Category: Berita

Auto Added by WPeMatico

  • Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

    Batam Bangun ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Li Claudia Pastikan Titik Penyeberangan Aman

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau titik pembangunan ZoSS depan SDN 001 Batam Kota, Senin (13/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SD Negeri 001 Batam Kota, Senin (13/4/2026).

    Dalam peninjauan tersebut, ia menegaskan pentingnya penentuan titik penyeberangan jalan yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), guna memberikan perlindungan maksimal bagi siswa saat menyeberang.

    “Lokasinya harus benar-benar aman dan sesuai ketentuan. Jangan sampai justru membahayakan anak-anak kita,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, ZoSS bertujuan meningkatkan keselamatan pelajar melalui pengaturan kecepatan kendaraan, pemasangan marka jalan, serta penyediaan fasilitas penyeberangan yang jelas dan aman di lingkungan sekolah.

    Pembangunan fasilitas ini merupakan respons cepat Pemerintah Kota Batam atas insiden tabrak lari yang menimpa seorang siswa SD Negeri 001 Batam Kota saat pulang sekolah pada Selasa (31/3/2026) lalu.

    Untuk itu, Li Claudia meminta agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan guna mencegah kejadian serupa terulang.

    “Saya minta ini dipercepat. Kalau bisa, pengerjaannya dimulai malam ini,” ujarnya.

    Ia menambahkan, setelah fasilitas penyeberangan selesai dibangun, akan dilakukan sosialisasi kepada siswa dan pihak sekolah agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, diharapkan langkah ini mampu meningkatkan keselamatan pelajar sekaligus kesadaran berlalu lintas di kawasan sekolah.

    Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Perhubungan Kota Batam, perwakilan BP Batam, serta pihak Kepolisian. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Batam Fokus Sejahterakan Lansia, Amsakar: Hari Tua Harus Tenang dan Bahagia

    Batam Fokus Sejahterakan Lansia, Amsakar: Hari Tua Harus Tenang dan Bahagia

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan sejumlah lansia saat menghadiri silaturahmi di Golden Prawn, Bengkong, Senin (13/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama ratusan kader Posyandu, kader Kelurahan Siaga, dan para lanjut usia (lansia) di Golden Prawn, Bengkong, Senin (13/4/2026).

    Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Amsakar menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk terus menghadirkan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia agar dapat menjalani masa tua dengan tenang, nyaman, bahagia dan bermartabat.

    Menurutnya, perhatian terhadap lansia bukan sekadar program sosial, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam memastikan setiap warga tetap merasakan kualitas hidup yang baik di usia senja.

    “Kami ingin para lansia di Batam tetap merasa mandiri, dihargai, dan menjalani hari tua dengan rasa aman serta nyaman,” ujar Amsakar.

    Ia menambahkan, berbagai kebijakan yang dijalankan diarahkan untuk mendukung kemandirian lansia, sehingga mereka tidak merasa menjadi beban, melainkan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

    Selain itu, Amsakar juga mengapresiasi peran kader Posyandu dan Kelurahan Siaga yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, terutama dalam mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan.

    Menurutnya, keberadaan kader sangat membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah, sekaligus memastikan program-program sosial dan kesehatan berjalan optimal.

    “Kader memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat, termasuk para lansia, agar tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak,” katanya.

    Ia juga menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi di lapangan.

    Di akhir kegiatan, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, demi mewujudkan Batam sebagai kota yang ramah bagi semua kalangan, termasuk para lansia.

    “Dengan kebersamaan, kita bisa memastikan para orang tua kita menjalani masa tua dengan lebih tenang, bahagia, dan penuh penghormatan,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Ketat dan Transparan, 712 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Batam 2026

    Ketat dan Transparan, 712 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Batam 2026

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Forkopimda Batam dan calon paskibraka Batam usai upacara pembukaan seleksi di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (13/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin upacara pembukaan Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (13/4/2026). Tahun ini, terdapat 712 siswa dan siswi yang mendaftar.

    Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan bahwa Paskibraka memiliki peran strategis dalam pelaksanaan upacara kenegaraan, khususnya pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan daerah.

    “Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

    Ia menekankan, anggota Paskibraka merupakan representasi generasi muda yang harus memiliki semangat juang, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.

    Karena itu, proses seleksi harus mampu melahirkan calon anggota yang berkarakter kuat dan berintegritas.

    Amsakar juga mengingatkan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif. Para peserta harus melalui berbagai tahapan dengan standar penilaian yang objektif.

    “Oleh karena itu, saya menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, netral, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

    Ia mengajak seluruh panitia dan pihak terkait menjaga integritas agar seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Upacara berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota Batam kepada perwakilan calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian seleksi.

    Berdasarkan data panitia, jumlah pendaftar seleksi Paskibraka tahun ini mencapai 712 peserta. Dari jumlah tersebut, 560 peserta dinyatakan lolos verifikasi awal. Selanjutnya, 205 peserta lolos verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan tahap awal.

    Sebanyak 205 peserta tersebut melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, meliputi wawancara wawasan kebangsaan serta tes yang melibatkan mitra dari instansi penegak hukum.

    Melalui proses seleksi yang ketat dan berintegritas ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki nasionalisme, karakter Pancasila, serta wawasan kebangsaan yang kuat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Amsakar Dorong Semangat Toleransi dalam Dharma Santi Nyepi 2026 di Batam

    Amsakar Dorong Semangat Toleransi dalam Dharma Santi Nyepi 2026 di Batam

    Sejumlah warga berswafoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 di Harmoni One Hotel, Batamkota, Minggu (12/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Harmoni One Hotel, Batamkota, Minggu (12/4/2026).

    Kehadiran Amsakar disambut hangat ratusan umat Hindu yang memadati aula pertemuan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran umat Hindu dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Batam.

    “Dharma Santi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Harmonisasi ini merupakan modal utama dalam pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

    Amsakar menegaskan, nilai-nilai pengendalian diri yang terkandung dalam perayaan Nyepi sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang disiplin, toleran, dan berintegritas.

    Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang berarti seluruh umat manusia adalah satu keluarga, dalam kehidupan sehari-hari.

    “Pemerintah Kota Batam berkomitmen hadir untuk semua golongan. Kami ingin Batam menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh pemeluk agama, di mana perbedaan menjadi kekuatan, bukan pemisah,” kata Amsakar.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batam, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pemko Batam Apresiasi FKDM, Perkuat Kewaspadaan Dini Tangkal ATHG

    Pemko Batam Apresiasi FKDM, Perkuat Kewaspadaan Dini Tangkal ATHG

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Upaya ini dilakukan melalui sinergi bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

    Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang dirangkaikan dengan halalbihalal FKDM Kota Batam di Hotel Golden View, Sabtu (11/4/2026).

    Mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, mengapresiasi peran aktif FKDM dalam menjaga kondusivitas daerah.

    Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan.

    “FKDM memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga pemerintah. Melalui penyampaian informasi cepat terkait potensi ATHG, ini merupakan bentuk nyata bela negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujar Riama.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi yang telah terjalin dengan aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan, dalam mendeteksi dini berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat.

    Riama berharap FKDM dapat terus konsisten mendukung pemerintah dalam menciptakan rasa aman, baik bagi masyarakat maupun investor di Kota Batam.

    Sementara itu, Ketua FKDM Kota Batam, Alwan, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat muncul.

    “FKDM memiliki tugas menghimpun dan menyampaikan informasi yang akurat terkait potensi gangguan di lapangan. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan Batam tetap aman dan nyaman bagi semua,” kata Alwan.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, unsur Forkopimda Kota Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pengurus FKDM se-Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar Dorong Peningkatan Akses Pendidikan, dari Revitalisasi Asrama hingga Beasiswa

    Amsakar Dorong Peningkatan Akses Pendidikan, dari Revitalisasi Asrama hingga Beasiswa

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat menghadiri halalbihalal bersama IKA UNRI di Hotel Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (11/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan silaturahmi dan halalbihalal Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) Kota Batam yang digelar di Hotel Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (11/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah kebijakan strategis Pemerintah Kota Batam dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi muda.

