dari mentor sebelum diterapkan di lingkungan kerjanya.

    Kegiatan yang berlangsung di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Jalan Balongsari Tama, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, tersebut diikuti para mentor yang berasal dari berbagai pemerintah daerah di Indonesia.

    Melalui kepercayaan yang diberikan kepada Firmansyah sebagai mentor dalam forum kepemimpinan nasional tersebut, Pemerintah Kota Batam kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia aparatur yang unggul, profesional, dan inovatif. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Amsakar Temui Warga Pulau Seraya, Aspirasi Air Bersih dan Pelabuhan Jadi Prioritas

    Amsakar Temui Warga Pulau Seraya, Aspirasi Air Bersih dan Pelabuhan Jadi Prioritas

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan insentif bagi RT, RW, dan LPM Kecamatan Bulang, Rabu (22/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat saat menghadiri silaturahmi bersama RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Unit Pengumpul Zakat (UPK), dan tokoh masyarakat di Pulau Seraya, Kelurahan Batu Legong, Kecamatan Bulang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan masyarakat hinterland guna memperkuat sinergi serta mendorong pemerataan pembangunan.

    Dalam dialog tersebut, perwakilan masyarakat Kecamatan Bulang, Yusuf, menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi warga. Salah satunya terkait layanan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang beroperasi sejak 2024, namun dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

    Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan pelabuhan umum yang lebih representatif untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Ketersediaan air bersih turut menjadi persoalan utama yang diharapkan segera mendapat solusi dari pemerintah.

    Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Amsakar mengajak masyarakat tetap optimistis dalam menghadapi tantangan pembangunan.

    “Inti dari bagaimana kita menyikapi hidup adalah memperbanyak rasa syukur dan mengurangi berkeluh kesah. Dengan semangat itu, kita akan lebih mudah mencari solusi atas setiap persoalan,” ujarnya.

    Amsakar menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh komunikasi yang baik antara pemimpin dan masyarakat.

    “Kalau ingin berhasil dalam kepemimpinan, perbanyak silaturahmi dengan warga. Dari pertemuan seperti inilah kita mengetahui langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.

    Ia juga menilai RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat. Selain menyampaikan informasi pemerintah, mereka juga menjadi penghubung dalam menyampaikan aspirasi warga.

    “RT, RW, dan LPM adalah beranda terdepan pemerintah. Mereka menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat sekaligus membawa suara masyarakat kepada pemerintah agar setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

    Menanggapi usulan pembangunan pelabuhan umum di Pulau Seraya, Amsakar mengatakan Pemko Batam akan mengupayakan penganggarannya pada 2027 sehingga pembangunan dapat direalisasikan pada 2028.

    Sementara itu, terkait persoalan air bersih, Amsakar mengakui keterbatasan debit air baku masih menjadi tantangan. Meski demikian, ia memastikan pemerintah akan segera menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan sebagai langkah awal mencari solusi yang tepat bagi masyarakat Pulau Seraya.

    Adapun terkait layanan listrik, Amsakar menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar pasokan listrik di Pulau Seraya semakin optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Batam.

    “Batam hanya akan maju jika kita bergerak bersama. Mohon doa agar saya dan Ibu Li Claudia senantiasa diberikan kesehatan dan istiqamah dalam menjalankan amanah, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Pada kesempatan tersebut, Amsakar bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, juga menyerahkan insentif secara simbolis kepada ketua RT, ketua RW, dan pengurus LPM sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Batam atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas lingkungan. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Tokoh Masyarakat Batam Kota Apresiasi Respons Cepat Amsakar-Li Claudia Selesaikan Persoalan Warga

    Tokoh Masyarakat Batam Kota Apresiasi Respons Cepat Amsakar-Li Claudia Selesaikan Persoalan Warga

    Sejumlah perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Batam Kota menyampaikan aspirasi di depan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat silaturahmi di Pena Hall, Batam Centre, Selasa (21/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Tokoh masyarakat Kecamatan Batam Kota mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, dalam menindaklanjuti berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penanganan kebutuhan air bersih, hingga bantuan bagi lanjut usia dinilai menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab aspirasi warga.

