Category: Batam

Auto Added by WPeMatico

  • Li Claudia Janjikan Bonus Tambahan, Motivasi Atlet Batam Pertahankan Juara Umum POPDA Kepri

    Li Claudia Janjikan Bonus Tambahan, Motivasi Atlet Batam Pertahankan Juara Umum POPDA Kepri

    Atlet POPDA Kepri kontingen Batam berswafoto dengan Wakil Wali Kota Batam usai pelepasan kontingen di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menjanjikan bonus tambahan bagi atlet Kota Batam yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Hal tersebut diharapkan menjadi motivasi agar kontingen Batam mampu mempertahankan gelar juara umum.

    Komitmen itu disampaikan Li Claudia saat melepas Kontingen Kota Batam yang akan berlaga pada POPDA X Kepri di Kabupaten Karimun. Pelepasan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026).

    Di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial, Li Claudia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam akan memberikan perhatian dan penghargaan kepada atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

    “Juara, ibu mau tambahkan hadiahnya. Kalau bertanding lihat muka ibu, harus bawa banyak hadiah untuk Kota Batam dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Batam,” ujarnya yang disambut antusias para atlet.

    Ia berharap tambahan bonus tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

    “Saya berharap kita bisa sapu bersih juara di berbagai cabang olahraga,” tegasnya.

    Li Claudia juga menyampaikan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kota Batam yang dipercaya membawa nama baik daerah di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

    “Hari ini kita melepas putra-putri terbaik Kota Batam untuk berlaga pada POPDA X Kepri Tahun 2026 di Kabupaten Karimun. Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan selamat bertanding dan selamat mengemban amanah untuk membawa nama baik Kota Batam,” katanya.

    Menurutnya, para atlet tidak hanya menjadi duta olahraga, tetapi juga duta karakter Kota Batam. Karena itu, ia mengingatkan seluruh atlet agar bertanding dengan penuh semangat, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.

    “Kalian adalah duta olahraga dan duta karakter Kota Batam. Bertandinglah dengan semangat, disiplin, dan sportivitas. Jangan takut menghadapi lawan, karena setiap perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membawa kebanggaan, apa pun hasilnya,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Batam, Zulkarnain, melaporkan bahwa Batam mengirimkan 231 orang yang terdiri atas 117 atlet, 18 pelatih, 10 manajer cabang olahraga, dan 14 ofisial.

    Kontingen Kota Batam akan mengikuti POPDA X Kepri yang berlangsung di Kabupaten Karimun pada 2-8 Juli 2026. Delapan cabang olahraga yang diikuti meliputi renang, bola basket, bola voli, sepak bola, tenis meja, pencak silat, sepak takraw, dan bulu tangkis.

    Dengan kekuatan tersebut, Kota Batam menargetkan mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus kembali meraih gelar juara umum pada ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Kepulauan Riau. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • 379 Jemaah Haji Kloter 25 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

    379 Jemaah Haji Kloter 25 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air

    Sekda Batam, Firmansyah, menyambut kedatangan Jemaah Haji Kloter 25 Debarkasi Batam di Asrama Haji Batam, Selasa (30/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sebanyak 379 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 25 Debarkasi Batam tiba di Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Aula Arafah I Asrama Haji Batam Centre, Selasa (30/6/2026).

    Kloter 25 merupakan gabungan jemaah asal Kota Batam dan Provinsi Jambi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 379 jemaah kembali ke Batam, termasuk petugas haji. Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur,” ujar Firmansyah.

    Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan, terus dipelihara serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Menurutnya, para jemaah haji memiliki peran penting sebagai teladan di tengah masyarakat melalui sikap, perilaku, dan semangat persaudaraan yang mencerminkan nilai-nilai keislaman.

    Firmansyah juga mengajak para jemaah untuk bergabung dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Batam. Menurutnya, organisasi tersebut menjadi wadah untuk menjaga kemabruran haji sekaligus meningkatkan peran umat dalam pembangunan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan pascahaji.

    “Melalui IPHI, kami berharap silaturahmi antarsesama jemaah tetap terjalin dan nilai-nilai ibadah haji dapat terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Firmansyah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan panitia yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah asal.

    Ia juga memahami kondisi fisik para jemaah yang telah menempuh perjalanan panjang setelah menjalankan ibadah haji selama lebih dari satu bulan.

