Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Amsakar-Li Claudia Perluas Lapangan Kerja dan Tingkatkan Pendidikan Anak Hinterland

    Amsakar-Li Claudia Perluas Lapangan Kerja dan Tingkatkan Pendidikan Anak Hinterland

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama anak-anak Galang saat bersilaturahmi dengan RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Galang di halaman Kantor Camat Galang, Selasa (14/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri silaturahmi dengan ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat di Kecamatan Galang, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Galang tersebut menjadi wadah dialog untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga.

    Berbagai persoalan mengemuka dalam pertemuan itu, mulai dari peningkatan kesejahteraan nelayan, penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda hinterland, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan pendidikan di kawasan Galang dan Rempang.

    Tokoh masyarakat Galang, Safii, berharap Pemerintah Kota Batam memberikan perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan nelayan yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir. Ia juga meminta agar putra-putri Galang mendapat kesempatan lebih besar untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam.

    “Kami berharap pemuda setempat dapat menjadi prioritas untuk bekerja di daerahnya sendiri,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan LPM Galang, Suherman, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam yang telah membuka peluang kerja bagi anak-anak Galang, di antaranya melalui PT Moya Indonesia dan sejumlah perusahaan lainnya.

    Meski demikian, ia berharap pemerintah terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat. Selain itu, ia mengusulkan agar sekolah yang akan dibangun di kawasan Rempang Eco-City berupa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengingat wilayah tersebut telah memiliki tiga Sekolah Menengah Atas (SMA).

    “Kami berharap sekolah yang dibangun nantinya adalah SMK agar mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing dan sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.

    Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Amsakar menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi merupakan bagian dari pola tata kelola pemerintahan yang mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat.

    Menurutnya, dialog terbuka menjadi cara efektif untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah disusun berdasarkan kebutuhan riil warga.

    “Energi silaturahmi ini menjadi tata kelola baru di era kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. Inilah ruang yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat sehingga kami dapat mendengar langsung harapan dan kebutuhan warga,” ujar Amsakar.

    Terkait aspirasi nelayan, Amsakar menegaskan bahwa masyarakat pesisir memiliki peran strategis dalam pembangunan Batam. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

    “Nelayan merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir Batam, khususnya di Galang. Karena itu, kesejahteraan mereka menjadi perhatian kami. Pemerintah akan terus menghadirkan program pemberdayaan, mulai dari penguatan sarana pendukung hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan nelayan,” katanya.

    Ia juga menegaskan bahwa penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam. Setiap investasi yang masuk diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi putra-putri daerah.

    “Lapangan kerja adalah komitmen kami. Jika ada badan usaha yang beroperasi di sini, kami akan memperjuangkan agar anak-anak daerah mendapat prioritas untuk bekerja,” tegasnya.

    Di bidang pendidikan, Amsakar menilai pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Batam. Ia menyampaikan bahwa tahun ini Pemerintah Kota Batam berhasil mengirim lima anak hinterland untuk melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meskipun satu orang memutuskan mengundurkan diri. Selain itu, sebanyak 30 anak hinterland diterima di Politeknik Negeri Batam.

    “Pendidikan merupakan sarana mobilitas sosial yang paling efektif. Inilah investasi masa depan Batam. Masa depan Galang akan ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan generasi mudanya hari ini,” ujarnya.

    Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Kota Batam juga tengah merancang pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih Terintegrasi yang akan dilengkapi SMK berstandar internasional. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.

    Pada sektor infrastruktur, Amsakar memastikan pemerintah akan terus meningkatkan kualitas akses jalan di kawasan Galang. Menurutnya, apabila pengembangan Galang-Rempang berjalan sesuai rencana, pembangunan konektivitas jalan akan menjadi prioritas guna memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland.

    Melalui agenda silaturahmi ini, Pemerintah Kota Batam berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan aspirasi warga dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Warga Apresiasi Kinerja Amsakar-Li Claudia, Program Air Bersih hingga Sertifikasi Kampung Tua Terus Berjalan

    Warga Apresiasi Kinerja Amsakar-Li Claudia, Program Air Bersih hingga Sertifikasi Kampung Tua Terus Berjalan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan insentif RT,RW, dan LPM Lubukbaja di Hotel AP Premier, Senin (13/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Masyarakat Kecamatan Lubukbaja mengapresiasi komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, dalam merealisasikan berbagai program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

    Apresiasi tersebut disampaikan beberapa perwakilan warga saat silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama Ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Lubukbaja di Hotel AP Premier, Batuampar, Senin (13/7/2026) malam.

