Blog

  • Cegah Stunting Sejak Dini, Pemko Batam Maksimalkan Peran Posyandu

    Cegah Stunting Sejak Dini, Pemko Batam Maksimalkan Peran Posyandu

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, memimpin Pencanangan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Mawar 46, Bengkong Sadai, Jumat (7/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui penguatan layanan Posyandu. Langkah tersebut diwujudkan melalui Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Pencanangan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Mawar 46, Bengkong Sadai, Jumat (7/8/2026).

    Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengatakan, pencanangan intervensi serentak merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan memperkuat pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu hingga tingkat Posyandu.

    Menurutnya, intervensi dilakukan melalui pengukuran dan penimbangan balita, edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, serta pelayanan kesehatan yang terintegrasi.

    “Pencanangan intervensi serentak se-Indonesia merupakan gerakan nasional dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui pengukuran, penimbangan, edukasi, serta pelayanan kesehatan terpadu yang berpusat di Posyandu,” ujar Erlita.

    Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah deteksi dini terhadap permasalahan gizi dan tumbuh kembang anak. Sasaran intervensi meliputi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah dua tahun (baduta), hingga balita.

    Selain melakukan pemantauan kesehatan dan pertumbuhan anak, tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemenuhan gizi seimbang serta penanganan bagi anak yang terindikasi mengalami masalah gizi.

    Erlita menegaskan, keberhasilan pencegahan stunting memerlukan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga serta masyarakat.

    “Melalui Posyandu, kita berharap berbagai persoalan kesehatan dan gizi dapat dideteksi sejak dini sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” katanya.

    Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Batam, Nurzalie, mengatakan pembangunan sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

    Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

    “Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, selain membangun infrastruktur, Pemerintah Kota Batam juga berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program, termasuk pencegahan stunting,” ujarnya.

    Ia berharap pelaksanaan intervensi serentak tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam mencegah stunting sejak dini. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Program Prioritas Amsakar-Li Claudia Wujudkan Mimpi Anak Pulau Menuju Kampus Terbaik

    Program Prioritas Amsakar-Li Claudia Wujudkan Mimpi Anak Pulau Menuju Kampus Terbaik

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama sejumlah pelajar saat sosialisasi beasiswa perguruan tinggi, belum lama ini. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

    Diskominfo Batam – Bagi sebagian anak di wilayah mainland dan hinterland Batam, melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri ternama pernah terasa seperti mimpi yang sulit dijangkau. Namun, melalui program prioritas pasangan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mimpi itu mulai menjadi kenyataan.

    Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka akses lebih luas melalui program beasiswa sebagai investasi untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang siap membangun daerah. Selama periode kepemimpinan Amsakar-Li Claudia, hingga Juni 2026, total 205 mahasiswa dan mahasiwi yang sudah menerima beasiswa. Pada tahun ajaran 2026/2027, berbagai mahasiswa sudah diberi beasiswa di berbagai universitas ternama seperti UI, UGM, ITS, Unpad, Undip, IPB, ITB dan Politeknik Negeri Batam.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga investasi pada kualitas manusia. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang mampu bersaing dan menjadi penggerak pembangunan Batam di masa depan.

    “Anak-anak mainland dan hinterland memiliki potensi yang sama besarnya. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka memperoleh akses pendidikan yang layak sehingga dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Amsakar, Jumat (7/8/2026).

    Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 13 mahasiswa baru asal Batam dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa Berprestai melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Data tersebut menjadi gambaran meningkatnya daya saing pelajar Batam dalam menembus perguruan tinggi negeri. Selain itu, Pemerintah Kota Batam juga menyalurkan beasiswa hinterland kepada mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Politeknik Negeri Batam dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sebanyak 32 mahasiswa.

    Amsakar menegaskan, program beasiswa tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, yakni membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang di Batam.

    Ia menjelaskan, pemerintah tidak ingin keterbatasan ekonomi maupun kondisi geografis menjadi penghalang bagi anak-anak hinterland untuk mengenyam pendidikan tinggi.