    “Kami menyadari Bapak dan Ibu tentu telah melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan. Kini saatnya kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Sekali lagi, selamat datang di Tanah Air. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam proses penyambutan,” tutup Firmansyah.

    Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Rasa syukur terpancar dari wajah para jemaah yang akhirnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Daftar Bansos Kini Lebih Mudah, Masyarakat Bisa Daftar Mandiri

    Daftar Bansos Kini Lebih Mudah, Masyarakat Bisa Daftar Mandiri

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, belum lama ini. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung penuh implementasi Program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digagas pemerintah pusat. Melalui program ini, masyarakat dapat mendaftar bantuan sosial (bansos) secara mandiri, lebih mudah, cepat, dan transparan melalui sistem digital.

    Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten/kota yang digelar secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026). Batam menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project dalam implementasi digitalisasi bansos nasional.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan, program digitalisasi bansos merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik atau e-government yang tengah didorong pemerintah.

    “Program ini menjadi cikal bakal roadmap menuju e-government. Dengan digitalisasi, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia , Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), menjadi lompatan besar dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efisien dan transparan.

    “Transformasi digital perlindungan sosial ini merupakan langkah penting agar data penerima bansos semakin akurat. Untuk pertama kalinya, proses penerimaan bansos dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel dengan dukungan teknologi,” kata Luhut.

    Luhut juga mengapresiasi seluruh kepala daerah yang terlibat dalam program percontohan tersebut. Menurutnya, hasil uji coba selama beberapa bulan ke depan akan menjadi dasar pelaksanaan secara nasional yang ditargetkan mulai diluncurkan pada Oktober 2026.

    “Kami berharap paling lambat akhir Agustus seluruh daerah pilot project sudah menyelesaikan implementasi sehingga rollout nasional dapat dilakukan pada Oktober mendatang,” ujarnya.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungannya terhadap implementasi digitalisasi bansos tersebut. Pemko Batam siap menyukseskan program nasional ini dan mendukung percepatan implementasi di daerah. 

    Amsakar berharap kehadiran Portal Perlinsos dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai program bantuan sosial secara mandiri tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang. Pemko Batam juga akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital tersebut secara optimal.

    Untuk mendaftar bansos, masyarakat dapat melakukan login ke Portal Perlinsos. Berikut panduannya:

    1. Akses situs resmi Portal Perlinsos di

    https://perlinsos.kemensos.gi.id/login-ikd

    2. Pilih opsi “Masuk Dengan IKD”
 

    3. Sistem akan mengarahkan pengguna ke aplikasi IKD (Identitas Kependudukan Digital)
 

    4. Lakukan verifikasi biometrik wajah untuk memastikan keaslian pemilik akun
 

    5. Setelah berhasil, sistem otomatis mengarahkan ke halaman utama Portal Perlinsos dengan status sudah login dan terverifikasi
 

    Cara Daftar Program Bansos (PKH atau BPNT)

    Setelah login, pengguna bisa langsung melakukan pendaftaran bansos. Caranya:

    1. Klik menu “Daftar Program” di halaman utama
 

    2. Pilih program bansos yang tersedia, misalnya PKH atau BPNT
 

    3. Baca dengan teliti syarat dan ketentuan pendaftaran
 

    4. Setujui notifikasi penggunaan data pribadi
 

    5. Lakukan verifikasi data pemohon untuk memastikan kesesuaian data
 

    6. Klik “Setuju dan Daftar”
 

    7. Simpan atau unduh nomor pendaftaran sebagai bukti
 

    Cara Cek Status Pendaftaran Bansos

    Setelah mendaftar, pengguna bisa dengan mudah memantau status pendaftaran. Berikut langkah-langkahnya:

    * Buka halaman awal Portal Perlinsos
 

    * Cek notifikasi terbaru mengenai progres pendaftaran
 

    * Lihat status program pada menu “Program Bantuan Anda”
 

    * Status bisa berupa:
 

        1. “Tahap proses verifikasi” → artinya pendaftaran sedang diperiksa

        2. “Aktif” → artinya pendaftar dinyatakan layak dan sudah terverifikasi.