    Apresiasi tersebut disampaikan Sumantono saat menghadiri Silaturahmi Pemerintah Kota Batam bersama RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Batam Kota di Pena Hall, Batam Centre, Selasa (21/7/2026) malam.

    Menurutnya, berbagai kebutuhan masyarakat telah mendapat perhatian pemerintah, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur, bantuan sosial bagi lanjut usia, hingga penanganan persoalan air bersih di kawasan permukiman.

    “Berbagai aspirasi warga telah ditindaklanjuti, seperti pembangunan dan perbaikan Jalan Baka serta Jalan Tengku Sulung, bantuan bagi lansia, hingga penyediaan pipa air bersih untuk masyarakat. Kami merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga,” ujar Sumantono.

    Ia mengatakan, masyarakat memahami besarnya tanggung jawab pemerintah dalam melayani sekitar 1,4 juta penduduk Kota Batam. Karena itu, pihaknya siap menjadi mitra pemerintah untuk menyosialisasikan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

    “Kami selalu mendoakan agar Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah. Kami juga siap menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menyosialisasikan dan mendukung seluruh program Pemko Batam,” katanya.

    Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para pengurus RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat.

    Amsakar menegaskan RT dan RW memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan berbagai kebijakan dan program pembangunan agar tidak terjadi bias informasi, RT dan RW juga diharapkan menjadi penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

    “Daripada kita sibuk merespons hal-hal yang tidak penting, lebih baik menjadi penyambung lidah pemerintah untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sekaligus menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Dengan begitu, setiap persoalan warga dapat ditangani secara tepat dan efisien,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam merealisasikan 15 program prioritas yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan memanfaatkan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Batam sebagai momentum untuk mempercepat kemajuan daerah.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Batam Kota, para lurah, Sekretaris Kecamatan Batam Kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua LPM, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Batam Kota. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • HMKB Satukan Mahasiswa Batam, Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

    HMKB Satukan Mahasiswa Batam, Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

    Foto bersama peserta Diskusi Publik dan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 di Kantor Wali Kota Batam, belum lama ini. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) Periode 2025-2026 menggelar Diskusi Publik dan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi mahasiswa dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Kegiatan tersebut berlangsung Kantor Wali Kota Batam, belum lama ini.

    Diskusi publik mengusung tema “Dari Aspirasi Menuju Aksi: Sinergitas Mahasiswa dan Pemerintah Kota Batam dalam Membangun Kota Madani”. Forum ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah untuk membahas berbagai isu pembangunan daerah serta mendorong lahirnya gagasan yang konstruktif.

    Mewakili Wali Kota Batam, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, memaparkan visi pembangunan Kota Batam beserta 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra. Ia juga mengajak mahasiswa berperan aktif melalui kritik dan masukan yang berbasis data serta membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan.

    Ketua Umum HMKB, Frando Sipayung, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

    “Kami berharap HMKB menjadi rumah bagi mahasiswa Kota Batam untuk bertumbuh, berkarya, dan mengabdi. Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi dan kontribusi nyata bagi Kota Batam terus terbangun,” ujarnya.

    Setelah diskusi publik, kegiatan dilanjutkan dengan Pengenalan Keluarga HMKB 2026 yang bertujuan mempererat solidaritas mahasiswa asal Kota Batam yang menempuh pendidikan di Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan diisi dengan pengenalan organisasi, materi kemahasiswaan, diskusi kelompok, serta berbagai aktivitas yang membangun kebersamaan antarpeserta. (Humas Diskominfo Batam)

  • Erlita: Kader PKK Harus Mampu Menjadi Komunikator yang Baik bagi Masyarakat

    Erlita: Kader PKK Harus Mampu Menjadi Komunikator yang Baik bagi Masyarakat

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, membuka Pelatihan Public Speaking bagi ratusan kader TP-PKK tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan di Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menegaskan kader PKK harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar mampu menyampaikan berbagai program pemerintah dan PKK secara efektif kepada masyarakat.

    Hal tersebut ditegaskan Erlita saat membuka Pelatihan Public Speaking bagi ratusan kader TP-PKK tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan di Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

    Erlita mengatakan, kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi yang perlu dimiliki setiap kader PKK agar mampu menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat.