    “Kami ingin memastikan tidak ada anak Batam yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena persoalan biaya atau akses pendidikan. Ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui lahirnya SDM yang berkualitas,” katanya.

    Amsakar berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh, menjaga prestasi akademik, serta mengembangkan kemampuan dan karakter selama menempuh pendidikan.

    Ia juga berpesan agar para mahasiswa kelak kembali mengabdikan ilmu dan kompetensi yang dimiliki untuk mendukung kemajuan Batam, khususnya dalam memperkuat sektor industri, teknologi, dan ekonomi kreatif.

    “Batam membutuhkan generasi muda yang cerdas, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya. Karena itu, kami akan terus memperkuat program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas pembangunan Batam,” tutup Amsakar.

    Daftar Penerima Beasiswa Program Prioritas Amsakar-Li Claudia:

    Rekap Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Berprestasi yang Lulus melalui jalur SNBP

    Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027

    1. Insyra Attala Muri – Universitas Indonesia (UI)

    2. Aulya Putri Nursazila – Universitas Gadjah Mada (UGM)

    3. Johannes Alexander Nababan – Institut Teknologi Bandung (ITB)

    4. Junelyn – Universitas Padjadjaran (Unpad)

    5. Andrie Tjung – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    6. Rizqi Abdul Ghani – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    7. Melki Abinael Saragih – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    8. Olivia Rygina Ginting – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    9. Marcell Timothy Boni Sitorus – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    10. Clark Steven Kent Hutabarat – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    11. Yusuf Abdullah – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    12. Ricardo Ambarita – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    13. Rachel Amelia Siregar – Institut Pertanian Bogor (IPB University)

    Penerima Beasiswa Hinterland Pemerintah Kota Batam di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    1. Irfan Irawan (Kampung Batu Putih, Karas)

    2. Anselina Laura Febrianti (Sei Raya, Sembulang)

    3. Gabriel Selaksa Raffel Putra Widodo (Sei Raya, Sembulang)

    4. M. Fahrizat (Teluk Sunti, Pulau Terung)

    Penerima Beasiswa Hinterland Pemerintah Kota Batam di Politeknik Negeri Batam

    1. Irfan Zaky (Sei Raya, Sembulang)

    2. Muhammad Ariel Akmal (Cate, Rempang Cate)

    3. Asni Dwiyanti (Sei Raya, Sembulang)

    4. Kristian Alfando (Sei Raya, Sembulang)

    5. Syaira Fitri Ramadhani (Pulau Seraya, Batu Legong)

    6. Natasya Fahira (Pulau Cengkui, Pantai Gelam)

    7. Yowanda Balqis Mahvirah (Pulau Buluh, Pulauh Buluh)

    8. Pariska Dwi Zhelianti (Pulau Buluh, Pulauh Buluh)

    9. Abil Rahman Hakim (Bulang Lintang, Bulang Lintang)

    10. Fitria Rahmahdani (Pekasih, Pulau Terong)

    11. Wiwik Rahayu binti Abdulah (Pekasih, Pulau Terong)

    12. Billy Alfachri (Kampung Tanjung, Tanjung Sari)

    13. Christian Umbu Marvellino Hia (Pulau Sambu, Tanjung Sari)

    14. Putri Zhaskia Sulaiqa (Pulau Bugis, Sekanak Raya)

    15. Amelia (Kampung Jawa, Sekanak Raya)

    16. Sekar Puja Kesuma (Kampung Jawa, Sekanak Raya)

    17. Muhammad Fahriyanto (Pulau Pecong)

    18. Vebry Saputra (Pulau Pecong)

    19. Eka Lasri (Pulau Jaloh, Pantai Gelam)

    20. Nur Fitri Raja Siti Hijjaaj Yulaiha (Air Raja, Air Raja)

    21. Cici Aida Safitri (Air Raja, Air Raja)

    22. Naysila Imansyah (Pulau Kasu, Kasu)

    23. Siti Puja Lestari (Mongkol, Pemping)

    24. Muhammad Fauzi (Pulau Kasu, Kasu)

    25. Nur Bintang Islami Binti Bidin (Pulau Kasu, Kasu)

    26. Fahri Azidan (Kampung Batu Putih, Karas)

    27. Nurul Apriyana (Kampung Darat Pulau, Karas)

    28. Marsal (Pulau Korek, Galang Baru)

    (Humas Diskominfo Batam)