    (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Persiapan Matang, Kafilah Batam Optimistis Raih Prestasi di MTQH Kepri

    Persiapan Matang, Kafilah Batam Optimistis Raih Prestasi di MTQH Kepri

    Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan sambutan saat menutup TC Peserta MTQH Kafilah Batam di Golden View, Selasa (30/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Kafilah Kota Batam menyatakan kesiapan penuh menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026. Keyakinan tersebut ditandai dengan berakhirnya rangkaian Training Centre (TC) yang menjadi bagian dari pemantapan kemampuan, mental, dan kekompakan peserta. 

    Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun optimistis kafilahnya mampu meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah pada ajang yang akan digelar dalam waktu dekat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan TC bukan sekadar agenda latihan rutin, melainkan proses pembinaan untuk meningkatkan kemampuan, membentuk karakter, serta memperkuat mental para peserta sebelum mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

    Ia mengatakan, selama mengikuti TC, para peserta telah ditempa untuk meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, pemahaman, dan penguasaan cabang-cabang musabaqah sehingga siap memberikan penampilan terbaik.

    “Saya memahami proses ini tidak mudah. Dibutuhkan tenaga, pikiran, waktu, serta komitmen yang kuat. Namun, saya percaya hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Kedisiplinan dan kerja keras yang telah anak-anakku tunjukkan selama mengikuti TC menjadi modal utama untuk meraih prestasi,” ujar Firmansyah, saat secara menutup TC Kafilah Kota Batam di Hotel Golden View, Bengkong, Selasa (30/6/2026).

    Atas nama Pemko Batam, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan TC, mulai dari pelatih, pembimbing, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia, hingga seluruh peserta.

    “Pak Wali Kota menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pelatih, pembimbing, pengurus LPTQ, panitia, serta seluruh peserta atas dedikasi dan kerja keras selama proses pembinaan ini,” katanya.

    Firmansyah menegaskan, sebagai kota yang mengusung visi modern, madani, dan sejahtera, para kafilah Batam memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah. Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam.

    “Keberangkatan kalian bukan semata-mata untuk meraih gelar juara, tetapi membawa misi mulia, yakni membumikan Al-Qur’an di Tanah Bunda Melayu sekaligus menjaga marwah Kota Batam,” tegasnya.

    Menjelang pelaksanaan MTQH, Firmansyah berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga niat dengan menjadikan kompetisi sebagai bagian dari ibadah dan syiar Islam. Ia juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan beristirahat cukup, menjaga pola makan, serta mempertahankan kekompakan dan semangat saling mendukung antarsesama kafilah.

    Di akhir sambutannya, Firmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh kafilah selama mengikuti MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

    “Alhamdulillahirabbil’alamin, Training Centre Kafilah MTQH Kota Batam menuju MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau secara resmi saya tutup. Selamat berjuang, harumkan nama Kota Batam, dan tampillah dengan penuh percaya diri, ketulusan, serta keikhlasan,” pungkasnya. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Investasi AI Global Masuk Batam, Perkuat Posisi sebagai Hub Digital

    Investasi AI Global Masuk Batam, Perkuat Posisi sebagai Hub Digital

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Dok PEMKO BATAM

    Diskominfo Batam – Batam kembali menjadi tujuan investasi perusahaan teknologi global. Firmus Technologies Pty Ltd., perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) asal Australia, memilih Batam sebagai lokasi pembangunan pusat data AI pertama di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Nvidia Corp. dan DayOne Singapura.

    Investasi tersebut semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pengembangan infrastruktur digital dan AI di Asia Tenggara. Proyek berupa kampus Nvidia DSX AI Factory berkapasitas 360 megawatt (MW) itu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027 dengan masa kemitraan selama delapan tahun.

    Fasilitas tersebut diproyeksikan menyediakan hingga 170.000 chip akselerator AI Nvidia sepanjang 2027-2028. Selain menjadi salah satu klaster GPU terbesar di Asia Tenggara, proyek ini diperkirakan menghasilkan nilai kesepakatan pembelian (purchase agreement) sebesar US$25 miliar hingga US$30 miliar dalam enam tahun pertama operasional.

    Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan, investasi tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi dan kesiapan infrastruktur di Batam.

    “Kehadiran Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne di Batam menegaskan bahwa kawasan ini siap bertransformasi menjadi pusat infrastruktur kecerdasan buatan berskala global. Ini bukan sekadar investasi pusat data, tetapi langkah strategis yang akan memperkuat posisi Batam dan Indonesia dalam rantai nilai ekonomi digital serta ekosistem AI dunia,” ujar Li Claudia.