    “Masih dalam rangkaian peringatan HKG PKK, hari ini kita mengisi kegiatan dengan pelatihan public speaking. Kita semua perlu terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Erlita.

    Menurutnya, kader PKK merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan mudah dipahami menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam menyosialisasikan program pemerintah maupun program PKK.

    “Saya ingin kader-kader PKK memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan demikian, berbagai program pemerintah dan PKK dapat tersampaikan secara efektif hingga ke tingkat RT dan RW,” katanya.

    Erlita menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan upaya TP-PKK Kota Batam untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para kader. Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia menghadirkan narasumber di bidang komunikasi, Rizqian Putri, S.Sos., M.Med.Kom., yang membekali peserta dengan materi mengenai teknik komunikasi publik yang efektif, membangun rasa percaya diri, serta kemampuan menyampaikan pesan secara persuasif.

    Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan PKK, baik saat memberikan edukasi, melakukan sosialisasi, maupun mendampingi masyarakat di lingkungan masing-masing.

    “Kami berharap seluruh kader PKK mampu menjadi komunikator yang baik sehingga informasi mengenai program-program pemerintah dan PKK dapat diterima masyarakat secara benar serta memberikan manfaat yang nyata,” ujar Erlita.

    Melalui pelatihan ini, TP-PKK Kota Batam berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas dan kemampuan komunikasi para kader di semua tingkatan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Amsakar Minta Tokoh Agama Jadi Perekat Persatuan

    Amsakar Minta Tokoh Agama Jadi Perekat Persatuan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat silaturahmi bersama tokoh agama di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak para tokoh agama memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga persatuan, membangun literasi informasi, serta mendukung percepatan pembangunan Kota Batam. Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Batam, Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMGQ) Batam, dan Persatuan Mubalig Batam (PMB) di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, Selasa (21/7/2026).

    Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kontribusi para imam, guru Al-Qur’an, dan mubalig yang selama ini berperan membina kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat karakter masyarakat. Menurutnya, peran tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang madani dan dirahmati.

    Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Amsakar menilai tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi yang menyejukkan dan mencerdaskan masyarakat. Karena itu, ia mengajak para imam dan mubalig turut menjaga ruang publik dari informasi yang menyesatkan maupun polemik yang tidak produktif.

    “Imam dan mubalig adalah corong di ranah spiritual. Saya berharap para imam menjadi panutan yang mengomunikasikan hal-hal konstruktif, dan mubalig memberikan informasi yang mencerdaskan. Dengan begitu, bias informasi atau isu kecil yang diviralkan secara tidak substantif dapat kita perkecil dan luruskan bersama,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, sinergi antara ulama dan umara menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi pembangunan daerah.

    Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah perkembangan strategis Kota Batam. Selama satu tahun lima bulan memimpin bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hubungan dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus diperkuat untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.

    “Capaian ini menjadi sejarah bagi kita. Dukungan penuh dari pusat ini harus kita jawab dengan persatuan. Batam diproyeksikan menjadi beranda terdepan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjadi referensi civil society yang baik bagi daerah lain,” katanya.

    Amsakar turut menyampaikan perkembangan pelaksanaan 15 Program Prioritas Amsakar-Li Claudia. Sejumlah program telah terealisasi, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, serta insentif untuk lanjut usia.

    Sementara itu, berbagai program strategis lainnya, seperti penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan optimalisasi penyediaan air bersih, terus menjadi fokus pemerintah dan dilaksanakan secara bertahap.

    Menutup sambutannya, Amsakar mengharapkan doa dan dukungan dari para tokoh agama agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam diberikan kesehatan, kekuatan, dan istiqamah dalam menuntaskan agenda pembangunan.

    “Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk menyatukan energi dan semangat bersama. Dengan sinergi antara ulama dan pemerintah, insyaallah Batam akan tumbuh menjadi kota yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Batam Bidik Investasi Tiongkok, Amsakar Paparkan Keunggulan Kawasan

    Batam Bidik Investasi Tiongkok, Amsakar Paparkan Keunggulan Kawasan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan potensi Batam saat menerima kunjungan rombongan Konsul Jenderal RRT di Medan, Huang He, di Wali Kota Batam, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Kota Batam terus memperkuat upaya menarik investasi asing dengan membidik potensi penanaman modal dari Tiongkok. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menerima kunjungan kerja Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Huang He, di Wali Kota Batam, Selasa (21/7/2026).