  • Jadi Finalis ADLG Awards 2026, Firmansyah Tegaskan Komitmen Batam Bangun Pemerintahan Digital

    Jadi Finalis ADLG Awards 2026, Firmansyah Tegaskan Komitmen Batam Bangun Pemerintahan Digital

    Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan pemaparan saat Executive Leadership Panel di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta, Kamis (6/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

    Diskominfo Batam – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mempercepat transformasi pemerintahan digital kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemko Batam berhasil masuk final Askompsi Digital Leadership Government (ADLG) Awards 2026 untuk kategori Sekretariat Daerah Kota. Pada tahap final, Batam bersaing dengan Surakarta, Malang, Bogor, dan Bitung.

    Keberhasilan tersebut diraih setelah melalui rangkaian seleksi yang meliputi Self Assessment dan Executive Visitasi. Tahap selanjutnya adalah Executive Leadership Panel, yang menjadi sesi presentasi sekaligus penilaian akhir dalam ADLG Awards 2026.

    Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) bekerja sama dengan Inixindo Jogja serta didukung Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia itu berlangsung di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

    Bagi Firmansyah, pencapaian tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi maupun penghargaan. Menurutnya, momentum ini menunjukkan keseriusan Kota Batam dalam membangun birokrasi yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis data.

    “Digitalisasi bukan tentang seberapa banyak aplikasi yang kita miliki. Ukuran keberhasilannya adalah seberapa cepat pemerintah bekerja, seberapa akurat keputusan diambil, dan seberapa mudah masyarakat memperoleh pelayanan,” ujar Firmansyah.

    Ia menegaskan, pemerintahan digital harus melampaui digitalisasi layanan administratif. Teknologi dan data harus menjadi bagian dari sistem kerja pemerintahan, mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan pembangunan, hingga pelayanan publik.

    “Data menjadi fondasi, integrasi menjadi kekuatan, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi tujuan utama,” katanya.

    Menurut Firmansyah, tantangan pemerintah saat ini bukan lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis digital, melainkan membangun ekosistem pemerintahan digital yang mampu menghubungkan perangkat daerah, data, kebijakan, dan pelayanan dalam satu arah pembangunan.

    “Kita ingin membangun pemerintahan yang tidak hanya digital di permukaan, tetapi juga digital dalam cara berpikir dan cara bekerja. Ketika data saling terhubung, perangkat daerah bergerak dalam satu orkestrasi, serta keputusan dapat diambil lebih cepat dan presisi, di situlah transformasi benar-benar terjadi,” ujarnya.

    Semangat tersebut sejalan dengan materi yang diujikan dalam Executive Leadership Panel. Para finalis dinilai berdasarkan visi kepemimpinan digital, strategi transformasi digital daerah, kemampuan mengorkestrasi kolaborasi lintas perangkat daerah, pengambilan keputusan berbasis data, inovasi tata kelola, keberlanjutan transformasi, hingga dampaknya terhadap pelayanan publik.

    Selain itu, panel tahun ini juga mengangkat berbagai isu strategis, seperti Data Driven Government, Working System Pemerintah Digital, integrasi lintas perangkat daerah, kolaborasi digital, Future Government, hingga penerapan Artificial Intelligence Government (AI Government).

    Firmansyah mengatakan arah transformasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang menekankan terwujudnya pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    “Batam merupakan kota dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Karena itu, pemerintah juga harus bergerak cepat. Kita tidak boleh hanya mengikuti perubahan, tetapi harus mampu membaca perubahan, mengelola data menjadi dasar pengambilan keputusan, serta memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih sederhana dan berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.

    Ia berharap keberhasilan Batam menembus babak final ADLG Awards 2026 menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern.

    “Bukan sekadar mengejar predikat sebagai pemerintahan digital, tetapi membangun smart government yang mampu bekerja lintas sektor, menghilangkan sekat antardata, dan menghasilkan kebijakan yang semakin presisi,” ujarnya.