    Menurutnya, Batam memiliki keunggulan dari sisi letak geografis, infrastruktur, dan dukungan regulasi yang mampu menarik investasi di sektor pusat data serta teknologi digital.

    Ia menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan dukungan melalui penyediaan infrastruktur dan layanan investasi yang optimal. Investasi tersebut diyakini akan menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekosistem teknologi digital, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi di bidang kecerdasan buatan.

    “Kami akan memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari pasokan listrik yang andal, konektivitas digital, hingga kemudahan berinvestasi agar proyek strategis ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan daya saing Batam,” katanya.

    Masuknya investasi AI berskala besar ini semakin mengukuhkan Batam sebagai salah satu destinasi utama pengembangan pusat data dan infrastruktur digital di Asia Tenggara, sekaligus menjadi gerbang investasi teknologi masa depan di Indonesia. (Humas Diskominfo Batam)

  • 96 Peserta PKA Sumatera Selatan Belajar Inovasi Pelayanan Publik di Kota Batam

    96 Peserta PKA Sumatera Selatan Belajar Inovasi Pelayanan Publik di Kota Batam

    Sekda Batam, Firmansyah, menyambut peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (29/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (29/6/2026).

    Sebanyak 96 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Pemerintah Kota Batam dipilih sebagai lokus pembelajaran karena dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, transformasi birokrasi, dan penguatan kinerja organisasi.

    Selama berada di Batam, para peserta akan mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan Pemerintah Kota Batam sebagai referensi untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah masing-masing.

    Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang kembali memilih Kota Batam sebagai lokasi studi lapangan bagi peserta PKA. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    “Atas nama Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, kami mengucapkan selamat datang di Kota Batam. Semoga selama mengikuti studi lapangan ini seluruh peserta memperoleh pengalaman serta praktik terbaik yang dapat diterapkan di daerah masing-masing,” ujar Firmansyah.

    Ia mengatakan, kepercayaan yang terus diberikan berbagai daerah menjadikan Batam sebagai tujuan studi lapangan maupun benchmarking merupakan bentuk pengakuan atas kemajuan pembangunan kota, baik dalam aspek tata kelola pemerintahan maupun pembangunan infrastruktur.

    “Batam selalu terbuka menjadi tempat belajar dan berbagi pengalaman. Kami berharap setiap kunjungan tidak hanya menghasilkan pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat sinergi antardaerah dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan melayani masyarakat,” katanya.

    Firmansyah menambahkan, posisi strategis Batam sebagai kota industri, perdagangan, investasi, dan pariwisata turut didukung infrastruktur yang semakin modern. Ketersediaan akses transportasi, jaringan jalan yang baik, fasilitas perhotelan bertaraf nasional dan internasional, pusat perbelanjaan, restoran, hingga destinasi wisata menjadi nilai tambah yang membuat Batam siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan pemerintahan, pendidikan, pelatihan, maupun agenda berskala regional dan nasional.

    Menurutnya, transformasi birokrasi saat ini menuntut setiap aparatur sipil negara tidak hanya mampu menjalankan fungsi administrasi, tetapi juga menjadi pemimpin perubahan yang mampu melahirkan inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.

    Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan selama berada di Batam untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Batam.

    “Hasil pembelajaran ini diharapkan dapat melahirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi di daerah masing-masing,” tutupnya.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antarpemerintah daerah dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Konsultasi Publik Ranperda Kampung Tua, Perkuat Kepastian Hukum 37 Kawasan Bersejarah

    Konsultasi Publik Ranperda Kampung Tua, Perkuat Kepastian Hukum 37 Kawasan Bersejarah

    Sekda Batam, Firmansyah, memberi keterangan kepada wartawan usai membuka Konsultasi Publik Rancangan Kajian Naskah Akademik Penyusunan Ranperda tentang Penataan Kampung Tua di Harris Hotel Batam Center, Senin (29/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penataan Kampung Tua sebagai upaya memperkuat kepastian hukum sekaligus melestarikan kawasan bersejarah di Kota Batam.

    Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat membuka Konsultasi Publik Rancangan Kajian Naskah Akademik Penyusunan Ranperda tentang Penataan Kampung Tua di Harris Hotel Batam Center, Senin (29/6/2026).