    Dalam pertemuan itu, Amsakar memaparkan berbagai keunggulan Batam sebagai kawasan investasi strategis yang didukung kemudahan berusaha, status Free Trade Zone (FTZ), infrastruktur yang terus diperkuat, serta letak geografis yang berada di jalur perdagangan internasional. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama ekonomi sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas antara Batam dan Tiongkok.

    “Batam memiliki daya tarik investasi yang sangat kuat, mulai dari kemudahan perizinan, status FTZ, hingga letak geografis yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional. Seluruh keunggulan ini didukung penuh oleh Pemerintah Pusat serta sinergi dan kekompakan Forkopimda yang solid,” ujar Amsakar.

    Ia menambahkan, iklim investasi di Batam juga ditopang oleh stabilitas keamanan dan kondisi daerah yang kondusif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan kepastian berusaha bagi para investor.

    Amsakar juga menegaskan bahwa Batam telah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai untuk mengakomodasi investasi berskala besar. Ketersediaan pasokan air bersih dan energi listrik, kata dia, terus diperkuat guna memenuhi kebutuhan kawasan industri maupun dunia usaha yang terus berkembang.

    Selain didukung infrastruktur, kondisi sosial dan politik yang stabil turut memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Batam. Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, termasuk dari Tiongkok, yang ingin mengembangkan usahanya di kota tersebut.

    “Selama investasi tersebut memberikan dampak positif, dijalankan secara beretika, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam, kami akan menyambutnya dengan baik dan memberikan dukungan penuh,” kata Amsakar.

    Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan ekonomi antara Batam dan Tiongkok, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan utama investasi asing di Indonesia. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Sambut Danyonif 10 Marinir Baru, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi Jaga Batam

    Amsakar Sambut Danyonif 10 Marinir Baru, Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi Jaga Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami Danyonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, Letkol Marinir Hariyono, saat pisah sambut di Markas Yonif 10 Marinir/SBY, Bulang, Selasa (21/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY) di Markas Yonif 10 Marinir/SBY, Bulang, Selasa (21/7/2026). Dalam acara tersebut, jabatan Danyonif 10 Marinir/SBY resmi diserahterimakan dari Letkol Marinir Aris Moko kepada Letkol Marinir Hariyono.

    Pada kesempatan itu, Amsakar menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarelemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, soliditas seluruh unsur Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Kota Batam.

    “Kebersamaan, sinergitas, dan kolaborasi ini harus terus menjadi ciri khas Forkopimda Kota Batam. Posisi Batam sangat strategis berada di Selat Malaka sebagai beranda terdepan Indonesia di bagian barat. Oleh karena itu, kondusivitas harus betul-betul kita jaga bersama agar tidak ada gangguan keamanan yang dapat memengaruhi citra bangsa di mata internasional,” ujar Amsakar.

    Ia menjelaskan, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam terus meningkat seiring berbagai capaian positif yang diraih daerah tersebut dalam satu tahun lima bulan terakhir. Berbagai indikator makro menunjukkan tren yang menggembirakan, mulai dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat hingga penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.

    Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga terus membaik. Kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, turut mengalami peningkatan signifikan dengan tambahan sekitar 600 ribu kunjungan.

    Menurut Amsakar, seluruh capaian tersebut tidak dapat dipisahkan dari kondisi keamanan yang tetap terjaga. “Semua capaian ini membutuhkan rasa aman dan nyaman, yang hanya bisa diwujudkan jika kita semua bersatu padu,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Letkol Marinir Aris Moko atas dedikasi dan pengabdiannya selama hampir tiga tahun memimpin Yonif 10 Marinir/SBY di Batam.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan masyarakat, kami mendoakan semoga Pak Aris Moko semakin sukses di tempat tugas yang baru untuk jenjang karier yang lebih baik. Bekal pengalaman di Batam tentu akan menjadi modal berharga dalam mengemban tugas selanjutnya,” ucapnya.

    Kepada Letkol Marinir Hariyono, Amsakar juga menyampaikan ucapan selamat bertugas. Ia optimistis kepemimpinan baru akan semakin memperkuat kontribusi Yonif 10 Marinir/SBY dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kota Batam.