    Firmansyah menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan akhir dari transformasi digital yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Batam.

    “Penghargaan adalah bentuk apresiasi, bukan garis akhir. Target sesungguhnya adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itulah wajah pemerintahan masa depan yang ingin kita bangun dari Batam,” tutupnya. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

  • Amsakar Berbagi Pengalaman Bangun Batam, DPRD Dumai Dalami Pendidikan hingga Investasi

    Amsakar Berbagi Pengalaman Bangun Batam, DPRD Dumai Dalami Pendidikan hingga Investasi

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian Batam saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Kota Dumai di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membagikan pengalaman Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mempercepat pembangunan kepada Komisi I DPRD Kota Dumai saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua daerah berdiskusi mengenai penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, perlindungan tenaga kerja, pengembangan pariwisata, hingga strategi menarik investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Rombongan Komisi I DPRD Kota Dumai dipimpin Ketua Komisi I, Bahari. Di kesempatan itu, Bahri menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai kebijakan yang telah diterapkan Batam dalam mendorong pembangunan daerah.

    “Tujuan utama kunjungan kerja kami adalah belajar dan bertukar pengalaman. Selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah, baru kali ini kami diterima langsung oleh kepala daerah. Ini menjadi kehormatan sekaligus menunjukkan komitmen Batam dalam membangun kolaborasi antardaerah,” ujar Bahari.

    Ia menilai, perhatian Pemko Batam terhadap sektor pendidikan sejalan dengan komitmen DPRD Kota Dumai dalam meningkatkan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

    Menanggapi hal tersebut, Amsakar mengatakan kunjungan antardaerah merupakan sarana untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

    Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Batam. Karena itu, pemerintah tetap memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan perlindungan tenaga kerja.

    “Tidak masalah jika anggaran yang dialokasikan cukup besar, selama hasilnya mampu melahirkan generasi yang unggul. Bersamaan dengan itu, kami juga menjalankan program perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan agar mereka memiliki jaminan sosial,” kata Amsakar.

    Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam selama satu tahun lima bulan terakhir. Ia menjelaskan, percepatan pembangunan daerah ditopang oleh tiga faktor utama, yakni dukungan pemerintah pusat, penguatan regulasi yang memberikan kemudahan pelayanan, serta sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

    Ia mengungkapkan, Batam mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan tersebut diikuti dengan berbagai kebijakan yang memperkuat iklim investasi dan pelayanan publik.

    “Kami beberapa kali mendapat arahan langsung dari Presiden agar Batam terus dikembangkan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan pusat investasi nasional. Dukungan itu menjadi energi bagi kami untuk mempercepat berbagai program pembangunan,” ujarnya.

    Amsakar juga menjelaskan bahwa hadirnya sejumlah regulasi khusus bagi Batam telah memperluas kewenangan daerah dalam pelayanan perizinan dan mempercepat proses investasi. Di sisi lain, hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam menjadi modal penting dalam menjaga kepastian pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

    “Kolaborasi yang baik antara Pemko Batam dan BP Batam membuat berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif tanpa ego sektoral,” katanya.

    Di hadapan rombongan DPRD Kota Dumai, Amsakar turut memaparkan perkembangan investasi Batam yang terus menunjukkan tren positif. “Sejumlah proyek strategis berskala internasional menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif,” tutup Amsakar. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Amsakar-Li Claudia Petakan Kebutuhan Guru, Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas Batam

    Amsakar-Li Claudia Petakan Kebutuhan Guru, Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas Batam

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, menghadiri silaturahmi bersama guru dan tenaga kependidikan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (5/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, terus memperkuat sektor pendidikan melalui pemetaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebijakan pemenuhan tenaga pendidik disusun berdasarkan data yang akurat, sehingga pemerataan guru dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh sekolah dapat terwujud.

    Langkah tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menghadiri silaturahmi bersama guru dan tenaga kependidikan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (5/8/2026). Kegiatan itu diikuti 648 aparatur sipil negara (ASN) sektor pendidikan dari Kecamatan Sekupang yang terdiri atas 255 pegawai negeri sipil (PNS) dan 393 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

    Amsakar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi data untuk memperoleh gambaran riil mengenai kondisi tenaga pendidik di Kota Batam. “Dari pendataan ini kita mengetahui kondisi riil guru di Batam sebagai dasar menyusun kebijakan ke depan,” ujarnya.