    Kegiatan ini dihadiri akademisi, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, camat, lurah dari kawasan Kampung Tua, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian kawasan bersejarah di Kota Batam.

    Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan penyusunan Ranperda menjadi langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan Kampung Tua di tengah pesatnya pembangunan Kota Batam. Regulasi tersebut juga diharapkan mampu menjaga nilai sejarah, budaya, serta identitas daerah.

    Menurutnya, terdapat 37 Kampung Tua yang tersebar di Kota Batam dan menantikan hadirnya regulasi yang memberikan kepastian status kawasan. Selain itu, Ranperda juga akan menjadi pedoman dalam penataan, perlindungan, pemanfaatan, dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat yang telah lama bermukim di wilayah tersebut.

    Firmansyah menjelaskan, selama ini penetapan Kampung Tua masih mengacu pada Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Ke depan, Pemko Batam berkomitmen meningkatkan dasar hukum tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda) agar memiliki kekuatan hukum yang lebih kuat sekaligus menjadi acuan dalam pengelolaan kawasan.

    Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra agar proses penyusunan Ranperda dapat diselesaikan secepatnya tanpa mengurangi kualitas substansi maupun partisipasi masyarakat.

    “Bapak Wali Kota Amsakar Achmad dan Ibu Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menitipkan pesan agar Ranperda ini segera kita tuntaskan. Selama ini dasar penetapan Kampung Tua masih menggunakan Surat Keputusan Wali Kota, namun ke depan harus kita kuatkan melalui Peraturan Daerah. Ini penting agar 37 Kampung Tua di Kota Batam memiliki kepastian hukum yang lebih kuat, memberikan rasa aman bagi masyarakat, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta menjadi fondasi pembangunan kawasan yang tertata, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Firmansyah.

    Ia menambahkan, konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam penyusunan regulasi karena menjadi ruang untuk menghimpun berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, Ranperda yang disusun diharapkan implementatif, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan pembangunan Kota Batam.

    Melalui forum tersebut, Pemko Batam membuka ruang dialog guna menyempurnakan naskah akademik dan substansi Ranperda sebelum memasuki pembahasan bersama DPRD Kota Batam.

    Pemko Batam berharap Ranperda tentang Penataan Kampung Tua dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam melindungi kawasan bersejarah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan kota modern dengan pelestarian sejarah, budaya, dan kearifan lokal. Kehadiran Perda ini juga diharapkan menjadi tonggak baru bagi 37 Kampung Tua di Kota Batam untuk memperoleh kepastian hukum sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Selamat Memperingati Hari Keluarga Nasional

    Selamat Memperingati Hari Keluarga Nasional

    Keluarga adalah tempat pertama tumbuhnya kasih sayang, pendidikan, dan nilai-nilai kehidupan. Dari keluarga yang kuat, lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

    Mari jadikan momentum Hari Keluarga Nasional untuk semakin mempererat kebersamaan, meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga, serta mewujudkan tema “Ayah Wajib Hadir” melalui peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

    Keluarga Harmonis, Batam Maju, Indonesia Kuat.

    Desain: HUMAS DISKOMINFO BATAM / M RASYID J

    #HariKeluargaNasional2026 #Harganas #AyahWajibHadir #AmsakarLiClaudia #MediaCenterBatam

  • Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakorwil ADKASI 2026, Batam Tunjukkan Kesiapan sebagai Destinasi MICE

    Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakorwil ADKASI 2026, Batam Tunjukkan Kesiapan sebagai Destinasi MICE

    Sekda Batam, Firmansyah, menghadiri Rakorwil Sumatera ADKASI Tahun 2026 di Hotel Pacific Palace, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Sabtu (27/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam -Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik terpilihnya Kota Batam sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sumatera Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Tahun 2026. Kegiatan berskala regional tersebut resmi dibuka di Hotel Pacific Palace, Jodoh, Kecamatan Batuampar, Sabtu (27/6/2026).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Batam menjadi kehormatan sekaligus bukti semakin kuatnya posisi kota ini sebagai pusat penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta Rakorwil Sumatera ADKASI. Penunjukan Batam sebagai tuan rumah sejalan dengan visi pembangunan yang diusung Wali Kota Batam, yakni menjadikan Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ujar Firmansyah.