    “Pak Hariyono tentu sudah tidak asing lagi dengan Batam. Kami yakin, dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, sinergi yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

    Sementara itu, Letkol Marinir Aris Moko mengaku terkesan dengan soliditas Forkopimda Kota Batam. Menurutnya, hubungan antarpimpinan daerah di Batam terjalin sangat harmonis dan penuh semangat kekeluargaan meski masing-masing memiliki tanggung jawab yang besar.

    Sementara itu, Letkol Marinir Hariyono memohon dukungan, arahan, dan bimbingan dari seluruh jajaran Forkopimda, khususnya Wali Kota Batam, agar dapat menjalankan amanah sebagai Danyonif 10 Marinir/SBY dengan sebaik-baiknya. Ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia Tuai Apresiasi, Warga Rasakan Manfaatnya

    Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia Tuai Apresiasi, Warga Rasakan Manfaatnya

    Sejumlah Ketua RT, RW, dan LPM Kecamatan Nongsa menyalami Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat bersilaturahmi di Summerland Batu Besar, Nongsa, Senin (20/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Berbagai program kerakyatan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendapat apresiasi dari masyarakat.

    Apresiasi tersebut disampaikan dalam Forum Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, LPM, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Nongsa yang digelar di Summerland Batu Besar, Nongsa, Senin (20/7/2026) malam.

    Masyarakat menilai sejumlah program yang menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti seragam sekolah gratis, sembako murah, perlindungan sosial bagi lanjut usia (lansia), hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak hinterland, telah memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

    Mewakili aspirasi warga, Ketua RT 01/RW 02 Batu Besar, Andoni, menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemko Batam yang dinilai tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Pembangunan yang berjalan selama lebih dari satu tahun ini benar-benar kami rasakan manfaatnya. Mulai dari sembako murah yang membantu meringankan beban masyarakat, layanan kesehatan, hingga seragam sekolah gratis yang sangat membantu para orang tua menyambut tahun ajaran baru,” ujar Andoni.

    Ia juga mengapresiasi kebijakan Pemko Batam yang memberikan perhatian besar terhadap akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu.

    “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas program beasiswa kuliah gratis ini. Anak-anak di hinterland kini memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan bekal pendidikan yang baik, mereka diharapkan mampu mengubah masa depan keluarga sekaligus berkontribusi membangun Batam,” katanya.

    Andoni turut mendoakan agar kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan amanah masyarakat.

    Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa forum silaturahmi menjadi ruang komunikasi yang penting antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, warga dapat menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan secara terbuka.

    Menurut Amsakar, dialog langsung seperti ini juga menjadi sarana untuk meluruskan berbagai informasi yang kerap berkembang di media sosial tanpa disertai fakta yang utuh.

    “Di era digital, arus informasi bergerak sangat cepat. Terkadang persoalan kecil menjadi viral hingga dianggap sebagai kebenaran. Padahal, banyak capaian pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat, seperti penurunan angka kemiskinan, pengurangan pengangguran, hingga peningkatan investasi, justru luput dari perhatian,” kata Amsakar.

    Ia mengapresiasi peran para ketua RT dan RW di Kecamatan Nongsa yang dinilai mampu menjaga kondusivitas lingkungan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

    “Silaturahmi ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, meluruskan berbagai informasi yang kurang tepat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

    Amsakar juga menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Batam kini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian yang seimbang terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Sejumlah program yang telah direalisasikan antara lain pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru serta beasiswa penuh kepada 34 mahasiswa berprestasi dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Batam dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

    Di bidang perlindungan sosial, Pemko Batam juga meningkatkan jumlah penerima bantuan bagi lansia menjadi 4.000 orang. Selain itu, besaran insentif yang diterima masing-masing penerima juga dinaikkan menjadi Rp400 ribu per bulan.

    Mengakhiri pertemuan, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Batam.

    “Batam tidak membutuhkan sikap saling menjatuhkan atau saling menyalahkan. Jika ada kebijakan yang perlu dikoreksi, sampaikan melalui jalur yang baik dengan kritik dan saran yang membangun. Saya bersama Ibu Li Claudia memohon doa dari seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)