    Di hadapan para alumni, Amsakar menyoroti pengelolaan aset milik Pemko Batam yang berada di Pekanbaru, tepatnya di kawasan Harapan Raya. Selama ini, aset tersebut dimanfaatkan sebagai tempat tinggal mahasiswa asal Batam yang menempuh pendidikan di Provinsi Riau.

    Ia menjelaskan, kondisi bangunan saat ini mulai kurang terawat seiring pergeseran pusat aktivitas kampus ke wilayah Panam. Untuk itu, Pemko Batam berkomitmen melakukan revitalisasi agar fasilitas tersebut kembali layak huni dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

    “Revitalisasi akan dilakukan agar asrama ini bisa kembali mendukung mahasiswa Batam yang kuliah di Pekanbaru,” ujar Amsakar.

    Selain itu, Amsakar juga memaparkan pengembangan program beasiswa sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan. Pemko Batam, kata dia, telah menambah sejumlah skema baru guna menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

    Adapun skema tersebut meliputi beasiswa bagi putra-putri Batam yang berhasil masuk ke tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia, beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan diterima di perguruan tinggi negeri, serta beasiswa afirmasi bagi anak hinterland berprestasi yang menempati peringkat lima besar di sekolah dan lolos ke perguruan tinggi negeri.

    Menanggapi tren menurunnya minat mahasiswa Batam melanjutkan pendidikan ke Universitas Riau, Amsakar menilai perlu adanya langkah proaktif untuk memperkuat kembali hubungan kelembagaan.

    Ia menyampaikan, dalam waktu dekat Pemko Batam akan menginisiasi pertemuan dengan pihak rektorat Universitas Riau guna menjajaki kerja sama formal melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), khususnya terkait penyediaan beasiswa bagi mahasiswa asal Batam.

    “Kami ingin memperkuat kembali keterikatan dengan Universitas Riau sekaligus membuka peluang lebih luas bagi anak-anak Batam untuk melanjutkan pendidikan di sana,” katanya.

    Kegiatan halalbihalal tersebut diakhiri dengan sesi dialog bersama para alumni yang kini berkontribusi di berbagai sektor pembangunan di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Pembukaan MTQH XXXIV Batam, Ribuan Warga Padati Dataran Engku Putri

    Pembukaan MTQH XXXIV Batam, Ribuan Warga Padati Dataran Engku Putri

    Malam pembukaan MTQH XXXIV Kota Batam berlangsung meriah dan penuh semangat. Defile kafilah dari seluruh kecamatan tampil kompak, menghadirkan suasana megah yang terasa seperti ajang nasional.

    Antusiasme masyarakat jadi bukti kuatnya nilai religius dan kebersamaan di Kota Batam.

    MTQH bukan sekadar seremoni, tapi momentum membumikan nilai-nilai Qurani menuju Batam sebagai bandar madani.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #MTQH2026 #BatamMadani #BatamHebat #MediaCenterBatam

  • Meriah dan Semarak, Ribuan Warga Hadiri Pembukaan MTQH XXXIV Batam

    Meriah dan Semarak, Ribuan Warga Hadiri Pembukaan MTQH XXXIV Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Sekda Batam, Firmansyah, menerima kembali piala bergilir dari Kecamatan Sagulung saat malam pembukaan MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri Batamcentre, Jumat (10/4/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Ribuan warga memadati Dataran Engku Putri, Batam, pada Jumat (10/4/2026) malam, untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam. Suasana berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan peserta.

    Sejak awal acara, kemeriahan terlihat melalui defile kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Batam yang tampil kompak dan penuh semangat. Penampilan tersebut semakin menghidupkan suasana, didukung kemasan acara yang tertata rapi, atraktif, serta sarat nilai budaya dan religius.