    Pertemuan itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan berbagai aspirasi, warga juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan.

    Tokoh Masyarakat Lubukbaja, Zulkifli Ismail, mengatakan, salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya adalah penanganan krisis air bersih di kawasan Tanjunguma.

    “Kami sangat berterima kasih atas respons cepat Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Saat masyarakat mengalami kesulitan air bersih, bantuan mobil tangki air segera disalurkan. Kami juga mendapat informasi bahwa pembangunan jaringan pipa menuju Tanjunguma sedang dipercepat dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Ini merupakan solusi nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

    Selain persoalan air bersih, warga juga mengapresiasi progres penyelesaian sertifikasi Kampung Tua seluas 22 hektare yang dinilai berjalan lebih baik melalui dukungan Pemerintah Kota Batam.

    Tokoh masyarakat lainnya, Suyatno, turut mengapresiasi komitmen Amsakar-Li Claudia, yang aktif turun ke lapangan, termasuk melakukan inspeksi pada malam hari untuk memastikan keamanan fasilitas publik. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah segera menangani sejumlah titik rawan longsor di wilayah Lubukbaja demi mengantisipasi risiko saat musim hujan.

    Masyarakat pun menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kekompakan, keamanan, dan kondusivitas lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Kota Batam.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Amsakar menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah. Ia memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta bergerak cepat menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat melalui RT dan RW.

    “Apa yang sudah kami janjikan kepada bapak dan ibu, insyaallah akan kami tunaikan. Memang ada beberapa hal yang membutuhkan proses, tetapi seluruhnya akan kami kerjakan secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah,” kata Amsakar.

    Ia menjelaskan, salah satu program yang telah direalisasikan adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan.

    Selain itu, Pemerintah Kota Batam juga memberikan beasiswa penuh bagi puluhan mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk dari wilayah hinterland, untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.

    Di bidang perlindungan sosial, Amsakar menyebut Pemko Batam terus memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Program tersebut mencakup berbagai profesi, seperti pengemudi ojek, penambang pancung, hingga pengemudi becak.

    Pemerintah Kota Batam juga telah menyalurkan insentif kepada 24.348 perangkat masyarakat yang meliputi Ketua RT, Ketua RW, imam masjid, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta unsur masyarakat lainnya sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pelayanan dan pembangunan di tingkat lingkungan. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Peletakan Batu Pertama SMKN 13 Batam, Amsakar Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas

    Peletakan Batu Pertama SMKN 13 Batam, Amsakar Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat peletakan batu pertama pembangunan SMKN 13 Batam di Bengkong, Senin (13/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 13 Kota Batam di Bengkong Pertiwi RW 13, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

    Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam, Camat Bengkong, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjadi instrumen paling efektif dalam mendorong transformasi sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Menurutnya, daya saing Batam pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dipersiapkan sejak sekarang.

    “Untuk sukses hidup di dunia dan akhirat, jawabannya adalah pendidikan. Pendidikan merupakan jalan tercepat untuk melakukan transformasi kelas sosial menjadi lebih baik. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas SDM di negeri yang kita cintai ini,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas utama pembangunan Kota Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Komitmen tersebut berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur yang terus dipacu.

    Berbagai program telah dijalankan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, di antaranya penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta, serta perluasan program beasiswa bagi mahasiswa.

    Pemko Batam juga menghadirkan dua skema beasiswa baru, yakni Beasiswa Anak Berprestasi untuk Keluarga Tidak Mampu dan Beasiswa Anak Berprestasi Hinterland. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

    “Kami ingin mempersiapkan SDM Batam dengan matang agar tidak ada lagi narasi kekalahan dari anak-anak negeri yang merasa hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Pemerintah harus hadir dan berpihak agar anak-anak kita mampu mengambil peran dalam pembangunan Batam dan Kepulauan Riau di masa depan,” tegasnya.

    Selain sektor pendidikan, Amsakar juga menyinggung perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Ia menyebutkan, kuota penerima bantuan bagi lansia ditingkatkan dari 2.000 menjadi 4.000 orang. Nilai bantuan yang diterima pun naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per orang.