    Menurut Amsakar, saat ini terdapat 4.877 guru dan tenaga kependidikan berstatus PNS maupun PPPK. Dari jumlah tersebut, tenaga pendidik berstatus PPPK lebih banyak dibandingkan PNS. Data tersebut akan menjadi dasar Pemerintah Kota Batam dalam menyusun berbagai kebijakan terkait pengelolaan sumber daya manusia di sektor pendidikan.

    Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Batam. Hal itu tercermin dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam dari 83,3 pada 2024 menjadi 83,8 pada 2025.

    “Kalau mutu pendidikan kita baik, tentu karena guru-gurunya hebat. Karena itu, pembangunan SDM menjadi prioritas, termasuk melalui program seragam sekolah gratis dan beasiswa,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa validasi data dilakukan setelah pemerintah menerima berbagai laporan dari kepala sekolah mengenai masih adanya kekurangan guru di sejumlah satuan pendidikan.

    “Hasil penelusuran menunjukkan jumlah guru cukup besar, tetapi komposisi PPPK lebih banyak. Sementara guru ASN yang pensiun belum sepenuhnya tergantikan, sehingga sejumlah sekolah masih kekurangan tenaga pendidik,” jelasnya.

    Menurut Li Claudia, data yang akurat mengenai status kepegawaian, persebaran guru, serta masa pensiun sangat diperlukan agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

    “Setelah data dimutakhirkan, kami akan membawa persoalan kebutuhan guru di Batam kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, melaporkan bahwa proses validasi dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan. Sebelumnya, verifikasi telah dilaksanakan di Kecamatan Batuampar dan Batam Kota, kemudian dilanjutkan ke kecamatan lainnya.

    Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Batam memiliki 4.877 ASN di sektor pendidikan yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 1.778 PNS, meliputi 1.755 guru dan 23 tenaga kependidikan, serta 3.099 PPPK yang terdiri atas 2.767 guru dan 332 tenaga kependidikan.

    Melalui pemutakhiran data tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap dapat menyusun kebijakan yang lebih akurat dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Rizka)

  • Amanah Baru dan Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

    Amanah Baru dan Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam sekaligus menegaskan komitmen membangun birokrasi yang profesional, loyal, disiplin, dan bebas dari pungutan liar. Pelayanan terbaik kepada masyarakat harus menjadi prioritas setiap ASN.

    Video: HUMAS DISKOMINFO BATAM / IIN ARIYANTI / ALWA Z

    #PemkoBatam #DiskominfoBatam #AmsakarAchmad #MediaCenterBatam #MelayaniDenganHati

  • Lomba Masak Serba Ikan Batam 2026 Dorong Gemar Makan Ikan dan Lahirkan Wirausaha Baru

    Lomba Masak Serba Ikan Batam 2026 Dorong Gemar Makan Ikan dan Lahirkan Wirausaha Baru

    Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menyerahkan piagam penghargaan kepada juri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di One Batam Mall, Rabu (5/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

    Diskominfo Batam – Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Batam Tahun 2026 berlangsung meriah di One Batam Mall, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang diikuti kader TP-PKK dari 12 kecamatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam meningkatkan budaya gemar mengonsumsi ikan sekaligus mendorong lahirnya produk olahan bernilai ekonomi.

    Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengapresiasi Dinas Perikanan Kota Batam yang secara konsisten mendukung pemberdayaan kader PKK melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan produktif.

    “Terima kasih atas perhatian dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik. Semoga kegiatan ini semakin memotivasi kader TP-PKK untuk terus berkarya, berinovasi, serta menghasilkan olahan pangan berbahan dasar ikan yang bergizi, bermanfaat bagi keluarga, dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Erlita.

    Menurutnya, kreativitas yang ditampilkan para peserta tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan mengolah makanan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Di sisi lain, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat budaya gemar makan ikan di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmajianto, mengatakan Lomba Masak Serba Ikan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua yang digelar di One Batam Mall. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi protein ikan.