    Menurutnya, Batam memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Mulai dari kemudahan akses transportasi, ketersediaan hotel, hingga fasilitas pertemuan yang representatif, seluruhnya menjadi modal penting dalam mendukung suksesnya agenda pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Pembukaan Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Ketua Umum ADKASI Siswanto, Direktur Dana Transfer Khusus Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Purwanto, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan.

    Sementara itu, Ketua ADKASI Wilayah Sumatera, Anto, mengatakan Rakorwil tahun ini mengangkat tema “Momentum Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Otonomi Daerah Asimetris, dan Penguatan Kelembagaan DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.”

    Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia yang memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan kondisi geografis yang beragam.

    “Indonesia memiliki karakteristik wilayah, budaya, dan geografis yang sangat beragam sehingga pendekatan otonomi daerah tidak dapat diseragamkan. Konsep otonomi daerah asimetris menjadi penting untuk mengakomodasi kebutuhan khusus setiap daerah dengan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anto.

    Ia juga menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan DPRD agar semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan regulasi, serta didukung sumber daya manusia yang kompeten sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

    Anto menjelaskan, meski belum seluruh DPRD kabupaten dari 10 provinsi di Sumatera dapat menghadiri Rakorwil tahun ini, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antardaerah melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

    Menutup sambutannya, Anto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan seluruh panitia atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam beserta seluruh panitia yang telah memberikan dukungan penuh sehingga Rakorwil Sumatera ADKASI 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semoga forum ini menghasilkan rekomendasi strategis yang memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Humas Diskominfo Batam / Muhardi)

  • Amsakar: Bhayangkara 3×3 Championship Jadi Langkah Awal Batam Menuju Event Basket Internasional

    Amsakar: Bhayangkara 3×3 Championship Jadi Langkah Awal Batam Menuju Event Basket Internasional

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersiap melempar bola saat membuka Basketball 3×3 Bhayangkara Championship di Grand Batam Mall, Lubukbaja, Kamis (25/6/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong penguatan ekosistem olahraga sebagai bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga bertaraf internasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Basketball 3×3 Bhayangkara Championship yang digelar Polda Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

    Kejuaraan yang berlangsung di Grand Mall Batam, Kamis (25/6/2026), resmi dibuka dan diikuti 142 tim dengan total 568 atlet dari berbagai daerah.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi Kapolda Kepulauan Riau beserta jajaran atas penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan menorehkan prestasi.

    “Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolda beserta jajaran yang telah menyelenggarakan Bhayangkara 3×3 Championship dengan sangat baik. Semoga kompetisi ini menjadi ruang bagi para atlet untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.

    Ia mengatakan, Batam saat ini tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga internasional. Salah satunya adalah ajang basket dunia yang akan digelar dalam waktu dekat.

    “Sebanyak 32 negara telah mendaftar untuk mengikuti event basket internasional yang akan diselenggarakan di Batam. Karena itu, kejuaraan hari ini menjadi momentum yang baik sebagai langkah awal sekaligus persiapan menuju ajang berskala dunia tersebut,” katanya.

    Amsakar juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kompetisi ini untuk meningkatkan kemampuan, membangun mental juara, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

    “Bertandinglah dengan maksimal, tunjukkan kemampuan terbaik, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

    Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, mengatakan Basketball 3×3 Bhayangkara Championship merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan olahraga, khususnya cabang bola basket, di Kepulauan Riau.

    Menurutnya, kejuaraan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diharapkan mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial.

    “Kejuaraan ini kami persembahkan untuk masyarakat Batam. Harapannya dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda, mempererat kebersamaan, serta melahirkan atlet basket yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

    Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam, Junico, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bhayangkara 3×3 Championship menjadi dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga basket di Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan agenda basket internasional yang akan digelar di Batam pada bulan depan.

    “Ini merupakan kehormatan sekaligus dukungan besar bagi perkembangan basket di Batam dan Kepulauan Riau. Kami mengajak seluruh masyarakat serta pecinta basket untuk bersama-sama menyukseskan event internasional yang akan berlangsung di Batam,” katanya.

    Junico menjelaskan, Batam akan menjadi tuan rumah FIBA 3×3 International pada 23-26 Juli 2026. Ajang tersebut akan diikuti tim dan pemain terbaik dari berbagai negara.

    “Momentum ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Batam mampu menjadi tuan rumah event olahraga bertaraf internasional,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)