    Terkait pembangunan SMKN 13 Batam, Amsakar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam sejak awal mendukung penuh rencana tersebut, terutama dalam proses penyediaan lahan yang diajukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

    Ia menjelaskan, meskipun pengelolaan lahan di Batam memiliki mekanisme dan regulasi tersendiri, koordinasi yang intensif dengan Direktorat Lahan BP Batam serta dukungan masyarakat membuat proses penetapan lokasi sekolah dapat diselesaikan dengan baik.

    “Pembangunan sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi sedang menyiapkan peradaban dan masa depan Batam. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi akan dirasakan oleh generasi mendatang. Karena itu, saya mengajak seluruh tokoh masyarakat dan warga untuk bersama-sama mendukung agar pembangunan SMKN 13 ini berjalan lancar hingga selesai,” pungkas Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Latsar CPNS 2026, Sekda Firmansyah Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    Latsar CPNS 2026, Sekda Firmansyah Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    Sekda Batam, Firmansyah, memberikan pengarahan saat membuka Latsar CPNS Golongan II dan Golongan III Gelombang II Tahun 2026 bagi peserta dari Pemko Batam dan Pemkab Lingga di Bapelkes Batam, Senin (13/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH


    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan Golongan III Gelombang II Tahun 2026 bagi peserta dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga. Kegiatan yang diselenggarakan melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tersebut berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Senin (13/7/2026).

    Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam perjalanan karier seorang CPNS. Selain menjadi proses pembentukan karakter dan kompetensi, pelatihan tersebut juga merupakan syarat wajib sebelum seorang CPNS diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Kabupaten Lingga, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Bapelkes Batam yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS. Semoga kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Firmansyah.

    Ia menjelaskan bahwa setiap CPNS hanya memiliki satu kesempatan untuk mengikuti Latsar. Apabila peserta dinyatakan tidak lulus, maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses pengangkatan sebagai PNS.

    Karena itu, Firmansyah meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar dapat menyelesaikannya dengan hasil terbaik.

    “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini secara optimal dan lulus dengan hasil yang memuaskan sehingga nantinya dapat diangkat menjadi PNS,” katanya.

    Menurut Firmansyah, Latsar bertujuan mengembangkan kompetensi CPNS secara terintegrasi. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan menunjukkan sikap bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas, serta memahami kedudukan dan peran ASN dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Di akhir sambutannya, ia berpesan agar seluruh materi yang diperoleh, mulai dari pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC), distance learning, hingga pembelajaran klasikal, dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas kedinasan.

    “Implementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai harapan masyarakat,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Bapelkes Batam, Khaerudin, S.Kep., Ners., M.K.M., mengatakan Latsar CPNS dirancang untuk membangun kompetensi peserta secara menyeluruh. Pelatihan tersebut tidak hanya memperkuat pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, karakter yang bertanggung jawab, serta profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing.

    Ia menjelaskan, struktur pembelajaran menggunakan metode blended learning selama 647 jam pelajaran atau 63 hari. Proses pembelajaran memadukan metode daring dan klasikal yang terbagi dalam tiga tahapan pembelajaran.

    Khaerudin juga melaporkan bahwa Latsar CPNS Gelombang II diikuti sebanyak 124 peserta. Rinciannya, Pemerintah Kabupaten Lingga mengirimkan 120 peserta yang terdiri atas 62 CPNS Golongan III dan 58 CPNS Golongan II. Sementara Pemerintah Kota Batam mengirimkan empat peserta CPNS Golongan III. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • TP-PKK Batam Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Erlita Amsakar Apresiasi Kreativitas Kader

    TP-PKK Batam Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Erlita Amsakar Apresiasi Kreativitas Kader

    Diskominfo Batam – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih sejumlah penghargaan pada Lomba Vlog Nasional yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Pusat. Prestasi tersebut diraih kader PKK, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari Kota Batam yang berhasil menjadi pemenang di berbagai kategori.

    Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kota Batam melalui karya-karya kreatif yang inspiratif dan edukatif.

    “Alhamdulillah, Kota Batam berhasil meraih banyak penghargaan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Erlita, Sabtu (11/7/2026).

    Menurut Erlita, prestasi tersebut menunjukkan bahwa kader PKK Kota Batam tidak hanya aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sebagai media edukasi, sosialisasi, dan penyebarluasan informasi.

    Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memacu semangat kader PKK di seluruh tingkatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kreativitas dalam menghasilkan konten yang berkualitas.

    “Selamat kepada seluruh pemenang. Terima kasih atas dedikasi dan semangat yang telah diberikan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi kader PKK lainnya untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas inovasi,” katanya.

    Erlita menambahkan, TP-PKK Kota Batam akan terus mendorong lahirnya konten-konten digital yang edukatif, kreatif, dan inspiratif sebagai bagian dari upaya memperkenalkan program-program PKK kepada masyarakat secara lebih luas.

    “Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus melahirkan karya-karya terbaik dan membawa nama Kota Batam semakin dikenal di tingkat nasional,” tutupnya.

    Pada ajang tersebut, Kota Batam berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori, mulai dari Pokja I hingga Pokja IV, yang melibatkan kader PKK, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

    Daftar Peraih Penghargaan Lomba Vlog Nasional dari Kota Batam

    Pokja I

    * Juara Favorit: Dhinie Pryhastiwi (TP-PKK Kota Batam)

    Kategori Pelajar Harapan

    * Andi Abiyan Raffasyah (SMP Negeri 6 Batam)

    * Derrick Daria Yunus (SMP Negeri 3 Batam)

    * Ni Putu Kezya Ayu Wijanaka (SMP Negeri 3 Batam)

    * Christabel Aretha Tjahjaputri (SMP Negeri 12 Batam)

    Pokja II

    Kategori Harapan

    * Catur Widianti (TP-PKK Kelurahan Batu Selicin)

    Kategori Pelajar

    * Rira dan Oliv (SMP Negeri 57 Batam)

    * Nazwa Tri Salsabila (SMP Negeri 6 Batam)

    Kategori Umum

    * Muhammad Jihat Alfikar

    * Stephen Gerald Martogi Siburian

    Pokja III

    Kategori Harapan

    * Eva Corrina (TP-PKK Kota Batam)

    * Novrida Susanti (TP-PKK Kecamatan Batam Kota)

    * Wiwik Rachmawati (TP-PKK Kecamatan Sagulung)

    Kategori Pelajar

    * Khaysya Syahuri Rahmadani (SMP Negeri 46 Batam)

    * Dhertina Sidabalok (SMP Negeri 1 Batam)

    * Princess Sabrina Syaqira (SMP Negeri 12 Batam)

    Kategori Umum

    * Febriana Garniz Kusumo

    Pokja IV

    Kategori Harapan

    * Venny Leswandhary (TP-PKK Kecamatan Batam Kota)

    * Budi Haryani (TP-PKK Kelurahan Kibing)

    * Nuraini (TP-PKK Kelurahan Buliang)

    * Yetty Susana Margareta Keintjem (TP-PKK Kecamatan Sekupang)

    Kategori Mahasiswa

    * Nuraini Amalia Zakiah (Universitas Awal Bros Batam)

    Kategori Pelajar Harapan

    * Fanasya Ashakila (SMKN 7 Batam)

    * Harisah Nabila Putri (SMP Negeri 12 Batam)

    * Aura Tasya Putri Suhatman (SMP Negeri 6 Batam)

    * Dhertina Sidabalok (SMP Negeri 1 Batam). (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • RT, RW, dan LPM Batuampar Apresiasi Kepemimpinan Amsakar-Li Claudia, Program Pembangunan Dinilai Tepat Sasaran

    RT, RW, dan LPM Batuampar Apresiasi Kepemimpinan Amsakar-Li Claudia, Program Pembangunan Dinilai Tepat Sasaran

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan insentif untuk RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batuampar di Grand Ballroom AP Premiere, Batuampar, Minggu (12/7/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Ketua RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Batuampar mengapresiasi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, atas berbagai capaian pembangunan yang dinilai semakin dirasakan masyarakat dan tepat sasaran.

    Apresiasi tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama Ketua RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batuampar Tahun 2026 di Grand Ballroom AP Premiere, Batuampar, Minggu (12/7/2026) malam.

    Mewakili RT, RW, dan LPM Batuampar, Zulkifli Nasution, mengatakan kepemimpinan Amsakar dan Li Claudia dinilai mampu menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran kepala daerah di tengah warga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan hingga ke tingkat lingkungan.