    Tingginya partisipasi peserta dan kehadiran masyarakat membuat pembukaan MTQH tahun ini terasa lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Skala kegiatan yang luas serta penyelenggaraan yang matang menghadirkan atmosfer yang megah.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), hingga para kafilah.

    Ia menilai, pelaksanaan MTQH XXXIV menghadirkan semangat baru yang diharapkan membawa keberkahan bagi Kota Batam.

    “Saya bersama Wakil Wali Kota Batam mengapresiasi panitia, LPTQ, serta para kafilah. MTQH tahun ini terasa berbeda, ada semangat, motivasi, dan kebahagiaan. Mudah-mudahan ini menjadi tanda keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” ujarnya.

    Menurut Amsakar, tingginya keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa visi Batam sebagai bandar madani tidak hanya menjadi konsep, tetapi telah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Ini menandakan bahwa visi menjadikan Batam sebagai bandar madani bukan sekadar wacana, tetapi telah tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

    Meski berlangsung meriah, ia mengingatkan agar MTQH tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

    “MTQH ini jangan hanya menjadi rutinitas tahunan. Lebih dari itu, harus menjadi upaya membumikan nilai-nilai Qurani,” tegasnya.

    Ia juga menilai, antusiasme masyarakat dalam kegiatan keagamaan mencerminkan kuatnya nilai spiritual yang berkembang di Kota Batam. Hal tersebut turut mendukung terciptanya harmoni sosial yang kondusif.

    Menurutnya, capaian Batam dalam menjaga harmoni sosial juga cukup membanggakan, di antaranya dengan raihan indeks harmoni sosial yang tinggi secara nasional serta indeks kerukunan antarumat beragama yang berada pada posisi atas.

    Pembukaan MTQH XXXIV Kota Batam ditandai dengan penabuhan kompang oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian perlombaan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi serta memperkuat nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Melihat Bazar PKK Kota Batam di MTQH XXXIV

    Melihat Bazar PKK Kota Batam di MTQH XXXIV

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, resmi membuka Bazar PKK dalam rangka MTQH XXXIV Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas dan mampu bersaing hingga pasar global.

    Tak hanya sekadar bazar, kegiatan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai dari penguatan manajemen usaha, akses permodalan, hingga pemasaran digital menjadi fokus utama dalam pengembangan UMKM ke depan.

    Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, UMKM Batam optimistis bisa tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / MUHAMZANI

    #MTQHXXXIVBatam #UMKMNaikKelas #BatamBangkit #MediaCenterBatam

  • Lewat Bazar PKK di MTQH XXXIV, Pemko Batam Dorong UMKM Tembus Pasar Global

    Lewat Bazar PKK di MTQH XXXIV, Pemko Batam Dorong UMKM Tembus Pasar Global

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, dan sejumlah pejabat membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri, Jumat (10/4/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (10/4/2026).

    Kegiatan ini mengusung tema “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go Global dalam Kota Batam yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah”.

    Pembukaan bazar dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Erdawati Firmansyah, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Batam, serta jajaran PKK dan Dharma Wanita.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Pembangunan itu mencakup tiga hal, yaitu menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan. Dalam konteks ini, UMKM harus didorong untuk naik kelas,” ujarnya.

    Ia mengingatkan agar kegiatan bazar tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Harus ada evaluasi secara berkala, sejauh mana kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM,” katanya.

    Menurut Amsakar, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti manajemen usaha, keterbatasan modal, strategi pemasaran, kualitas kemasan, serta adaptasi digital. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah turut memberikan dukungan konkret.

    “Jika persoalan tersebut dapat diatasi, UMKM Batam akan berkembang lebih pesat,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Batam saat ini tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial bagi lansia, seragam sekolah gratis, bantuan modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi pelajar berprestasi.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan UMKM.

    “Peran lurah dan camat sangat penting dalam membina pelaku UMKM di wilayah masing-masing. Dengan kerja sama, kita optimistis UMKM Batam bisa naik kelas,” ujarnya.

    Pembukaan bazar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Batam bersama Ketua TP PKK Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)