    “Tema yang kami usung adalah Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045. Tahun ini peserta mengolah ikan tongkol dan lele menjadi berbagai menu yang inovatif, bergizi, dan menarik,” katanya.

    Sebanyak 12 tim yang masing-masing beranggotakan enam orang mengikuti perlombaan. Para peserta berkompetisi dalam tiga kategori, yakni menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan. Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, kandungan gizi, kreativitas, kebersihan, serta teknik penyajian.

    Yudi mengaku bangga melihat kemampuan kader TP-PKK dari seluruh kecamatan dalam menghadirkan beragam olahan ikan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki tampilan menarik dan berpotensi menjadi produk unggulan.

    “Menu yang disajikan semakin kreatif dan kualitas penyajiannya terus meningkat. Harapan kami, inovasi ini tidak berhenti di arena lomba, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang dipasarkan melalui bazar maupun pameran. Dengan begitu, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya wirausaha baru dari kader PKK,” ujarnya. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Rohmadi)

  • Pelantikan Pejabat Pemko Batam, Amsakar Tekankan Integritas dan Kinerja Melayani

    Pelantikan Pejabat Pemko Batam, Amsakar Tekankan Integritas dan Kinerja Melayani

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/8/2026).

    Total, ada 311 pejabat yang dilantik di antaranya; Demi Hasfinul Nasution sebagai Inspektur Daerah Kota Batam, Novi Harmadyastuti sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Amuri sebagai Camat Nongsa, Rahmat Kurniawan sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Desman Wardi sebagai Inspektur Pembantu II Inspektorat Daerah, Eva Marhaini sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Moh Zani sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Wikra Wardana sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja, Ghufron sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Muhammad Iqbal Feliansyah Putra sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

    Selanjutnya, Kukuk Slamet Prianto dilantik sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Muldiarman sebagai Kepala Bidang Prasarana Air Bersih dan Air Limbah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Aulia Akbar sebagai Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Wan Taufik sebagai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Adi Marwanto sebagai Kepala Bidang Drainase Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Muda Andrian Oktama sebagai Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Utilitas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yuniarti sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Said Zein sebagai Kepala Bidang Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sularno sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Joni Satria Putra sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan, serta Johari sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan.

    Sementara itu, Eva Corrina dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Iwan Kurniawan sebagai Kepala Bidang Penatagunaan dan Pendayagunaan Tanah Dinas Pertanahan, Cicik Kurniawati sebagai Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Perikanan, Henny Thesnawati sebagai Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan, Ute Rambe sebagai Kepala Bidang Pengolahan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Tri Supraptini Handayani sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Tatang Wahyudi sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Yosa Trisna Dwipayana sebagai Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Daerah BPKAD, Duddy Syafaruddin sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Paizal sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP.

    Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemko Batam.

    Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi sekaligus kebutuhan organisasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja, bukan dengan keluhan ataupun respons yang berlebihan.

    “Rotasi dan promosi merupakan dinamika yang lazim dalam birokrasi. Cara terbaik menyikapinya adalah dengan menunjukkan kinerja yang optimal. Pengisian jabatan ini dilakukan sesuai regulasi tata kelola kepegawaian yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan organisasi,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, berkomitmen membangun birokrasi yang cepat, responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Karena itu, tidak ada ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja setengah hati, tidak disiplin, ataupun memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.

    Untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga, Pemerintah Kota Batam menerapkan evaluasi kinerja secara berkala. Kinerja ASN dipantau setiap tiga bulan dan dievaluasi setiap enam bulan sebagai dasar pembinaan maupun pengambilan kebijakan kepegawaian.

    “Saya minta seluruh ASN bekerja loyal dan tegak lurus. Tidak boleh ada lagi pelayanan yang asal-asalan, apalagi berada di kedai kopi saat jam kerja. Jika ada yang melanggar, sanksi disiplin akan diterapkan sesuai ketentuan,” tegasnya.

    Amsakar juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga nama baik Pemerintah Kota Batam di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, setiap aparatur harus mampu menjadi teladan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap dan pelayanan yang profesional.

    Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyelesaikan serah terima jabatan dan langsung beradaptasi dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing agar program kerja tidak mengalami hambatan.

    Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Amsakar memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sekolah harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terbebas dari segala bentuk pungutan liar.

    “Pegang amanah ini dengan sebaik-baiknya. Jika programnya gratis, jangan ada pungutan dalam bentuk apa pun. Indeks Pembangunan Manusia Batam yang kini mencapai 83,8 didukung kuat oleh sektor pendidikan. Karena itu, kepala sekolah harus memiliki semangat dan komitmen yang sama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

    Menurut Amsakar, Pemerintah Kota Batam akan terus memperkuat akses pendidikan melalui berbagai program prioritas, antara lain penyediaan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tingkat SD dan SMP, serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, mahasiswa Politeknik Negeri Batam, anak-anak dari wilayah hinterland, dan keluarga kurang mampu.

    Mengakhiri arahannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Batam. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

  • Panglima TNI Kunjungi Kepri, Amsakar Sambut di Batam Sebelum Bertolak ke Lingga

    Panglima TNI Kunjungi Kepri, Amsakar Sambut di Batam Sebelum Bertolak ke Lingga

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (4/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

    Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut kedatangan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (4/8/2026). Dari Batam, Panglima TNI beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Lingga untuk menjalani rangkaian kunjungan kerja.

    Penyambutan berlangsung di ruang VIP Bandara Internasional Hang Nadim sebagai bentuk penghormatan sekaligus wujud sinergi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

    Amsakar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Panglima TNI ke Kepulauan Riau. Menurutnya, kehadiran pimpinan tertinggi TNI di daerah perbatasan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah yang memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan nasional.

    “Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Panglima TNI di Provinsi Kepulauan Riau. Kami berharap seluruh rangkaian kunjungan kerja dapat berjalan lancar dan semakin memperkuat sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan wilayah,” ujar Amsakar.

    Ia menegaskan, Batam sebagai kawasan perbatasan sekaligus pintu gerbang investasi nasional memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, untuk menjaga situasi yang aman, kondusif, dan mampu mendorong iklim investasi yang semakin kompetitif.

    Menurut Amsakar, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan, terutama di kawasan strategis dan wilayah perbatasan.

    Usai penyambutan, Panglima TNI beserta rombongan langsung bertolak menuju Kabupaten Lingga untuk melaksanakan agenda kerja yang telah dijadwalkan. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)

  • Lantik Pengurus IPMB, Li Claudia Ajak Pendeta Jaga Kerukunan Umat Beragama

    Lantik Pengurus IPMB, Li Claudia Ajak Pendeta Jaga Kerukunan Umat Beragama

    Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melantik Badan Pengurus IPMB periode 2026-2030 di Golden Prawn, Bengkong, Selasa (4/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR

    Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melantik Badan Pengurus Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) periode 2026-2030 di Golden Prawn, Bengkong, Selasa (4/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak para pendeta untuk terus menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat persatuan, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam demi menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

    Dalam sambutannya, Li Claudia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

    “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab yang besar,” ujarnya.

    Ia berharap, kepengurusan IPMB yang baru mampu menjadi teladan, baik dalam sikap maupun tindakan. Menurutnya, pemimpin organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas, memperkuat persatuan, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat.

    “Kepengurusan yang baru diharapkan menjadi teladan dalam integritas, menjaga persatuan, serta bekerja dengan semangat pelayanan, bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan,” katanya.

    Li Claudia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IPMB untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas dan keberagaman yang menjadi kekuatan utama Batam.

    “Mari kita memperkuat sinergi, membangun komunikasi yang sehat, dan bersama-sama menjadi berkat bagi Kota Batam,” ajaknya.

    Pelantikan pengurus IPMB periode 2026-2030 berlangsung khidmat dan dihadiri para pendeta, tokoh agama, serta sejumlah undangan.

    Melalui kepengurusan yang baru, IPMB diharapkan semakin berperan aktif dalam memperkuat toleransi, mempererat persaudaraan antarumat beragama, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)