    “Kami sangat berterima kasih karena Pak Wali Kota tidak segan turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Banyak hasil pembangunan yang sudah dirasakan warga di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Zulkifli.

    Ia menambahkan, persoalan layanan air bersih yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat kini mulai mendapatkan penyelesaian melalui langkah cepat pemerintah.

    “Kami senantiasa mendoakan agar Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah membangun Kota Batam,” katanya.

    Menanggapi apresiasi tersebut, Amsakar mengajak RT, RW, dan LPM terus memperkuat sinergi dengan pemerintah sebagai energi baru dalam mempercepat pembangunan Kota Batam.

    “Selama tidak ada agenda kenegaraan atau tugas dinas yang berbenturan serta kondisi kesehatan memungkinkan, saya akan selalu memprioritaskan hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, silaturahmi menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus menyatukan langkah antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

    Menurut Amsakar, selama satu tahun lima bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi terus meningkat, kondisi APBD dan penerimaan negara membaik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka menurun, serta kunjungan wisatawan terus bertambah.

    Meski demikian, Batam masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama tingginya arus migrasi yang berdampak pada kebutuhan lahan, penyediaan air bersih, pasokan listrik, dan lapangan pekerjaan. Untuk itu, pemerintah tengah mengkaji penerapan kartu penduduk nonpermanen sebagai bagian dari penataan administrasi kependudukan dan perencanaan pembangunan yang lebih terukur.

    Amsakar juga mengajak masyarakat menyampaikan kritik dan masukan berdasarkan data dan fakta agar menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada kesempatan itu, ia turut memaparkan progres pelaksanaan 15 Program Prioritas Pemerintah Kota Batam yang terus direalisasikan.

    Menutup sambutannya, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan distribusi air bersih secara bertahap dengan target penyelesaian pada September mendatang. Selain itu, penanganan banjir juga terus dipercepat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

    Di akhir kegiatan, Amsakar menyampaikan salam dari Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang sedang melaksanakan tugas dinas di luar daerah. Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh RT, RW, dan LPM Kecamatan Batu Ampar agar jajaran Pemerintah Kota Batam senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menuntaskan program pembangunan bagi masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Serahkan Santunan JKK Taspen untuk Keluarga ASN Batam yang Meninggal Saat Bertugas

    Amsakar Serahkan Santunan JKK Taspen untuk Keluarga ASN Batam yang Meninggal Saat Bertugas

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan santunan JKK dari PT Taspen kepada keluarga almarhum Abdul Aziz di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (10/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari PT Taspen kepada keluarga almarhum Abdul Aziz, aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Sungai Beduk. Penyerahan dilakukan di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (10/7/2026).

    Santunan diberikan kepada ahli waris almarhum Abdul Aziz yang meninggal dunia akibat serangan jantung saat menjalankan tugas. Melalui program JKK PT Taspen, ahli waris menerima manfaat dengan total sekitar Rp248 juta.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia juga mengapresiasi PT Taspen yang dinilai cepat menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga hak ahli waris dapat segera disalurkan.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Taspen yang telah menyelesaikan seluruh proses dengan baik dan tepat waktu. Kecepatan pelayanan seperti ini menunjukkan negara benar-benar hadir memberikan perlindungan kepada ASN beserta keluarganya ketika menghadapi musibah,” ujar Amsakar.

    Menurut Amsakar, perlindungan jaminan sosial merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada ASN yang setiap hari menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

    “Semoga santunan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Tidak ada yang dapat menggantikan sosok almarhum, tetapi kami berharap perhatian dan perlindungan dari negara ini dapat menjadi penguat bagi keluarga untuk melanjutkan kehidupan,” katanya.

    Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam yang juga Komisaris Utama PT Taspen, Fary Francis, mengatakan PT Taspen terus berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan profesional agar seluruh hak peserta maupun ahli waris dapat diterima tanpa kendala.

    “PT Taspen terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin mudah dan cepat. Kami ingin memastikan setiap peserta maupun ahli waris memperoleh haknya secara optimal sehingga manfaat program dapat dirasakan tepat saat dibutuhkan,” ujar Fary.

    Ia menambahkan, sinergi antara PT Taspen dan Pemerintah Kota Batam menjadi faktor penting dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi ASN beserta keluarganya.

    Mewakili keluarga, ahli waris almarhum Abdul Aziz menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan PT Taspen atas pendampingan selama proses pengurusan santunan hingga seluruh hak diterima.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Batam beserta jajaran Pemerintah Kota Batam dan PT Taspen yang telah memberikan pelayanan dengan sangat baik. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu semua,” ujar perwakilan keluarga.

    Penyerahan santunan tersebut menjadi wujud sinergi Pemerintah Kota Batam dan PT Taspen dalam memastikan perlindungan sosial bagi ASN beserta keluarganya. Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, negara memberikan kepastian perlindungan kepada aparatur yang mengabdikan diri dalam menjalankan tugas, sekaligus menghadirkan jaminan bagi keluarga ketika terjadi risiko kerja. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Li Claudia Perketat Pengawasan Pembangunan, Ajak OPD Rutin Turun ke Lapangan

    Li Claudia Perketat Pengawasan Pembangunan, Ajak OPD Rutin Turun ke Lapangan

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD Pemerintah Kota Batam dan BP Batam di Kantor BP Batam, Kamis (9/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan pengawasan pelaksanaan pembangunan dengan rutin turun ke lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Hal itu ia tegaskan saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD Pemerintah Kota Batam dan BP Batam di Kantor BP Batam, Kamis (9/7/2026). Dalam arahannya, Li Claudia meminta setiap perangkat daerah rutin melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai perencanaan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang muncul.

    Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, terutama dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang melibatkan kewenangan kedua instansi. Pengawasan bersama sejak tahap pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan dinilai menjadi kunci untuk menjaga kualitas hasil pembangunan.

    “Kita harus memastikan pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan perencanaannya. Turun langsung ke lapangan agar setiap kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan,” tegas Li Claudia.

    Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD turut memaparkan perkembangan pelaksanaan program prioritas Tahun Anggaran 2026. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, misalnya, melaporkan progres pemeliharaan jalan, drainase, serta normalisasi sungai yang terus berlangsung di berbagai wilayah Kota Batam.

    Li Claudia juga menyoroti persoalan drainase yang masih dipenuhi sampah. Ia meminta OPD terkait meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuang sampah ke saluran drainase karena dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan saat hujan.

    Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam terus membenahi sistem pengelolaan persampahan melalui optimalisasi armada pengangkut, penataan titik pembuangan sampah liar, serta pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) di sejumlah lokasi.

    Selain itu, pengembangan ruang terbuka hijau juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Batam. Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan terus melaksanakan pemeliharaan pohon, penataan taman, serta pengembangan ruang hijau di berbagai kawasan sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

    Li Claudia berharap seluruh program pembangunan tidak hanya selesai sesuai jadwal, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Yang terpenting adalah masyarakat merasakan hasilnya. Karena itu, saya minta seluruh OPD terus memperkuat koordinasi, responsif terhadap persoalan di lapangan, dan bekerja secara terukur agar pembangunan di Kota Batam semakin baik,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Amsakar Terima Petugas Sensus Ekonomi, Ajak Warga Batam Berikan Data yang Akurat

    Amsakar Terima Petugas Sensus Ekonomi, Ajak Warga Batam Berikan Data yang Akurat

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi di kediaman pribadinya, Kamis (9/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi di kediaman pribadinya, Kamis (9/7/2026). Pada kesempatan itu, ia mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar demi mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

    Amsakar menyambut langsung kedatangan para petugas serta mengikuti seluruh rangkaian pendataan. Ia menjawab setiap pertanyaan secara terbuka dan rinci guna mendukung tersedianya data yang akurat.

    Dalam proses pendataan, petugas menghimpun berbagai informasi, mulai dari kondisi keluarga, riwayat pendidikan, tingkat pendapatan, pengeluaran rumah tangga, hingga profil usaha yang dijalankan.

    Amsakar menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, data yang valid akan membantu pemerintah dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    “Data ini sangat krusial. Melalui data yang valid mengenai pendapatan, pengeluaran, dan sektor usaha masyarakat, Pemko Batam bersama instansi terkait dapat menyusun program pemberdayaan ekonomi dan bantuan yang lebih presisi serta efektif,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi dedikasi para petugas sensus yang turun langsung ke lapangan untuk mendata masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh warga Batam untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap.

    “Saya mengajak seluruh warga Kota Batam, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk memberikan data yang jujur dan apa adanya kepada petugas. Jangan ragu atau takut, karena kerahasiaan data warga dijamin oleh undang-undang. Mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi demi Batam yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

    Pelaksanaan pendataan di kediaman Wali Kota berlangsung lancar. Partisipasi Amsakar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi sekaligus upaya mewujudkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan penguatan kebijakan ekonomi di tingkat nasional. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pemko Batam dan DPRD Sepakati APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Langsung Dibahas

    Pemko Batam dan DPRD Sepakati APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Langsung Dibahas

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan rancangan KUA-PPAS kepada pimpinan DPRD Batam saat sidang paripurna di Kantor DPRD Batam, Rabu (8/7/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama DPRD Kota Batam menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam di Ruang Sidang Utama DPRD, Rabu (8/7/2026).

    Pada rapat yang sama, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Batam Tahun Anggaran 2027 sebagai arah kebijakan pembangunan daerah dua tahun mendatang.

    Amsakar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batam atas sinergi yang terjalin selama proses pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025 hingga penyusunan dokumen perencanaan anggaran tahun berikutnya.

    Menanggapi berbagai catatan dan rekomendasi DPRD terhadap pelaksanaan APBD 2025, Amsakar menjelaskan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh Pemko Batam.

    Langkah pertama ialah percepatan penyelesaian piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui pembentukan tim khusus yang bertugas melakukan verifikasi dan validasi terhadap piutang senilai sekitar Rp592,77 miliar.

    Selain itu, Pemko Batam akan mengoptimalkan pengelolaan aset daerah melalui penataan Barang Milik Daerah (BMD), peningkatan pemanfaatan aset melalui skema sewa maupun Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), serta memperkuat peran ketua RT dan RW dalam pendataan kendaraan yang belum memenuhi kewajiban membayar pajak.

    Di sektor pendapatan daerah, Pemko Batam juga akan memperluas digitalisasi pembayaran retribusi melalui QRIS, virtual account, dan dompet digital. Pemerintah turut mengkaji integrasi pembayaran retribusi persampahan dengan tagihan air SPAM Batam.

    Sementara itu, penataan sektor perparkiran akan dilakukan melalui verifikasi titik parkir, peningkatan kompetensi petugas, serta pengawasan terhadap juru parkir sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Mengenai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025, Amsakar menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh realisasi pendapatan yang mencapai 96,48 persen dan realisasi belanja sebesar 90,44 persen.

    “Selisih tersebut berasal dari efisiensi anggaran, sisa hasil tender, serta sejumlah pekerjaan fisik di wilayah hinterland yang mengalami kendala cuaca, transportasi, administrasi, dan pembebasan lahan,” jelasnya.

    Memasuki agenda pembangunan tahun 2027, Amsakar menjelaskan bahwa dokumen Rancangan KUA-PPAS disusun berdasarkan RPJMD Kota Batam Tahun 2025–2029.

    Pemko Batam menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 berada pada kisaran 6,7 hingga 7,7 persen. Target tersebut didasarkan pada capaian pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2025 sebesar 6,76 persen, yang berkontribusi sekitar 56,5 persen terhadap perekonomian Provinsi Kepulauan Riau.

    Untuk mendukung target tersebut, pendapatan daerah tahun 2027 diproyeksikan mencapai Rp4,548 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,833 triliun dan pendapatan transfer sebesar Rp1,714 triliun. Sementara itu, belanja daerah diperkirakan mencapai Rp4,648 triliun.

    Dalam penyusunan APBD 2027, Pemko Batam juga memastikan pemenuhan ketentuan mandatory spending. Alokasi anggaran pendidikan direncanakan mencapai 29,56 persen, melampaui batas minimal 20 persen. Anggaran infrastruktur pelayanan publik dialokasikan sebesar 37,51 persen dan ditargetkan meningkat hingga 40 persen, sedangkan belanja pegawai ditekan menjadi 36,48 persen guna meningkatkan ruang fiskal bagi pembangunan.

    Amsakar menegaskan, pembangunan Kota Batam pada 2027 akan difokuskan pada lima klaster prioritas, yakni pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dasar dan lingkungan, pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan konektivitas.

    “Kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan APBD yang berkualitas, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung terwujudnya Batam yang maju, nyaman dihuni, dan semakin berdaya saing,” tutup Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)